By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Penembakan WNI oleh Maritim Malaysia: Satu Tewas, Empat Luka-Luka, Pemerintah RI Desak Penyelidikan
PeristiwaTrending

Penembakan WNI oleh Maritim Malaysia: Satu Tewas, Empat Luka-Luka, Pemerintah RI Desak Penyelidikan

Wili Wili
Last updated: Januari 28, 2025 10:50 am
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Penembakan WNI oleh Maritim Malaysia: Satu Tewas, Empat Luka-Luka, Pemerintah RI Desak Penyelidikan
Penembakan WNI oleh Maritim Malaysia: Satu Tewas, Empat Luka-Luka, Pemerintah RI Desak Penyelidikan. Foto: Detik.
SHARE

Akurasi.id – Insiden penembakan lima Warga Negara Indonesia (WNI) oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) di perairan Tanjung Rhu, Selangor, Jumat (24/1/2025), memicu reaksi keras dari pemerintah Indonesia. Dalam insiden tersebut, satu WNI asal Riau tewas, sementara empat lainnya mengalami luka-luka.

Contents
  • Proses Penyelidikan dan Akses Kekonsuleran
  • Reaksi dan Tanggapan DPR
  • Langkah Pemerintah dalam Kasus Penembakan
  • Harapan Perlindungan Lebih Baik bagi PMI

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur menyatakan jenazah korban akan segera dipulangkan ke Indonesia setelah proses autopsi selesai. “KBRI akan melakukan seluruh prosedur pemulasaran jenazah, serta memfasilitasi pemulangan ke daerah asal,” demikian pernyataan resmi Kemlu pada Selasa (28/1).

Proses Penyelidikan dan Akses Kekonsuleran

Hingga saat ini, jenazah korban masih berada di Malaysia, sementara empat WNI yang terluka tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit setempat. Kondisi mereka dilaporkan stabil, dan KBRI dijadwalkan menemui para korban luka pada Rabu (29/1). Kemlu juga memastikan telah meminta akses kekonsuleran untuk menjenguk jenazah dan korban luka.

Menurut keterangan Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM), insiden bermula saat APMM menghentikan WNI yang diduga akan keluar dari Malaysia melalui jalur ilegal. APMM mengklaim tembakan dilepaskan karena para WNI dianggap melakukan perlawanan.

Kemlu menyatakan telah mengirimkan nota diplomatik kepada pemerintah Malaysia untuk mendorong penyelidikan mendalam terkait dugaan penggunaan kekuatan berlebihan oleh aparat maritim.

Reaksi dan Tanggapan DPR

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Nasdem, Nurhadi, mendesak evaluasi terhadap pelaksanaan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Ia menilai perlindungan hukum bagi PMI di negara tujuan kerja perlu diperkuat.

“Tragedi seperti ini harus menjadi momentum reformasi mekanisme penempatan PMI, termasuk seleksi agensi dan pelatihan pra-keberangkatan,” ujar Nurhadi.

Ia juga mendorong pembentukan sistem pengaduan yang efektif agar PMI dapat segera melaporkan potensi ancaman atau masalah yang dihadapi di luar negeri.

Langkah Pemerintah dalam Kasus Penembakan

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, menyatakan pihaknya tengah menelusuri kronologi insiden serta latar belakang korban.

“Kami sedang mendorong atase kepolisian dan KBRI untuk mengumpulkan data serta wawancara korban yang selamat,” kata Karding.

Pemerintah memastikan akan memberikan pendampingan hukum dan non-hukum kepada para korban.

“Koordinasi dengan otoritas Malaysia terus dilakukan untuk memastikan hak-hak WNI terpenuhi, termasuk akses litigasi dan nonlitigasi bagi korban,” tegas Karding.

Harapan Perlindungan Lebih Baik bagi PMI

Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya perlindungan bagi PMI di luar negeri. Pemerintah Indonesia diharapkan lebih proaktif dalam melindungi warganya melalui penguatan regulasi, edukasi calon PMI, dan peningkatan pengawasan agensi penempatan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Abdul Kadir KardingAPMMDPR Komisi IXKBRI Kuala LumpurKementerian Luar Negeripenembakan WNI Malaysiaperlindungan pekerja migranPMI ilegaltragedi pekerja migranUU Perlindungan PMI
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Rose Blackpink Umumkan Album Solo "Rosie" Akan Dirilis pada Desember 2024
KpopTrending

Rose Blackpink Umumkan Album Solo “Rosie” Akan Dirilis pada Desember 2024

By
Wili Wili
Jika Merasa Tak Bersalah, Madri Pani Tantang Direktur PDAM Berau Penuhi Undangan Hearing Dewan
Trending

Jika Merasa Tak Bersalah, Madri Pani Tantang Direktur PDAM Berau Penuhi Undangan Hearing Dewan

By
Devi Nila Sari
Selain Luca Marini, Joan Mir Juga Siap Angkat Kaki dari Repsol Honda
OtomotifTrending

Selain Luca Marini, Joan Mir Juga Siap Angkat Kaki dari Repsol Honda

By
akurasi 2019
Polisi Periksa Sopir, ART, dan Asisten Pribadi Lula Lahfah Sebagai Saksi
PeristiwaTrending

Polisi Periksa Sopir, ART, dan Asisten Pribadi Lula Lahfah Sebagai Saksi

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?