By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Ratusan Karyawan Tambang Terancam Dirumahkan dan PHK, Makmur Minta Bupati dan Wali Kota Tidak Berdiam Diri
Birokrasi

Ratusan Karyawan Tambang Terancam Dirumahkan dan PHK, Makmur Minta Bupati dan Wali Kota Tidak Berdiam Diri

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 6:19 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
PHK Masal
Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK meminta bupati dan wali kota mengambil langkah antisipasi mencegah adanya PHK masal di sektor pertambangan. (Dirhan/Akurasi.id)
SHARE
PHK Masal
Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK meminta bupati dan wali kota mengambil langkah antisipasi mencegah adanya PHK masal di sektor pertambangan. (Dirhan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Kegiatan reses yang dilakukan para anggota DPRD Kaltim pada pekan lalu menghimpun banyak aspirasi masyarakat. Salah satu yang disuarakan masyarakat yakni terkait wacana adanya pengurangan besar-besar terhadap tenaga kerja oleh sejumlah perusahaan pertambangan.

Informasi itu diterima Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK saat menyerap aspirasi masyarakat di daerah yang dia wakili, Bontang, Kutai Timur (Kutim), dan Berau. Ketiga daerah itu termasuk daerah yang mengandalkan pertambangan batu bara sebagai tumpuan ekonomi.

Baca Juga: Pembahasan IKN Ditunda, Andi Harun: Gubernur Minta Dijadwalkan Ulang

Dari laporan yang diterima Makmur, diketahui jika pada akhir tahun ini akan ada sejumlah perusahaan yang berencana melakukan efisiensi besar-besaran. Satu di antara yang akan ditekan yakni jumlah tenaga kerja.

Logo dprd Kaltim

Efisiensi yang dilakukan perusahaan pertambangan itu disebut sebagai implikasi atas anjloknya harga jual batu bara dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun ini misalnya, harga jual batu bara diketahui terus mengalami penurunan yang cukup signifikan.

“Saya akan minta Pak Rusman Yaqub sebagai ketua Komisi IV untuk segera turun ke lapangan memastikan hal itu,” kata dia ditemui di kantor DPRD Kaltim, Rabu (6/11/19).

Mantan bupati Berau itu tidak ingin langkah efisiensi yang dilakukan perusahaan sampai membawa berdampak yang luas bagi masyarakat. Di sisi lain, dia tidak ingin kebijakan itu mengakibatkan semakin terbukanya angka pengangguran di Kaltim.

“Makanya persoalan ini perlu untuk segera dievaluasi. Harga batu bara memang lagi turun. Tapi bagaimana caranya agar tidak ada PHK,” katanya.

Makmur cukup menyadari dan memahami ketika ada banyak perusahaan yang ingin mengambil langkah efisiensi. Apalagi dengan kondisi ekonomi nasional yang saat ini terus mengalami kontraksi.

“Informasinya mulai akhir tahun ini akan ada pengurangan tenaga kerja. Banyak karyawan yang mau di rumahkan. Kalau tidak dipilah dengan baik, itu bisa menimbulkan persoalan baru di Kaltim,” katanya.

Dia meminta agar bupati dan wali kota untuk segera membuat kajian terkait itu. Sebelum kebijakan itu diambil perusahaan, maka pemerintah kabupaten/kota sudah harus membuat langkah antisipasi.

“Nanti bersama Komisi IV saya akan mengadakan kegiatan road show ke perusahaan tambang. Baik itu di Bontang, Kutim, Berau, maupun daerah lainnya di Kaltim,” tuturnya.

Masih dari informasi yang didapatkan Makmur, rencananya pada akhir tahun ini akan ada sekitar 600 karyawan perusahaan pertambangan yang dirumahkan di Bontang, Kutim, dan Berau. Angka itu bahkan disebutkan masih dapat bertambah pada awal tahun depan.

“Dari informasi masyarakat yang saya dapatkan saat reses, ada sekitar 600 karyawan yang mau dirumahkan. Saya kira, gubernur juga harus mewaspadai itu. Bila perlu harus ada pertemuan khusus yang membahas itu,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Aris
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:#DPRD KaltimMakmur HAPKPHK Masal
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Dialog Adminduk, Jangan Lupa Jadwal Disdukcapil Menyapa Masyarakat Besok
Birokrasi

Dialog Adminduk, Jangan Lupa Jadwal Disdukcapil Menyapa Masyarakat

By
akurasi 2019
Imbas Pajak Daerah Banyak Bocor ke Daerah Lain, Reza: Jalan Cepat Rusak, PAD Stagnan
Kabar Politik

Imbas Pajak Daerah Banyak Bocor ke Daerah Lain, Reza: Jalan Cepat Rusak, PAD Stagnan

By
akurasi 2019
Imbas Ratusan Perusahaan Tambang dan Sawit di Kaltim Tidak Punya Jalan Khusus, Jalan Rakyat Pun Babak Belur
HeadlineParlemenRagam

Imbas Ratusan Perusahaan Tambang dan Sawit di Kaltim Tidak Punya Jalan Khusus, Jalan Rakyat Pun Babak Belur

By
Redaksi Akurasi.id
Pedagang Pasar Pagi Divaksin, Andi Harun Ingatkan Agar Prokes Tetap Dijaga Ketat
Birokrasi

Pedagang Pasar Pagi Divaksin, Andi Harun Ingatkan Agar Prokes Tetap Dijaga Ketat

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?