By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Corak > Ruang Isolasi RSUD Penuh, Warga Bontang Diminta Patuhi Prokes
CorakRagamTrending

Ruang Isolasi RSUD Penuh, Warga Bontang Diminta Patuhi Prokes

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 22, 2021 3:26 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Ruang Isolasi RSUD Penuh, Warga Bontang Diminta Patuhi Prokes
Meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Bontang membuat ruang isolasi penuh. RSUD Taman Husada pun membuka ruang isolasi baru di lantai 4 gedung RSUD. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Ruang Isolasi RSUD Penuh, Warga Bontang Diminta Patuhi Prokes
Meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Bontang membuat ruang isolasi penuh. RSUD Taman Husada pun membuka ruang isolasi baru di lantai 4 gedung RSUD. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Terus meningkatnya jumlah kunjungan pasien Covid-19 di RSUD Taman Husada Bontang membuat ruang isolasi RSUD penuh. Pihak RSUD Taman Husada Bontang pun membuka ruang baru di lantai 4 yakni ruang cempaka, sebagai ruang isolasi tambahan.

Akurasi.id, Bontang – Naiknya jumlah kunjungan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang membuat ruang isolasi Covid-19 penuh. Oleh karena itu, pihak RSUD membuka ruang baru di lantai 4 yakni ruang cempaka sebagai ruang isolasi tambahan.

“Kapasitas ruang utama isolasi Covid-19 RSUD 16 ruangan dan sudah diisi 15 pasien. Satu ruangan lagi dalam tahap perbaikan. Sehingga kami menambah ruang isolasi di lantai 4 gedung RSUD yang dapat menampung 10 pasien, saat ini terdapat 1 pasien yang dirawat di ruang cempaka tersebut,” jelas Kepala Bidang Keperawatan RSUD Taman Husada Bontang Sri Hartatriwati saat ditemui Akurasi.id, di RSUD Taman Husada, Rabu (6/1/2021).

[irp]

Di lain sisi, Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan Medik RSUD Taman Husada Bontang Toetoek Pribadi Ekowati menjelaskan, ruang cempaka sudah didesain sedemikian rupa agar tidak menggangu dan mempengaruhi kenyamanan pasien lain.

“Ruangan di cempaka itu sebelumnya menggunakan AC, tetapi karena di ubah menjadi ruang isolasi Covid-19 jadi untuk sementara tidak menggunakan AC, karena ruangan tersebut harus bertekanan negatif, sedangkan di sini belum ada alat untuk itu. Jadi untuk saat ini menggunakannya kipas untuk menyejukkan ruangan,” ucap wanita yang akrab disapa Tutuk tersebut.

Tutuk menjelaskan, seberapapun ruangan yang disiapkan untuk masyarakat yang terpapar, tidak akan cukup selama masyarakat tidak berusaha untuk menekan dan masih tidak sadar untuk menjaga diri agar jangan sampai terpapar Covid-19 ini.

[irp]

“Jadi penting untuk masyarakat selalu mengedepankan dan memprioritaskan protokol kesehatan (Prokes), menjaga kesehatan, menjaga diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar, tidak bepergian keluar rumah atau daerah kalau memang tidak ada keperluan. Ini semua untuk membantu menekan penyebaran Covid-19 di kota Bontang,” pungkasnya.

Sebagai informasi, menurut data infografis Covid-19 yang dirilis Tim Gugus Tugas Covid-19 Bontang, di Kota Taman hingga Rabu (6/1/2021) memiliki jumlah kasus aktif mencapai 269 kasus. Rinciannya 49 pasien menjalani perawatan, sementara pasien yang melakukan isolasi mandiri sebanyak 220 pasien. Untuk pasien Sembuh sebanyak 1.644 orang. Dengan angka kesembuhan ialah 84,45 persen.

Sedangkan, untuk kasus meninggal tercatat 34 atau 1,8 persen dari keseluruhan kasus. Berdasarkan infografis, empat kelurahan masih menjadi zona merah. Terdiri dari Belimbing, Gunung Elai, Loktuan, dan Api-Api. Status zona merah disandang karena di area tersebut terdapat 20 atau lebih kasus aktif. (*).

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Api-ApiBelimbingCovid-19Gunung ElaiLoktuanProtokol KesehatanRSUD Taman Husada BontangRuang Isolasi RSUD PenuhZona Merah
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Komisi III DPRD Minta Warga Sekitar Dilibatkan Sebagai Tenaga Kerja di BCM
Kabar Politik

Komisi III DPRD Minta Warga Sekitar Dilibatkan Sebagai Tenaga Kerja di BCM

By
Devi Nila Sari
Helikopter Rombongan Jokowi Sambar Pohon di Rangkasbitung, 3 Warga Tertimpa
HeadlineTrending

Helikopter Rombongan Jokowi Sambar Pohon di Rangkasbitung, 3 Warga Tertimpa

By
Devi Nila Sari
lelang pasar
Trending

Neni Tepis Isu Penyelewengan Lelang Pembangunan Pasar Rawa Indah

By
akurasi 2019
Daihatsu Rocky 1.2L Rambah Kalimantan, Kestabilan Ekonomi Jadi Bagian Pasar Menjanjikan
DestinasiKesehatanProperti

Daihatsu Rocky 1.2L Rambah Kalimantan, Kestabilan Ekonomi Jadi Bagian Pasar Menjanjikan

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?