By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Polisi Klarifikasi Viral Petugas Patwal Arogan Saat Kawal Mobil RI 36 di Sudirman-Thamrin
HeadlinePeristiwa

Polisi Klarifikasi Viral Petugas Patwal Arogan Saat Kawal Mobil RI 36 di Sudirman-Thamrin

Wili Wili
Last updated: Januari 11, 2025 2:23 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Polisi Klarifikasi Viral Petugas Patwal Arogan Saat Kawal Mobil RI 36 di Sudirman-Thamrin
Polisi Klarifikasi Viral Petugas Patwal Arogan Saat Kawal Mobil RI 36 di Sudirman-Thamrin. Foto: Antara.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id  – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya tengah mendalami insiden viral di media sosial yang melibatkan petugas patwal dengan gestur dinilai arogan saat mengawal mobil dinas berpelat RI 36. Kejadian itu terjadi pada Rabu (8/1/2025) sekitar pukul 16.30 WIB di Jalan Sudirman-Thamrin.

Contents
  • Kronologi Kejadian
  • Permintaan Maaf dan Evaluasi
  • Sekretaris Kabinet Ikut Beri Teguran
  • Upaya Klarifikasi ke Pengemudi Taksi Alphard

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman, menyampaikan bahwa petugas patwal, Brigadir DK, telah dipanggil untuk memberikan klarifikasi dan dikenai sanksi teguran.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan klarifikasi Ditlantas, peristiwa bermula saat sebuah truk penambal jalan berhenti di lajur tengah, mengakibatkan kemacetan. Sebuah taksi Toyota Alphard (SilverBird) yang hendak menghindar ke kanan hampir bersenggolan dengan Suzuki Ertiga putih dari arah kiri. Situasi ini membuat taksi Alphard berhenti cukup lama, hingga terjadi perdebatan kecil antar pengendara.

Melihat kemacetan yang semakin parah, Brigadir DK berinisiatif melerai dan meminta sopir taksi Alphard segera melaju. Namun, gestur tangan petugas yang terlihat menunjuk sopir terekam dalam video dan dinilai arogan oleh masyarakat.

Permintaan Maaf dan Evaluasi

Kombes Latif menyampaikan permintaan maaf atas gestur yang dilakukan petugasnya. Ia menegaskan bahwa hal ini menjadi evaluasi agar pengawalan dilakukan lebih humanis ke depannya.

“Ditlantas Polda Metro Jaya meminta maaf apabila sikap gestur yang dilakukan oleh anggota dianggap tidak layak/arogan. Hal ini akan menjadi bahan evaluasi untuk giat pengawalan selanjutnya,” ujar Latif dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (11/1/2025).

Sekretaris Kabinet Ikut Beri Teguran

Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Teddy Indra Wijaya juga angkat bicara terkait kejadian ini. Ia menyatakan pihaknya telah memberikan teguran kepada petugas terkait dan mengingatkan semua pihak, termasuk pejabat pengguna kendaraan RI 36, agar lebih bijak dan hati-hati saat berkendara.

“Sudah, sudah kami tegur dan sudah diingatkan kembali semuanya agar semakin berhati-hati dan bijak saat berkendara,” ujar Teddy melalui pesan singkat.

Namun, Teddy tidak mengungkap siapa pengguna mobil dinas berpelat RI 36 yang viral tersebut. Sorotan publik terhadap insiden ini menjadi pengingat pentingnya profesionalisme dalam pengawalan kendaraan pejabat.

Upaya Klarifikasi ke Pengemudi Taksi Alphard

Selain memanggil petugas patwal, Ditlantas Polda Metro Jaya juga berencana meminta klarifikasi dari sopir taksi Alphard untuk memastikan tidak ada tindakan atau ucapan dari petugas yang dianggap tidak sopan.

“Kami akan mencari pengemudi taksi Alphard tersebut untuk meminta klarifikasi,” tutur Latif.

Insiden ini menjadi perhatian publik sebagai evaluasi profesionalisme petugas di jalan raya dan diharapkan menjadi pembelajaran untuk menciptakan pengawalan yang lebih humanis dan efektif.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:insiden patwal Jakartakemacetan Sudirman-Thamrinkendaraan dinas Lexusmobil RI 36 viralpengawalan mobil pejabatpetugas patwal aroganpetugas polisi humanisPolda Metro Jayapolisi minta maafToyota Alphard SilverBird
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

TikTok Shop Akan Dilarang Oleh Pemerintah: Penyebab dan Implikasinya
Covered StoryHeadline

TikTok Shop Akan Dilarang Oleh Pemerintah: Penyebab dan Implikasinya

By
akurasi 2019
Operasi Patuh 2025 Resmi Dimulai, Fokus Penegakan Hukum dan Penertiban Pelat Palsu
PeristiwaTrending

Operasi Patuh 2025 Resmi Dimulai, Fokus Penegakan Hukum dan Penertiban Pelat Palsu

By
Wili Wili
Kritik Program Uji Coba Makan Siang Gratis: Langkah Terburu-buru Pemerintah?
HeadlineTrending

Kritik Program Uji Coba Makan Siang Gratis: Langkah Terburu-buru Pemerintah?

By
akurasi 2019
Menpan-RB: Anggaran Pengentasan Kemiskinan Habis untuk Rapat dan Studi Banding Birokrat
CorakHeadlineRagamTrending

Menpan-RB: Anggaran Pengentasan Kemiskinan Habis untuk Rapat dan Studi Banding Birokrat

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?