By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Bantah Klaim Akan “Di-Noel-kan”: Saya Tidak Pernah Terima Uang
HeadlineKabar Politik

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Bantah Klaim Akan “Di-Noel-kan”: Saya Tidak Pernah Terima Uang

Wili Wili
Last updated: Januari 27, 2026 3:30 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Bantah Klaim Akan “Di-Noel-kan”: Saya Tidak Pernah Terima Uang
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Bantah Klaim Akan “Di-Noel-kan”: Saya Tidak Pernah Terima Uang. Foto: CNBC.
SHARE

Akurasi.id – Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi santai pernyataan eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel yang mengklaim dirinya berpotensi “di-Noel-kan” atau dijerat kasus hukum. Purbaya menegaskan dirinya tidak pernah menerima uang di luar pendapatan resmi sebagai pejabat negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Selasa (27/1/2026). Ia mengaku tidak gentar dengan klaim Noel yang menyebut dirinya menjadi target berikutnya untuk dijatuhkan.

“Noel kan terima duit, gue mah enggak terima duit. Yang penting gue enggak terima duit,” ujar Purbaya.

Purbaya menyatakan, selama menjabat sebagai bendahara negara, gaji yang ia terima sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhannya. Karena itu, menurutnya, tidak ada alasan untuk menerima suap atau gratifikasi dari pihak mana pun.

“Gaji gue gede di sini, cukup. Jadi saya enggak tahu kenapa Pak Noel ngomong seperti itu. Mungkin dia sebel sama gue juga, saya enggak tahu,” katanya.

Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu juga menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan tugas. Menurut Purbaya, menerima uang justru akan membatasi ruang geraknya dalam mengambil keputusan strategis.

“Begitu saya terima uang, posisi saya jadi amat riskan. Enggak bisa pecat orang, enggak bisa geser orang, karena nanti akan dilaporkan dan dibocorkan,” tegasnya.

Meski demikian, Purbaya tidak menutup kemungkinan adanya upaya kriminalisasi. Ia menyebut, dalam situasi ekstrem, selalu ada risiko jebakan, seperti uang yang tiba-tiba diletakkan di kendaraan atau ruang pribadinya. Namun, ia mengaku tidak ambil pusing karena merasa tidak memiliki latar belakang kasus apa pun.

“Saya sih rasanya enggak ada urusan,” ujarnya.

Sebelumnya, Immanuel Ebenezer secara terbuka mengklaim memiliki “informasi A1” bahwa Purbaya akan menjadi target berikutnya yang dijatuhkan. Pernyataan itu disampaikan Noel sebelum sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

“Hati-hati, Pak Purbaya. Saya mendapatkan informasi A1, Pak Purbaya akan di-Noel-kan,” kata Noel.

Namun, Noel tidak menjelaskan lebih lanjut sumber maupun detail dari informasi yang ia maksud. Hingga kini, tidak ada bukti atau keterangan resmi yang menguatkan klaim tersebut.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Berita Politikdi-Noel-kanImmanuel Ebenezerisu kriminalisasikasus korupsiKementerian KeuanganMenteri KeuangannoelPengadilan TipikorPurbaya Yudhi Sadewa
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pedagang Pasar Tamrin Mengeluh Sepi Pembeli, Rustam: Perlu Ditata Ulang
Kabar Politik

Pedagang Pasar Tamrin Mengeluh Sepi Pembeli, Rustam: Perlu Ditata Ulang

By
Devi Nila Sari
Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan
HeadlineOtomotif

Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan

By
Wili Wili
Rapat Komisi III DPR RI: Agenda Kritis, Kontroversi, dan Proses Demokrasi
Headline

Rapat Komisi III DPR RI: Agenda Kritis, Kontroversi, dan Proses Demokrasi

By
akurasi 2019
Pemprov DKI Terapkan WFH dan PJJ hingga 28 Januari 2026 Imbas Cuaca Ekstrem dan Banjir
HeadlinePeristiwa

Pemprov DKI Terapkan WFH dan PJJ hingga 28 Januari 2026 Imbas Cuaca Ekstrem dan Banjir

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?