By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Covered Story > Pendapatan Maskapai hingga Penyedia Jasa Transportasi Terancam “Anjlok” Sebagai Dampak Pengalihan 1.248 Penerbangan di Bandara APT Pranoto
Covered Story

Pendapatan Maskapai hingga Penyedia Jasa Transportasi Terancam “Anjlok” Sebagai Dampak Pengalihan 1.248 Penerbangan di Bandara APT Pranoto

akurasi 2019
Last updated: November 10, 2019 5:52 pm
By
akurasi 2019
Share
8 Min Read
Operasional Bandara
Operasional Bandara APT Pranoto Samarinda akan ditutup selama 26 hari. (Dirhan/Akurasi.id)
SHARE
penerbangan
Operasional Bandara APT Pranoto Samarinda akan ditutup selama 26 hari. (Dirhan/Akurasi.id)

Pendapatan Maskapai hingga Penyedia Jasa Transportasi Terancam “Anjlok” Sebagai Dampak Pengalihan 1.248 Penerbangan di Bandara APT Pranoto

Akurasi.id, Samarinda – Terhitung 20 November hingga 15 Desember 2019 atau sekitar 26 hari lamanya, Bandar Udara (Bandara) Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda bakal ditutup. Penutupan itu sendiri dikarenakan adanya proses perbaikan bandara, baik dari sisi pelayanan darat maupun udara.

Akibatnya, delapan maskapai yang kerap hilir mudik dari landasan pacu Samarinda, seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, Wings Air, Nam Air, Express Air, Citilink dan Susi Air harus mengalihkan penerbangannya menuju Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.

Baca Juga: Ditutup Selama 26 Hari, Begini Rincian Pembiayaan hingga Perbaikan Bandara APT Pranoto Samarinda

Dari keseluruhan maskapai ini, diketahui perharinya di Bandara APT Pranoto terdapat 48 movement atau kegiatan penerbangan dan landing pesawat. Jika dikali selama 26 hari penutupan operasional, maka terhitung sebanyak 1.248 rute yang harus dialihkan.

“Kemarin sudah koordinasi terkait masalah proses pemindahannya. Masalah penumpang, kami juga sudah koordinasi dengan maskapai jadi penetapan ini segera melakukan reservasi pemindahan penumpang dengan segera,” tegas Kepala Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto Samarinda Dodi Dharma Cahyadi, Jumat (8/11/19).

Lebih jauh dijelaskannya, jika rutinitas penerbangan APT Pranoto meliputi Jakarta, Yogyakarta, Ujung Pandang, Surabaya dan beberapa kota lainnya ke luar dan antar wilayah di Kaltim.

Akibat pengalihan tersebut sejumlah maskapai terpaksa harus menelan kerugian. Kendati demikian, nyatanya semua pihak wajib melakukan dukungannya, karena sudah menjadi ketentuan dari Dirjen Perhubungan.

Maskapai Penerbangan Ramai-Ramai Akui Merugi

penerbangan
Penutupan Bandara APT Pranoto Samarinda ikut berimbas kepada para maskapai penerbangan. (Dirhan/Akurasi.id)

Sementara itu pihak maskapai Garuda Indonesia, melalui Station Manager Samarinda Fauzan Riawati menuturkan, peralihan rute penerbangan ini jelas memberikan dampak kerugian. Hanya saja, ia tak tahu berapa total kerugian karena perhitungan tersebut berada di pihak manajemen.

“Ya jelas ada ruginya. Tapi kalau rinciannya berapa, saya juga belum tahu,” ungkapnya.

Meski demikian, kata Fauzan, pihaknya akan tetap menghargai peralihan penerbangan menuju Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. Penutupan itu bertujuan agar Bandara APT Pranoto Samarinda bisa beroperasi lebih maksimal ke depannya. Selain itu karena alasan keamanan menjadi hal prioritasnya.

“Jadi kami wajib mendukung,” imbuhnya.

Pada Jumat (8/11/19), Garuda Indonesia dikabarkan telah mengubah reservasi dari Samarinda dialihkan menuju Bandara Sepinggan Balikpapan. Jika ada penumpang yang sudah membeli tiket jauh sebelumnya, maka pihak maskapai akan melakukan konfirmasi pengalihan penerbangan melalui nomor kontak yang digunakan saat reservasi.

Hal serupa juga diungkapkan Distrik Manager Susi Air, Astrid Siska Pratiwi, jika jumlah kerugian belum bisa terdeteksi. Hanya saja, pengalihan ini sebagai bentuk keamanan sehingga rasanya perlu mendapatkan dukungan seluruh pihak.

“Karena penerbangan kami perintis antar daerah di Kaltim saja. Kami akan koordinasi dulu pengalihan ini apakah di Balikpapan atau bagaimana?” tuturnya.

Di Bandara APT Pranoto sendiri, Susi Air terhitung setiap harinya melakukan enam rute penerbangan menuju Melak, Berau dan lainnya.

Sementara itu, turut menambahkan Station Manager Lion Air Group Samarinda, Nasrul mengaku jika maskapai berlambang singa ini juga tak terlepas dari dampak kerugian, perbaikan bandara ini.

Hanya saja, persoalan tersebut tak begitu dipusingkannya. Lantaran, ia bertugas di bagian lapangan untuk memastikan agar semua tiket yang sudah terbeli penumpang bisa terkonfirmasi pengalihan lewat nomor reservasi.

Selain itu, pihaknya juga menempatkan staf di Bandara APT Pranoto untuk menginformasikan kepada penumpang soal pengalihan penerbangan.

“Kami tetap dukung untuk kebaikan Bandara APT Pranoto yang lebih baik,” ucapnya.

Penyedia Jasa Transportasi Ikut Terkena Imbas

penerbangan
Jasa penyedia transportasi ikut merasakan imbas dari penutupan Bandara APT Pranoto Samarinda. (Muhammad Upi/Akurasi.id)

Penutupan Bandara APT Pranoto tidak hanya berdampak terhadap maskapai penerbangan. Proses perbaikan bandara yang terletak di Sungai Siring, Jalan Poros Samarinda-Bontang itu turut berimbas kepada penyedia jasa layanan transportasi roda empat.

Mulai dari pukul 07.00 Wita hingga menjelang senja. Ratusan mobil terus lalu-lalang menjemput para penumpang. Tapi pemandangan ini dalam waktu kurang dari dua pekan ke depan tak akan lagi terlihat.

Ratusan sopir taksi yang menggantungkan kehidupannya di Bandara APT Pranoto harus dihadapkan dengan pertanyaan. Karena, informasi resmi terkait penutupan operasional bandara belum mereka dapatkan secara langsung. Baik dari pihak pengelola bandara maupun perusahaan tempat mereka mengabdi.

“Sampai sekarang saya dan teman-teman belum mendapatkan informasi resminya,” ucap Yadi salah seorang sopir Sentra Taksi saat dijumpai awak media di pangkalan angkutan umum bandara.

Yang menjadi pertanyaan, bagaimana nasib para sopir taksi ini. Jika bandara benar-benar ditutup operasionalnya selama 26 hari nanti. Terlebih, Yadi bersama rekan sesama profesinya belum juga mendapatkan informasi resmi.

“Jelas kami bingung. Biasa hari-hari di sini. Kalau ditutup, mau ngapain dan ke mana, saya masih belum tahu lagi,” ulas pria kelahiran Banda Aceh itu.

Jika rencana tersebut benar terealisasi, maka ia tak sedikit pun menampik akan kerugiannya. Jika demikian, lantas dari mana caranya ia beserta rekannya bisa memperoleh rupiah. Yadi pun gamang tak bisa memberi jawaban.

Setiap harinya saja pria yang sudah tujuh bulan menjadi sopir bandara ini hanya mendapatkan sekitar Rp 400 ribu. Duit itu pun bisa berubah tergantung jumlah penumpang. Belum lagi ditambah setoran wajibnya kepada kantor.

“Pasti rugi. Tapi mau bagaimana lagi. Belum ada rencana lain,” tambahnya.

Sementara itu, Haeruddin sopir taksi dari Angkasa Jaya menuturkan hal sedikit berbeda. Jika Yadi masih bingung memikirkan rencana. Tapi Haerudin bersama puluhan rekan lainnya telah menyiapkan alternatifnya, yakni menggunakan layanan berbasis online.

MAHYUNADI

Selain itu juga, informasi yang didapatkan Haeruddin kalau bandara tidak benar-benar ditutup secara total. Karena yang berhenti beroperasi hanya pesawat tipe Boeing. Sedangkan pesawat jenis Cessna masih bisa beroperasi.

Jika pun, nantinya penerbangan jenis Cessna juga harus ditutup. Maka pilihan Haeruddin dan rekannya dengan mengaktifkan pengguna jasa online.

“Kami tetap di sini saja. Mungkin sebagian kecil yang istirahat. Kalau yang punya aplikasi online juga pasti akan digunakan buat sementara waktu,” terangnya.

Dirinya pun tak menampik soal rugi, sebab hal tersebut pasti terjadi bila selama 26 hari bandara tak beroperasi. Dampaknya akan dirasakan para sopir yang memang saban hari bergantung dengan para penumpang.

Bagi Haeruddin, setiap harinya dia bisa memperoleh Rp 420 ribu ketika bandara beroperasi. Jika bandara ditutup operasionalnya untuk sementara, maka bisa jadi dirinya tak mendapat rupiah.

“Syukur-syukur kalau nanti bisa dapat satu ret (Rp 140 ribu). Tapi yang paling memungkinkan ya istirahat di rumah. Daripada keluar tapi tidak ada hasilnya,” pungkasnya. (*)

Penulis : Muhammad Upi
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Bandara APT PranotoBandara SamarindaPenutupan Bandara
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Kabut Asap Selimuti Singapura, Kualitas Udara Masuk Level Tidak Sehat

Akurasi.id - Kualitas udara di Singapura memburuk sejak Kamis, 4 September 2026.…

Fuel Surcharge Naik, Siap-siap Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik

Akurasi.id - Calon penumpang siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejumlah maskapai penerbangan…

Rencana Beli BBM Subsidi Pakai STNK Dibatalkan Pertamina, Ini Alasannya

Akurasi.id - Rencana kewajiban menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK saat…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Batu Bara Indonesia Jadi Rebutan Dunia, Negara di Asia Juga Ikut Berburu
Covered StoryEkonomiHeadline

Batu Bara Indonesia Jadi Rebutan Dunia, Negara di Asia Juga Ikut Berburu

By
Redaksi Akurasi.id
From Passion to Profit: Panduan Menghasilkan Uang dari YouTube di Indonesia Melalui Metode Creative AdSense
Covered Story

From Passion to Profit: Panduan Menghasilkan Uang dari YouTube di Indonesia Melalui Metode Creative AdSense

By
akurasi 2019
Macetnya Pelabuhan Sangatta dan Bandara Sangkima hingga Klaim Sukses Janji Ismu-KB
Covered StoryHeadline

Macetnya Pelabuhan Sangatta dan Bandara Sangkima hingga Klaim Sukses Janji Ismu-KB (4-habis)

By
akurasi 2019
Menakar Kekuatan Golkar di Pileg Kaltim 2019
Covered StoryKabar Politik

Menakar Kekuatan Golkar di Pileg Kaltim 2019

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?