By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Ridwan Kamil Diperiksa 6 Jam di KPK: Bantah Terlibat Kasus Iklan BJB dan Tegaskan Semua Aset Dibeli dengan Dana Pribadi
HeadlinePeristiwa

Ridwan Kamil Diperiksa 6 Jam di KPK: Bantah Terlibat Kasus Iklan BJB dan Tegaskan Semua Aset Dibeli dengan Dana Pribadi

Wili Wili
Last updated: Desember 3, 2025 11:40 am
By
Wili Wili
Share
4 Min Read
Ridwan Kamil Diperiksa 6 Jam di KPK: Bantah Terlibat Kasus Iklan BJB dan Tegaskan Semua Aset Dibeli dengan Dana Pribadi
Ridwan Kamil Diperiksa 6 Jam di KPK: Bantah Terlibat Kasus Iklan BJB dan Tegaskan Semua Aset Dibeli dengan Dana Pribadi. Foto: Kompas.
SHARE

Akurasi.id – Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) menjalani pemeriksaan selama hampir enam jam di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, pada Selasa (2/12/2025).

Contents
  • RK: Momen yang Ditunggu dan Bentuk Penghormatan pada Hukum
  • Penggeledahan Rumah dan Temuan Pembelian Mobil Habibie
  • RK Tegaskan Semua Aset Dibeli dari Dana Pribadi
  • KPK: Penyidik Punya Bukti Lain
  • Perkembangan Kasus BJB
  • RK Harap Publik Tidak Berspekulasi

Pemeriksaan dilakukan terkait dugaan aliran dana dalam kasus pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB).

RK tiba di KPK pukul 10.44 WIB didampingi tim pengacara. Usai pemeriksaan sekitar pukul 17.00 WIB, ia mengaku lega karena akhirnya bisa memberikan klarifikasi langsung terkait isu yang menyeret namanya.

RK: Momen yang Ditunggu dan Bentuk Penghormatan pada Hukum

Ridwan Kamil menyebut bahwa dirinya justru menantikan momen pemeriksaan ini untuk meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang di publik.

“Saya sangat bahagia karena ini momen yang ditunggu-tunggu. Hari ini saya melakukan klarifikasi sebagai penghormatan pada supremasi hukum, tanggung jawab warga negara, dan untuk menunjukkan transparansi serta akuntabilitas,” ujarnya.

RK menegaskan bahwa sebagai gubernur, tidak pernah ada laporan terkait aksi korporasi BJB yang masuk kepadanya dari direksi, komisaris, maupun biro BUMD. Ia memastikan bahwa dirinya tidak mengetahui, tidak terlibat, dan tidak menikmati aliran dana apa pun terkait perkara pengadaan iklan tersebut.

“Tiga unsur pelapor itu tidak pernah memberi laporan. Jadi kalau ditanya mengetahui, saya tidak tahu. Apalagi terlibat atau menikmati hasilnya,” tambahnya.

Penggeledahan Rumah dan Temuan Pembelian Mobil Habibie

Nama RK sebelumnya terseret setelah penyidik KPK menggeledah rumahnya dan menelusuri sejumlah transaksi keuangan. Salah satu yang disorot adalah pembelian mobil Mercedes-Benz 280 SL milik mendiang BJ Habibie yang dibeli RK melalui putra Habibie, Ilham Habibie, dengan metode cicilan.

Uang cicilan tersebut dikembalikan Ilham Habibie kepada KPK, sehingga mobil yang sempat disita pun dikembalikan oleh penyidik.

Ilham mengungkap bahwa mobil tersebut belum lunas dan RK diduga sempat mengganti warna kendaraan itu. Namun, Ilham mengaku tidak mengetahui asal-usul dana yang digunakan RK.

RK Tegaskan Semua Aset Dibeli dari Dana Pribadi

Merespons isu tersebut, RK menegaskan seluruh aset seperti mobil Mercedes-Benz dan motor gede Royal Enfield dibeli menggunakan uang pribadinya.

“Semua yang ramai itu adalah dana pribadi. Tidak ada hubungan dengan perkara yang dimaksud,” kata RK.

Ia juga menegaskan bahwa dana yang disebut mengalir kepada seorang perempuan bernama Lisa Mariana merupakan uang pribadinya dalam konteks dugaan pemerasan.

“[Ke Lisa] itu konteksnya pemerasan, dan itu uang pribadi,” jelasnya.

KPK: Penyidik Punya Bukti Lain

Menanggapi pernyataan RK, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa penyidik tidak hanya bertumpu pada satu keterangan saja.

“Silakan, itu penjelasan dari yang bersangkutan. Tapi tentu penyidik punya bukti-bukti lainnya,” ujar Budi.

Ia memastikan bahwa analisis penyidik mencakup keterangan saksi, dokumen, serta barang bukti elektronik yang telah diamankan.

Perkembangan Kasus BJB

Dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan BJB, KPK telah menetapkan lima tersangka:

  • Yuddy Renaldi (eks Dirut Bank BJB)

  • Widi Hartono (Pimpinan Divisi Corporate Secretary BJB)

  • Ikin Asikin Dulmanan

  • Suhendrik

  • Sophan Jaya Kusuma (pihak swasta)

Perbuatan mereka diduga menimbulkan kerugian negara hingga Rp 222 miliar, yang masuk sebagai dana pemenuhan kebutuhan nonbujeter.

Para tersangka belum ditahan, tetapi KPK telah meminta Ditjen Imigrasi untuk mencegah mereka bepergian ke luar negeri selama enam bulan.

RK Harap Publik Tidak Berspekulasi

Menutup keterangannya, RK berharap penjelasannya dapat meredam spekulasi publik.

“Klarifikasi saya ini mudah-mudahan membuat persepsi yang terbangun selama ini menjadi lebih jelas,” katanya.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Bank BJBdana pribadikasus bjbkorupsi bjbKPKmobil habibiepemeriksaan KPKpengadaan iklan bjbRidwan Kamilroyal enfield
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Gusdurian Tolak Izin Tambang untuk Ormas Keagamaan dalam Kebijakan Kontroversial
HeadlineKabar Politik

Gusdurian Tolak Izin Tambang untuk Ormas Keagamaan dalam Kebijakan Kontroversial

By
akurasi 2019
Groundbreaking ke-9 di IKN: Tambahan Investasi Rp6,49 Triliun di Tengah Tantangan Proyek Swasta
HeadlineKabar Politik

Groundbreaking ke-9 di IKN: Tambahan Investasi Rp6,49 Triliun di Tengah Tantangan Proyek Swasta

By
Wili Wili
Jokowi Hadiri Dies Natalis ke-62 Fakultas Kehutanan UGM, Disambut Hangat Sebagai Alumni Kebanggaan
HeadlinePeristiwa

Jokowi Hadiri Dies Natalis ke-62 Fakultas Kehutanan UGM, Disambut Hangat Sebagai Alumni Kebanggaan

By
Wili Wili
Pernyataan Ade Armando soal Salat 5 Waktu Ramai Dikritik
HeadlineTrending

Pernyataan Ade Armando soal Salat 5 Waktu Ramai Dikritik

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?