By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Rumah Bertingkat Dibangun, Tetangga Protes ke Dewan 
News

Rumah Bertingkat Dibangun, Tetangga Protes ke Dewan 

akurasi 2019
Last updated: Juli 23, 2019 5:53 am
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Rumah Bertingkat Dibangun, Tetangga Protes ke Dewan 
Rumah Ningsih yang disoal para tetangganya. (Ayu Salsabila/Akurasi.id)
SHARE
Rumah Bertingkat Dibangun, Tetangga Protes ke Dewan 
Bagian rumah yang retak ini diduga disebabkan pembangunan rumah bertingkat di sebelahnya. (Ayu Salsabila/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Jumsiah memperlihatkan rumahnya yang retak-retak. Sebuah rumah di Jalan Belanak 1, RT 21, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan. Penyebabnya, sejak 2018 tetangganya membangun rumah bertingkat.

Tempat berteduh perempuan paruh baya ini retak tak karuan. Tiga kamar di rumahnya membentuk lubang-lubang menganga. Temboknya turun hingga menimbulkan celah.

Dia menduga, pemasangan tiang panjang dan pondasi membuat rumahnya terkena imbas pergerakan tanah. “Pembangunan berjalan, retak pun semakin besar,” ujarnya kepada Akurasi.id, Senin (22/7/19).

Hal yang sama dialami Siti Fatimah. Pemilik rumah di sebelah kiri bangunan tersebut. Dinding kamar mandinya secara berangsur membentuk celah. Di bagian tertentu, temboknya retak nyaris ambruk. Di jendela belakang pun sama. “Kalau hujan, basah itu kamar mandi dan dapur,” katanya.

Bersama suaminya, Fatimah pernah melayangkan protes kepada pemilik bangunan. Namun keduanya mendapat perlakuan tidak senonoh dari pemilik rumah tersebut. Jumsiah pun tak kalah “garang” menyampaikan protes. Perlawanan yang sama didapatkannya. “Dia bilang ini tanah saya,” sebutnya.

Pemilik bangunan yang bernama Koesnaningsih tak tinggal diam. Dia menegaskan, sebelum rumahnya dibangun, rumah Jumsiah sudah retak. Sedangkan rumah Fatimah telah menyimpan bibit keretakan. Ningsih beralasan, rumahnya tak menyasar tanah tetangga. Jaraknya jauh dari patok ulin penanda batas kepemilikan tanah.

Dewan Bersikap

Rumah Bertingkat Dibangun, Tetangga Protes ke Dewan 
Rumah Ningsih yang disoal para tetangganya. (Ayu Salsabila/Akurasi.id)

Kasus ini berbuntut panjang. Jumsiah dan Fatimah melayangkan laporan tertulis ke DPRD Bontang. Tak ingin masalah ini berlarut, hari ini wakil rakyat meninjau tempat kejadian perkara (TKP).

Ketua Komisi I DPRD Bontang, Agus Haris, meminta lurah Tanjung Laut Indah memfasilitasi pihak-pihak terkait. Pertemuan harus melibatkan tokoh masyarakat. Kasus ini mesti diselesaikan dalam dua pekan.

“Apapun hasilnya, maka informasikan secara tertulis ke DPRD Bontang. Jadi rundingkan dulu baik-baik antarpihak bersangkutan,” pinta Agus.

Jika kasus ini tak dapat diselesaikan oleh lurah dan tokoh masyarakat, maka DPRD akan meminta Pemerintah Kota Bontang menyelesaikannya berdasarkan aturan yang berlaku. Namun sebelum itu, dia ingin kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan.

“Yang diambil hubungan sosialnya. Maka rundingkan dulu antarpihak terkait yang difasilitasi lurah. Semoga ada win-win solution,” harapnya.

Anggota Komisi II DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang, melihat, kasus ini berlarut karena aturan tidak dijalankan dengan baik. Akibatnya, timbul ketidakharmonisan antartetangga. “Saya juga mendengar adanya dugaan intimidasi. Makanya ini harus dibicarakan dulu dengan pihak terkait,” ujarnya.

Kepala Seksi (Kasi) Kebijakan dan Penyuluhan Pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu, Supriyanto, mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, bangunan yang dipermasalahkan itu tidak memiliki IMB.

Musababnya, Dinas PUPRK tak mengeluarkan surat rekomendasi untuk penerbitan IMB. Karena itu, pihaknya akan mengambil tindakan. “Penanganannya kami laporkan ke pimpinan dulu,” ujarnya.

Ningsih membenarkan pembangunan rumahnya tidak mengantongi IMB. Namun perempuan paruh baya itu sedang mengurusnya. Sebelumnya dia sudah mengisi formulir yang ditandatangani tetangganya. (*)

Penulis: Ayu
Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:DewanKonflik SosialProtes Rumah Tingkat Tetangga
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kebakaran Panti Werda Damai Manado Tewaskan 16 Orang Lansia, Polisi Selidiki Penyebab
PeristiwaTrending

Kebakaran Panti Werda Damai Manado Tewaskan 16 Orang Lansia, Polisi Selidiki Penyebab

By
Wili Wili
Perampok dan Penganiaya Wanita di Warung Kopi Tenggarong Tertangkap, Diciduk Polisi Setelah Membobol ATM
News

Perampok dan Penganiaya Wanita di Warung Kopi Tenggarong Tertangkap, Diciduk Polisi Setelah Membobol ATM

By
Devi Nila Sari
Polda Jawa Timur menetapkan Randy Bagus sebagai tersangka, terkait kasus meninggalnya Novia Widyasari
HeadlineHukum & KriminalNews

Kasus Meninggalnya Novia Widyasari, Polda Jatim Tetapkan Randy Sebagai Tersangka

By
Devi Nila Sari
Razia Hotel Melati, Satpol PP Ciduk Puluhan Pasangan
Peristiwa

Razia Hotel Melati, Satpol PP Ciduk Puluhan Pasangan

By
Agi Bacadata
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?