By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Pertamina Blokir 394 Ribu Nomor Kendaraan yang Curangi Pembelian BBM Subsidi
HeadlinePeristiwa

Pertamina Blokir 394 Ribu Nomor Kendaraan yang Curangi Pembelian BBM Subsidi

Wili Wili
Last updated: November 18, 2025 4:54 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Pertamina Blokir 394 Ribu Nomor Kendaraan yang Curangi Pembelian BBM Subsidi
Pertamina Blokir 394 Ribu Nomor Kendaraan yang Curangi Pembelian BBM Subsidi. Foto: Kompas.
SHARE

Akurasi.id – Pertamina Patra Niaga memperketat pengawasan terhadap penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi di seluruh Indonesia. Hingga pertengahan November 2025, sebanyak 394 ribu nomor kendaraan resmi diblokir karena terindikasi melakukan kecurangan dalam pembelian BBM bersubsidi seperti Biosolar dan Pertalite.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, mengungkapkan bahwa pemblokiran ini dilakukan berdasarkan hasil identifikasi sistem Subsidi Tepat berbasis QR Code yang memantau pola transaksi mencurigakan di SPBU. Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (17/11/2025).

“Sistem subsidi tepat ini telah melakukan identifikasi fraud terhadap 394 ribu nomor kendaraan yang telah kita blokir untuk antisipasi maupun mitigasi adanya penyalahgunaan BBM subsidi di SPBU,” kata Mars Ega, Selasa (18/11/2025).

Meski tidak merinci bentuk kecurangan para pemilik kendaraan tersebut, Mars Ega menegaskan bahwa pemblokiran dilakukan untuk memastikan BBM subsidi benar-benar digunakan oleh masyarakat yang berhak. Nomor kendaraan yang diblokir otomatis tidak bisa lagi membeli Biosolar maupun Pertalite.

Selain pemblokiran, Pertamina Patra Niaga juga memberikan pembinaan terhadap 544 SPBU sepanjang 2025 untuk memperkuat pengawasan di lapangan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketepatan penyaluran subsidi sekaligus meningkatkan kepatuhan SPBU terhadap regulasi.

Dalam paparannya, Mars Ega menambahkan bahwa Pertamina Patra Niaga terus menjaga ketersediaan dan pemerataan distribusi energi hingga pelosok Indonesia. Saat ini perusahaan mengoperasikan 231 fasilitas energi, meliputi terminal BBM, terminal LPG, hingga depo pengisian pesawat udara.

Untuk melayani kebutuhan masyarakat, Pertamina juga mengoperasikan lebih dari 15.345 titik penyaluran BBM, termasuk program BBM Satu Harga di 573 lokasi. Program tersebut bertujuan memperluas akses energi secara merata serta memastikan keadilan bagi seluruh masyarakat.

Kebijakan penggunaan QR Code terbukti efektif mengendalikan penyaluran BBM subsidi. Hingga Oktober 2025, penyaluran Biosolar tercatat berada di bawah 1,5 persen dari kuota, sedangkan Pertalite berada di bawah 10 persen dari kuota.

Dengan berbagai langkah pengawasan ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya menjaga distribusi energi tetap tepat sasaran, transparan, dan terkontrol.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:BBM SubsidibiosolarDPR RIPatra Niagapemblokiran nomor kendaraanPertalitePertaminaqr codeSPBUsubsidi tepat
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Wamildan Tsani Panjaitan Resmi Menjadi Direktur Utama Garuda Indonesia, Gantikan Irfan Setiaputra
HeadlinePeristiwa

Wamildan Tsani Panjaitan Resmi Menjadi Direktur Utama Garuda Indonesia, Gantikan Irfan Setiaputra

By
Wili Wili
Baleg DPR Tolak Putusan MK, Kaesang Pangarep Berpeluang Maju Pilkada 2024 Meski Usianya Belum Mencukupi
HeadlineKabar Politik

Baleg DPR Tolak Putusan MK, Kaesang Pangarep Berpeluang Maju Pilkada 2024 Meski Usianya Belum Mencukupi

By
Wili Wili
Sri Mulyani: Lukisan Bunga Saya Hilang, Bersama Rasa Aman dan Kemanusiaan
HeadlinePeristiwa

Sri Mulyani: Lukisan Bunga Saya Hilang, Bersama Rasa Aman dan Kemanusiaan

By
Wili Wili
Kontroversi Band Sukatani: Kritik Polisi, Sensor Lagu, dan Jaminan Keamanan
PeristiwaTrending

Kontroversi Band Sukatani: Kritik Polisi, Sensor Lagu, dan Jaminan Keamanan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?