HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Luncurkan Stimulus Ekonomi 8+4+5, Target Pertumbuhan 5,2% Persen di 2025

Lima Program Unggulan Siap Ciptakan Jutaan Lapangan Kerja Baru

Loading

Akurasi.id – Presiden RI Prabowo Subianto resmi meluncurkan paket stimulus ekonomi bertajuk 8+4+5 yang terdiri dari 8 program akselerasi di tahun 2025, 4 program lanjutan hingga 2026, dan 5 program penciptaan lapangan kerja. Program ini ditujukan untuk memperkuat daya tahan ekonomi, mendukung UMKM, sekaligus membuka jutaan lowongan kerja baru.

Peluncuran ini diumumkan usai rapat kabinet terbatas di Istana, yang dipimpin langsung Presiden Prabowo dan dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

8 Program Stimulus Cepat 2025

Menko Airlangga merinci delapan program akselerasi yang digelontorkan pemerintah di tahun 2025, di antaranya:

Program-program tersebut ditargetkan mampu menjaga daya beli masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 5,2% di akhir 2025.

Jasa SMK3 dan ISO

4 Program Jangka Panjang 2026

Pemerintah juga memastikan empat kebijakan berlanjut hingga 2026, termasuk:

  • Insentif PPh final 0,5% untuk UMKM dengan omzet maksimal Rp4,8 miliar per tahun hingga 2029.

  • Perluasan diskon iuran JKK dan JKM untuk petani, buruh, pedagang, hingga ibu rumah tangga.

  • Dukungan industri padat karya seperti alas kaki, tekstil, pakaian jadi, dan furnitur.

5 Program Penyerapan Tenaga Kerja

Selain stimulus, pemerintah menyiapkan lima program unggulan yang fokus pada penciptaan lapangan kerja:

  1. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih: target 1 juta tenaga kerja pada 2025.

  2. Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP): diproyeksikan menciptakan 200.000 lapangan kerja jangka panjang.

  3. Revitalisasi tambak Pantura seluas 20.000 hektare, menyerap 168.000 pekerja.

  4. Modernisasi 1.000 kapal nelayan, berpotensi menambah 200.000 tenaga kerja.

  5. Program Perkebunan Rakyat: replanting 870.000 hektare dengan komoditas tebu, kakao, kelapa, kopi, mete, dan pala, yang diperkirakan menciptakan 1,6 juta lapangan kerja dalam dua tahun.

HIPMI Apresiasi, Ingatkan Implementasi

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menilai paket stimulus ini sebagai angin segar bagi dunia usaha, khususnya UMKM dan sektor riil. Sekjen HIPMI Anggawira menilai program magang fresh graduate hingga dukungan gig economy sangat relevan untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja muda.

Namun HIPMI menekankan pentingnya implementasi konsisten di lapangan, koordinasi pusat dan daerah, serta pendampingan UMKM agar manfaat kebijakan bisa dirasakan merata, tidak hanya di kota besar.

“HIPMI siap mengawal implementasi paket stimulus ini agar benar-benar menjadi katalis pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” kata Anggawira.

Dengan kombinasi program akselerasi, insentif jangka panjang, dan fokus pada penyerapan tenaga kerja, pemerintah menargetkan stimulus ekonomi 8+4+5 tidak hanya menopang pemulihan, tetapi juga mendorong transformasi ekonomi Indonesia menuju produktif, inovatif, dan berkeadilan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button