By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Pemukiman SKM Perniagaan Disulap Jadi Taman Ruang Hijau, Warga Malah Sibuk Urus Ganti Rugi
Trending

Pemukiman SKM Perniagaan Disulap Jadi Taman Ruang Hijau, Warga Malah Sibuk Urus Ganti Rugi

akurasi 2019
Last updated: Juli 1, 2020 6:55 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
warga ganti rugi
Kawasan Sungai Karang Mumus atau SKM yang rencananya akan dijadikan Taman Ruang Hijau. (Istimewa)
SHARE
warga ganti rugi
Kawasan Sungai Karang Mumus atau SKM yang rencananya akan dijadikan Taman Ruang Hijau. (Istimewa)

Akurasi.id, Samarinda – Pengerukan Sungai Karang Mumus (SKM) di Jalan Perniagan dari dua sisi yakni Kelurahan Dadimulya dan Kelurahan Bandara, masih terus berlangsung hingga saat ini (1/7/20). Namun persolan saat ini, mayoritas warga yang bermukim di bantaran SKM itu masih menolak pembayaran dana ganti rugi yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

baca juga: Aksi Pencurian Kosmetik oleh SPG Janda Anak 3 Tidak Sendiri, Polisi Endus Ada Pelaku Lainnya

Terbukti dari penuturan yang disampaikan pihak Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Samarinda, bahwa baru 7 orang yang menyerahkan data diri mereka ke kelurahan. Padahal batas yang diberikan hanya sampai pada Jumat mendatang. Data diri yang dimaksud di antaranya berupa KTP, Kartu Keluarga (KK) dan buku rekening.

“Kami tunggu penyerahan data diri mereka sampai tanggal 3 (Juli). Karena tanggal 4 kan hari Sabtu,” tutur Kepala Bidang (Kabid) Kawasan Permukiman Disperkim Samarinda, Joko Karyono, Rabu (1/67/20).

Padahal sesuai dengan target Pemkot Samarinda, pada Senin (6/7/20) mendatang, pembongkaran terhadap kawasan permukiman tersebut sudah bisa diselesaikan. Pemkot Samarinda mengaku tak akan berkompromi lagi dengan para warga tersebut.

Menurut penyampaian Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda, Sugeng Chairuddin pihaknya tak segan menitipkan anggaran yang sudah disiapkan ke Pengadilan Negeri (PN). Lantaran menurut laporan yang ia terima sejumlah warga memang tak mau menerima dana kerahiman tersebut.

“Ya enggak masalah. Kami titipkan saja uangnya di Pengadilan Negeri. Karena mereka tak mau dibayar begitu,” tutur Sugeng.

Sebelumnya Pemkot Samarinda menyiapkan dana sebanyak Rp2,5 miliar. Anggaran tersebut disediakan melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemprov Kaltim. Anggaran tersebut termasuk dalam APBD Samarinda tahun 2020.

Rencananya sekira 30 rumah yang berada diblokasi tersebut, akan disulap menjadi taman yang indah dengan konsep ruang hijau. Namun tidak semua warga yang keberatan terkait persoalan pembokaran tersebut.

Ketua Rukun Tetangga (RT) Kelurahan Dadimulya, Nurul Hadi (37) sepakat akan adanya pengerukan karena dianggap hal tersebut sangat baik pengaruhnya untuk masyarakat sekitar.

“Ya baik saja pengerukan itu, untuk memperlancar aliran sungai dan supaya tidak dangkal, karena banyak lumpur menumpuk di dasarnya, dan juga untuk penataan ruang di pinggir sungai, tujuannya untuk memperindah,” ucapnya.

“Tapi jika ada warga yang menolak itu hak mereka, kita lihat saja ke depannya seperti apa,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah Project Manager PT Trisarana Aryasada, Joko wahyudi menuturkan proyek Taman Ruang Hijau yang dimulai dari Agustus 2019 dengan target akan rampung diakhir 2020 menghabiskan anggaran sebesar Rp19 miliar, sumber dana dari Bank Dunia.

Joko turut menjelaskan panjang lahan yang akan dibuat menjadi taman dari dua sisi kelurahan itu sepanjang 200 meter. Dalam pengerjaan juga ditemui beberapa kendala salah satunya medan yang terlalu sempit.

“Terkendala karena ruas pengerjaan yang sempit, jadi seperti bongkar bahan material, untuk gerak alat, sedikit kesulitan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Ganti RugiPemukiman SKMRelokasi SKM
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Putri Ariani Resmi Rilis Album Baru 'Evolve', Tampilkan Lagu Unggulan 'Crown'
SelebritisTrending

Putri Ariani Resmi Rilis Album Baru ‘Evolve’, Tampilkan Lagu Unggulan ‘Crown’

By
Wili Wili
Brigjen Junior Tumilaar Dicopot dari Jabatan Usai Surati Kapolri, Ngaku Tidak Menyesal
HeadlineTrending

Brigjen Junior Tumilaar Dicopot dari Jabatan Usai Surati Kapolri, Ngaku Tidak Menyesal

By
Redaksi Akurasi.id
Dugaan Korupsi Impor Gula: Kejaksaan Agung Tetapkan Tom Lembong Tersangka dengan Kerugian Rp 400 Miliar
Hukum & KriminalTrending

Dugaan Korupsi Impor Gula: Kejaksaan Agung Tetapkan Tom Lembong Tersangka dengan Kerugian Rp 400 Miliar

By
Wili Wili
Pengawasan Ketat Terhadap Anggur Shine Muscat di Indonesia Setelah Temuan Zat Kimia Berbahaya di Thailand
PeristiwaTrending

Pengawasan Ketat Terhadap Anggur Shine Muscat di Indonesia Setelah Temuan Zat Kimia Berbahaya di Thailand

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?