By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Ratusan Siswa Terancam Gagal Ikut SNBP 2025, Aksi Protes Melanda Sekolah-sekolah di Indonesia
PeristiwaTrending

Ratusan Siswa Terancam Gagal Ikut SNBP 2025, Aksi Protes Melanda Sekolah-sekolah di Indonesia

Wili Wili
Last updated: Februari 6, 2025 12:00 pm
By
Wili Wili
Share
4 Min Read
Ratusan Siswa Terancam Gagal Ikut SNBP 2025, Aksi Protes Melanda Sekolah-sekolah di Indonesia
Ratusan Siswa Terancam Gagal Ikut SNBP 2025, Aksi Protes Melanda Sekolah-sekolah di Indonesia. Foto: Antara.
SHARE

Akurasi.id – Ratusan siswa dari berbagai sekolah di Indonesia terancam kehilangan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025. Kejadian ini berawal dari ketidaksempurnaan pengisian dan finalisasi data Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) yang dilakukan pihak sekolah. Akibatnya, banyak siswa yang tidak dapat mengikuti proses pendaftaran SNBP meskipun sudah berjuang keras selama tiga tahun untuk memperoleh nilai terbaik.

Contents
  • SMK Negeri 2 Surakarta: Masalah Pengisian PDSS dan Keterlambatan Finalisasi
  • Aksi Protes Siswa di SMAN 1 Mempawah
  • Jerome Polin Turun Tangan Membantu
  • Keterlambatan Pengisian PDSS: Dampaknya pada Ribuan Siswa

Beberapa sekolah yang terkena dampak tersebut, antara lain SMK Negeri 2 Surakarta, SMAN 1 Mempawah, dan SMAN 7 Cirebon. Para siswa dari sekolah-sekolah ini menggelar aksi protes di lingkungan sekolah masing-masing. Mereka menuntut pihak sekolah bertanggung jawab atas kelalaian yang terjadi. Siswa merasa dirugikan karena gagal memanfaatkan kesempatan mengikuti SNBP, jalur penerimaan tanpa ujian berbasis prestasi yang lebih mengutamakan kemampuan akademis.

SMK Negeri 2 Surakarta: Masalah Pengisian PDSS dan Keterlambatan Finalisasi

Di SMK Negeri 2 Surakarta, masalah dimulai dengan kegagalan dalam pengisian PDSS akibat kendala teknis dan kurangnya persiapan dalam menyiapkan data siswa yang memenuhi syarat. Sekolah tersebut sebenarnya mendapat kuota untuk mengirimkan 300 siswa ke SNBP, namun karena banyak siswa yang mengundurkan diri dan masalah lain, pengisian data baru bisa dilakukan pada detik-detik terakhir.

Joko Widodo, salah satu penginput PDSS dari SMKN 2 Surakarta, mengungkapkan bahwa kendala teknis seperti nomor induk siswa yang tidak terbaca di sistem serta pengisian untuk jurusan teknik mesin yang bermasalah, menyebabkan keterlambatan yang berujung pada kegagalan untuk menyelesaikan data tepat waktu. Meskipun pihak sekolah berupaya untuk mencari solusi alternatif seperti mendaftar melalui jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), para siswa tetap merasa kecewa karena kesempatan untuk mengikuti SNBP hilang begitu saja.

Aksi Protes Siswa di SMAN 1 Mempawah

Di SMAN 1 Mempawah, Kalimantan Barat, sekitar 200 siswa dan orang tua turut serta dalam aksi demo yang menuntut agar pihak sekolah bertanggung jawab atas kegagalan mengisi PDSS. Salah satu siswa, Muhammad Hafiz, menyatakan kekecewaannya karena kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tanpa biaya kini sirna akibat kesalahan yang terjadi. Berbeda dengan jalur SNBP, jalur UTBK mengharuskan siswa mengikuti ujian tertulis yang memerlukan persiapan ekstra.

Jerome Polin Turun Tangan Membantu

Kabar tentang terancamnya nasib ratusan siswa ini turut sampai ke telinga Jerome Polin, seorang YouTuber yang terkenal dengan kehidupannya sebagai mahasiswa penerima beasiswa di Jepang. Jerome merasa prihatin atas kejadian tersebut dan menawarkan bantuan dengan memberikan kuota gratis untuk kelas intensif SNBT online bagi semua siswa kelas 3 di SMAN 1 Mempawah. Ia berharap dengan bantuan ini, siswa-siswa tersebut masih memiliki kesempatan untuk mempersiapkan diri mengikuti jalur UTBK.

Keterlambatan Pengisian PDSS: Dampaknya pada Ribuan Siswa

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dan panitia SNPMB 2025 kini tengah melakukan evaluasi terhadap 373 sekolah yang gagal melakukan finalisasi pengisian PDSS. Kendala-kendala teknis, termasuk sistem yang error dan kesalahan input data, menjadi alasan utama. Meskipun beberapa sekolah berusaha untuk memperbaiki kesalahan tersebut, waktu yang terbatas membuat banyak siswa tidak dapat mendaftar tepat waktu.

Selain itu, pengisian PDSS yang dibuka pada 6 hingga 31 Januari 2025 menjadi fase penting dalam jalur SNBP. Sekolah yang tidak dapat menyelesaikan pengisian PDSS tepat waktu otomatis tidak dapat mengikutsertakan siswa mereka dalam seleksi.

Kegagalan pengisian PDSS ini menunjukkan adanya kelemahan dalam manajemen dan persiapan pihak sekolah. Meskipun upaya untuk menyediakan alternatif jalur UTBK dan bimbingan belajar gratis sudah dilakukan, rasa kecewa di kalangan siswa tetap terasa. Oleh karena itu, penting bagi pihak sekolah dan dinas pendidikan untuk memperbaiki sistem dan proses pendaftaran agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Aksi ProtesBimbingan BelajarJerome PolinPDSSPendidikanSistem Pendidikan IndonesiaSMAN 1 MempawahSMAN 7 CirebonSMK Negeri 2 SurakartaSNBP 2025UTBK
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

NEW NORMAL LIFE
Trending

Meski Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Kutim Mulai Rumuskan Kebijakan New Normal Life

By
akurasi 2019
Pengemudi Fortuner Ditangkap Saat Nyabu di Rest Area Tol Jagorawi, Modifikasi Tangki Angkut Ratusan Liter BBM Subsidi
Hukum & KriminalTrending

Pengemudi Fortuner Ditangkap Saat Nyabu di Rest Area Tol Jagorawi, Modifikasi Tangki Angkut Ratusan Liter BBM Subsidi

By
Wili Wili
RSUD Bontang Mulai Keteteran, Butuh Tambahan Nakes Tangani Pasien Covid-19 yang Terus Melonjak
Trending

RSUD Bontang Mulai Keteteran, Butuh Tambahan Nakes Tangani Pasien Covid-19 yang Terus Melonjak

By
Redaksi Akurasi.id
HMI Badko Kaltim-Tara Minta Kejati Mengusut Tuntas Tindak Pidana Korupsi di PT MGRM
Trending

HMI Badko Kaltim-Tara Minta Kejati Mengusut Tuntas Tindak Pidana Korupsi di PT MGRM

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?