By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Jumlah PDP Corona Asal Klaster Gowa Terus Bertambah, Hari Ini Ada 9 Orang
Trending

Jumlah PDP Corona Asal Klaster Gowa Terus Bertambah, Hari Ini Ada 9 Orang

akurasi 2019
Last updated: April 22, 2020 8:57 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
gowa
Jumlah peserta Ijtima Ulama yang dinyatakan positif Covid-19 dan PDP di Kaltim terus bertambah. (Ilustrasi)
SHARE
gowa
Jumlah peserta Ijtima Ulama yang dinyatakan positif Covid-19 dan PDP di Kaltim terus bertambah. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) corona atau Covid-19 di Kaltim kembali bertambah sebanyak 13 kasus pada Rabu (22/4/20) hari ini. Tercatat, dari tambahan itu, sebanyak 9 kasus di antaranya merupakan peserta perjalanan pada kegiatan Ijtima Ulama Zona Asia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

baca juga: Warga Samarinda Ramai-Ramai Jiarah Kubur Jelang Ramadan, BPBD Turun Tangan Mengawasi

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Andi Muhammad Ishak menjabarkan, dari penambahan 13 kasus PDP hari ini, tercatat sebanyak 3 kasus dari Kabupaten Berau, serta masing-masing 5 kasus dari Samarinda dan Balikpapan.

“Dari penambahan 13 PDP hari ini, sebanyak 9 kasus PDP merupakan peserta Ijtima Ulama Gowa. Dengan rincian, 3 kasus di Berau, 5 kasus di Samarinda, dan 1 kasus di Balikpapan,” ungkapnya dalam video telekonferensi persnya, petang tadi.

Dia menjelaskan, dari 3 kasus PDP asal Berau, tercatat merupakan laki-laki usia 54 tahun, 60 tahun, dan 1 lagi yang belum diketahui umurnya. Ketiganya sama-sama memiliki keluhan demam, batuk, dan sesak nafas. Kemudian dari hasil rapid test, ketiganya menunjukkan hasil reaktif corona dan saat ini mereka telah menjalani perawatan isolasi di RSUD Abdul Rivai.

“Sedangkan 5 kasus PDP asal Samarinda, merupakan laki-laki 56 tahun, 14 tahun, 26 tahun, 65 tahun, dan 30 tahun. Mereka ditetapkan PDP setelah hasil rapid test dinyatakan reaktif. Mereka memiliki keluhan demam, batuk, sesak nafas, dan saat ini diisolasi di Rumah Sakit Karantina Bapelkes dan RSUD AW Sjahranie,” ungkapnya.

Hingga saat ini, total peserta Ijtima Ulama Zona Asia Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berhasil dilacak atai di tracking Dinks Kaltim, yakni sebanyak 749 orang.

“Sebanyak 154 orang masuk orang dalam pemantauan atau ODP. Kemudian 57 orang pasien dalam pengawasan atau PDP. Sebanyak 30 kasus dinyatakan terkonfermasi positif. Lalu ada 17 kasus dinyatakan sebagai orang tanpa gejala (OTG),” paparnya.

Saat ini Dinkes kabupaten/kota tengah melakukan rapid test secara masal kepada peserta Ijtima Ulama. “Kemungkinan data saat ini akan masih terus bertambah, lantaran data untuk hari ini saja, belum semua kami terima,” imbuhnya.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Samarinda, Ismet Kosasih mengatakan, pada Rabu ini, sudah ada 40 rapid test yang digunakan pihaknya untuk para peserta Ijtima Ulama. Hasilnya ada sekitar 15 yang menunjukkan reaktif.

“Ke-15 orang itu, kini tengah dilakukan isolasi di Rumah Sakit Karantina Bapelkes yang berada di Jalan Wolter Monginsidi Samarinda,” jelasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Coronacorona kaltimCovid-19Ijtima ulamakluster gowaPDPwarga kaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Arab Saudi Pastikan Haji 2022 Diikuti Jemaah Jumlah Besar
HeadlineTrending

Arab Saudi Pastikan Haji 2022 Diikuti Jemaah Jumlah Besar

By
akurasi 2019
covid-19 rsud taman husada
Birokrasi

Akhirnya 12 Pasien Covid-19 di RSUD Taman Husada Sembuh

By
akurasi 2019
Meski Musiman, Buah Lokal Selalu Jadi Primadona
Trending

Meski Musiman, Buah Lokal Selalu Jadi Primadona

By
akurasi 2019
Mary Jane Veloso: Kisah Perjuangan Terpidana Mati Narkoba yang Akan Pulang ke Filipina setelah Lebih dari Satu Dekade Diplomasi
PeristiwaTrending

Mary Jane Veloso: Kisah Perjuangan Terpidana Mati Narkoba yang Akan Pulang ke Filipina setelah Lebih dari Satu Dekade Diplomasi

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?