By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Samarinda Jadi Daerah Keempat yang Menyandang Status PPKM Darurat atau Level 4 di Kaltim
Trending

Samarinda Jadi Daerah Keempat yang Menyandang Status PPKM Darurat atau Level 4 di Kaltim

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Oktober 4, 2021 11:46 am
By
Redaksi Akurasi.id
Share
3 Min Read
Samarinda Jadi Daerah Keempat yang Menyandang Status PPKM Darurat atau Level 4 di Kaltim
Kota Samarinda menjadi satu dari empat kabupaten/kota di Kaltim yang ditetapkan berada dalam status PPKM Darurat atau PPKM level 4. (Istimewa)
SHARE
Samarinda Jadi Daerah Keempat yang Menyandang Status PPKM Darurat atau Level 4 di Kaltim
Kota Samarinda menjadi satu dari empat kabupaten/kota di Kaltim yang ditetapkan berada dalam status PPKM Darurat atau PPKM level 4. (Istimewa)

Samarinda Jadi Daerah Keempat yang Menyandang Status PPKM Darurat atau Level 4 di Kaltim. Ditetapkannya Samarinda dalam status PPKM level 4, menyusul meningkatnya kasus Covid-19, over kapasitas rumah sakit hingga masih rendahnya vaksinasi.

Akurasi.id, Samarinda – Pemerintah pusat menetapkan Samarinda sebagai daerah yang wajib melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat menyusul Balikpapan, Bontang, dan Berau.

Hal ini merupakan hasil rakor Pemprov Kaltim beserta Presiden Joko Widodo mengenai evaluasi penanganan Covid-19 di Indonesia, yang dilaksanakan secara virtual di Ruang Heart Of Borneo Lantai 2 Kantor Kegubernuran Kaltim, pada Senin (19/7/2021).

Kepada awak media, Asisten I Setdaprov Kaltim Jauhar Efendi mengatakan, selain penetapan Samarinda sebagai daerah yang wajib melaksanakan PPKM Darurat, dalam rakor tersebut juga membahas mengenai penetapan penggantian sebutan atau istilah menjadi PPKM level 4.

“Jadi kita di Kaltim ada 4 daerah yang diberlakukan PPKM Darurat. Sekarang diganti PPKM level 4, termasuk Samarinda,” kata Jauhar usai mendampingi Gubernur Kaltim Isran Noor menghadiri rapat evaluasi penanganan Covid-19.

Jauhar menjelaskan, penggantian nama ini merupakan usulan pemerintah daerah. Lantaran banyak masyarakat yang merasa ngeri atau khawatir apabila suatu kawasan disebut PPKM Darurat. Sehingga, kini sebutan atau istilah PPKM Mikro, PPKM Diperketat, dan PPKM Darurat akan diubah menjadi PPKM level 1 hingga level 4.

“Ya, usulan dari daerah. Ada masyarakat merasa ngeri atau menakutkan dengan istilah darurat. Sehingga usulan ini disetujui Bapak Presiden. Dengan mengganti istilah atau sebutan level,” terang dia.

Terkait dengan penetapan Samarinda level 4, diungkapkan Jauhar, lantaran jumlah masyarakat yang terpapar di Kota Tepian, sebutan Samarinda, masih cukup tinggi. Selain itu, adanya indikasi keterbatasan bed occupancy rate (BOR) yang diperuntukkan bagi pasien Covid-19 di rumah sakit atau pusat karantina. Realisasi vaksinasi pun menjadi salah satu indikator penetapan PPKM.

[irp]

“Kebijakan ini harus kami sikapi dengan semakin meningkatkan kesadaran, bahwa pandemi masih terjadi. Kunci menghadapi ini adalah tetap terapkan protokol kesehatan dengan lebih ketat. Itu saja,” paparnya.

Sebagai informasi, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Samarinda yang dirilis Satgas Covid-19 tanggal 18 Juli 2021 mencapai 16.796, dengan penambahan sebanyak 184 kasus. Kasus kesembuhan sebanyak 14.867, kemudian kasus kematian sebanyak 472 orang.

[irp]

Hingga dengan berita ini diturunkan, wartawan media ini masih mencoba mengonfirmasi kepada Wali Kota atau Wakil Wali Kota Samarinda Andi Harun-Rusmadi terkait kebijakan tersebut. Terutama untuk mengetahui kebijakan apa yang selanjutnya diambil Pemkot Samarinda atas hal tersebut. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:KaltimKasus Covid-19 MeningkatKota SamarindaSamarinda Masuk PPKM DaruratSamarinda PPKM DaruratSamarinda PPKM Level 4
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Mengenal Beras Fortifikasi, Benarkah Lebih Sehat dari Beras Biasa?

Akurasi.id - Beras menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, di pasaran…

“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jadwal Korea Open 2025: Sembilan Wakil Indonesia Tampil di 32 Besar, Alwi Farhan Hadapi Rising Star Malaysia
OlahragaTrending

Jadwal Korea Open 2025: Sembilan Wakil Indonesia Tampil di 32 Besar, Alwi Farhan Hadapi Rising Star Malaysia

By
Wili Wili
Eza Gionino Bantah Isu KDRT dan Orang Ketiga di Tengah Gugatan Cerai Istrinya
SelebritisTrending

Eza Gionino Bantah Isu KDRT dan Orang Ketiga di Tengah Gugatan Cerai Istrinya

By
Wili Wili
Nasabah Bank Bukopin Samarinda
Trending

Sulit Tarik Tunai, Nasabah Bank Bukopin Samarinda Ramai-Ramai Serbu Teller Bank

By
akurasi 2019
Queen of Tears, Sebuah Pengalaman Drama Korea yang Mendalam Menjelang Klimaksnya
Trailer FilmTrending

Queen of Tears, Sebuah Pengalaman Drama Korea yang Mendalam Menjelang Klimaksnya

By
Yori Akurasi
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?