RSUD Taman Husada Bontang Adakan Webinar Kesehatan Jantung

![]()


Akurasi.id, Bontang – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang mengadakan web seminar (webinar) kesehatan jantung bertemakan “Pentingnya Mengenali Penyakit Jantung Koroner beserta Terapi Intervensinya”. Melalui aplikasi Zoom, webinar berlangsung mulai pukul pukul 13.00 Wita, Kamis (10/9/20) lalu.
Baca juga: Waspadai Gagal Jantung, Begini Tips dari Dokter RSUD Taman Husada Bontang
Seminar ini diselenggarakan dalam rangka Peresmian Instalasi Kateterisasi Kardiovaskular (IKK) RSUD Taman Husada Bontang. Di mana diresmikan langsung oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni pada Rabu (9/9/20) lalu.
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RSUD Taman Husada Bontang dr Suhardi sekaligus narasumber webinar ini menyatakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia pada tahun 2014 masih didominasi penyakit pembuluh darah. Oleh sebab itu, kata dia, penting bagi masyarakat mengetahui dampak dan gejala agar dapat mengurangi kasus tersebut.
“Ada beberapa kejadian penyakit jantung di Indonesia, sekitar 44 persen karena penyakit jantung koroner,” ucap dr Suhardi kepada peserta webinar.
Dokter yang sudah berpengalaman 17 tahun ini juga menerangkan bahwasanya gangguan fungsi jantung akibat otot jantung kekurangan darah. Pasalnya karena adanya penyumbatan atau penyempitan pada pembuluh darah koroner akibat kerusakan lapisan dinding pembuluh darah.
Siklus penyakit jantung koroner itu bisa berkolerasi dengan umur. Kata dr Suhardi, semakin bertambahnya umur, maka proses penyumbatan darah semakin tinggi. Bahkan bisa mengakibatkan penyumbatan darah hampir 90 persen.
“Tanda dan gejala penyakit koroner yakni keluhan rasa tidak nyaman atau nyeri di dada yang berlangsung selama lebih dari 20 menit saat istirahat atau saat istirahat. Bahkan saat beraktivitas yang disertai gejala keringat dingin atau gejala lainnya seperti lemah, rasa mual, dan pusing,” bebernya.
Cara lain membuat jantung sehat bisa dengan cara menyeimbangkan gizi, menghindari kebiasaan merokok, mengurangi stress, mengawasi tekanan darah dengan pemeriksaan dokter, dan berolahraga teratur.
“Penyakit jantung bisa dialami semua orang yang mungkin perilaku hidupnya kurang sehat. Kalua kita tidak menjaganya dengan baik, maka bisa mengalami yang namanya serangan jantung,” jelasnya.
Jika sudah mengalami sakit jantung, dr Suhardi menuturkan biasanya dengan terapi sebagaui upaya agar pembuluh darah yang tertutup dapat terbuka lagi. Biasanya ini disebut dengan katerisasi jantung.
Untuk diketahui, pelayanan ini bisa dinikmati oleh masyarakat Kota Taman –sebutan Bontang- sekira sepekan ke depan. Namun untuk sementara layanan ini dengan menggunakan BPJS belum bisa digunakan.
“Sementara untuk layanan umum sudah bisa merasakan layanan ini. Beda halnya yang bersifat darurat sudah bisa dilakukan pelayanan dari sekarang,” pungkasnya. (*)
Penulis: Rezki Jaya
Editor: Suci Surya Dewi









