By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Rumilah Nyaris Tewas Saat Tagih Utang Emas 72 Gram
Hukum & KriminalTrending

Rumilah Nyaris Tewas Saat Tagih Utang Emas 72 Gram

Wili Wili
Last updated: Juli 11, 2024 3:27 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Rumilah Nyaris Tewas Saat Tagih Utang Emas 72 Gram
Rumilah Nyaris Tewas Saat Tagih Utang Emas 72 Gram. Foto: Tribunjateng
SHARE

Pati, Akurasi.id – Nasib malang menimpa Rumilah, seorang janda asal Pati, Jawa Tengah, yang nyaris tewas akibat ancaman tetangganya saat menagih utang emas seberat 72 gram. Peristiwa ini terjadi di Perumahan RSS Sidokerto, Kecamatan Pati, pada Senin (8/7/2024).

Selama 15 tahun, utang tersebut belum dilunasi oleh tetangga Rumilah yang berinisial A. Meskipun demikian, baru-baru ini Rumilah mengetahui bahwa tetangganya tersebut justru mampu membeli mobil baru, yang memicu emosinya untuk menagih haknya.

Saat menagih utang, Rumilah justru mendapat ancaman pembacokan dari A yang membawa golok. Peristiwa ini membuat Rumilah merasa sangat syok dan khawatir akan keselamatannya. “Saya takut dan khawatir jika suatu hari saya benar-benar dibacok. Sehingga kami laporkan ke pihak polisi,” kata Rumilah, Kamis (11/7/2024).

Menurut pengakuan Rumilah, 15 tahun yang lalu A meminjam emas seberat 72 gram dengan komitmen akan mengembalikannya dalam bentuk emas juga. Namun, hingga kini, utang tersebut belum juga dilunasi.

“Dulu pelaku utang ke saya berupa emas 72 gram dengan komitmen utang emas bayar emas. Dia itu utangnya emas, bukan uang. Saya mintanya dikembalikan dalam bentuk emas juga,” tutur Rumilah.

Setelah mengetahui bahwa tetangganya mampu membeli mobil baru, Rumilah menanyakan perihal utang tersebut kepada istri A saat kegiatan arisan dasa wisma (dawis) pada Senin (8/7/2024). Namun, bukannya mendapat jawaban yang baik, Rumilah malah diancam hendak dibacok oleh A yang marah dengan tuntutan tersebut.

Anak perempuan Rumilah, Rahma, mengatakan bahwa setelah ancaman tersebut, ibunya selalu ketakutan dan tidak berani keluar rumah. “Sampai hari ini, Ibu belum berani keluar rumah. Padahal biasanya salat subuh berjemaah di masjid,” kata Rahma.

Pihak keluarga berharap Polresta Pati segera menindaklanjuti aduan ini agar pelaku bisa diberi efek jera dan ibunya bisa menjalani kehidupan sehari-hari dengan tenang. “Jadi setiap aduan/laporan masyarakat wajib kami, kepolisian, menindaklanjutinya,” kata Plt Kasi Humas Polresta Pati, Ipda Muji Sutrisna.

Aksi brutal tetangga seperti ini bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, pada Jumat (21/6/2024), di Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, seorang PNS di Dinas Pertanian Tulungagung bernama AZ diserang oleh tetangganya, Wg, dengan sebilah sabit.

Akibat serangan tersebut, AZ mengalami luka parah di bagian perut sebelah kanan dan tangan kanannya. Pelaku Wg diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan sering bermasalah dengan tetangganya, terutama terkait batas tanah.

Kapolsek Ngunut, Kompol Rudi Purwanto, menjelaskan bahwa Wg telah diamankan di Mapolsek Ngunut untuk proses hukum lebih lanjut. “Yang bersangkutan telah kami amankan di Mapolsek Ngunut untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas Kompol Rudi Purwanto.

Kasus-kasus ini menunjukkan bahwa pertikaian antar tetangga bisa berujung pada tindakan kekerasan yang mengancam nyawa. Oleh karena itu, penting bagi pihak berwenang untuk segera menindaklanjuti setiap laporan dan aduan masyarakat guna mencegah kejadian serupa terulang.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Berita KriminalHukum dan Kriminaljanda di PatiKasus KekerasanKasus Pengancamankonflik tetanggaPati Jawa TengahpembacokanPolresta Patiutang emas
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Peningkatan Kasus Infeksi Menular Seksual Tantangan Serius Bagi Kesehatan Global
KesehatanTrending

Peningkatan Kasus Infeksi Menular Seksual Tantangan Serius Bagi Kesehatan Global

By
akurasi 2019
Tiga 'Koboi' Jalanan Surabaya yang Terobsesi Game Online Diringkus Polisi.
Hukum & KriminalTrending

Tiga ‘Koboi’ Jalanan Surabaya yang Terobsesi Game Online Diringkus Polisi

By
Wili Wili
Diancam Disomasi Kerabat Kesultanan, Isran Tak Mau Ambil Pusing, Pilih Siapkan Payung Hukum untuk Lahan IKN
Trending

Diancam Disomasi Kerabat Kesultanan, Isran Tak Mau Ambil Pusing, Pilih Siapkan Payung Hukum untuk Lahan IKN

By
akurasi 2019
Jenazah Habib Ja'far Al-Kaff Diterbangkan Melalui Bandara APT Pranoto Diiringi Doa Jemaah
NewsTrending

Jenazah Habib Ja’far Al-Kaff Diterbangkan Melalui Bandara APT Pranoto Diiringi Doa Jemaah

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?