By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Pemerintah RI Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
HeadlinePeristiwa

Pemerintah RI Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Wili Wili
Last updated: April 3, 2026 1:16 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Pemerintah RI Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Pemerintah RI Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon. Foto: Dok. Kemlu RI.
SHARE

Akurasi.id – Pemerintah Indonesia memastikan proses pemulangan tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi penjaga perdamaian di Lebanon dapat berlangsung dengan baik. Ketiga prajurit tersebut sebelumnya mendapat penghormatan terakhir dalam sebuah upacara resmi yang digelar oleh misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon.

Contents
  • Tantangan Repatriasi di Tengah Konflik
  • Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian

Menurut keterangan Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di New York melalui situs resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, upacara pelepasan jenazah dilaksanakan pada 2 April 2026 di Bandara Internasional Rafic Hariri, Beirut.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Force Commander dari misi perdamaian PBB di Lebanon atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Prosesi ini menjadi bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian para prajurit Indonesia yang gugur saat menjalankan tugas menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.

Pemerintah Indonesia juga terus berkoordinasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk memastikan proses repatriasi atau pemulangan jenazah ke tanah air dapat dilakukan secara cepat, aman, dan lancar. Pemulangan ketiga prajurit TNI tersebut diharapkan dapat berlangsung pada pekan pertama April 2026.

Tantangan Repatriasi di Tengah Konflik

Proses repatriasi jenazah dari kawasan konflik memiliki tantangan tersendiri. Dalam kondisi normal, perjalanan dari Beirut menuju Jakarta membutuhkan waktu sekitar 17 jam.

Namun situasi keamanan di Lebanon selatan saat ini masih memanas akibat meningkatnya intensitas kontak senjata, termasuk serangan Israel di wilayah tersebut. Kondisi ini tidak hanya membatasi pergerakan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan dalam proses pemulangan jenazah.

Meski demikian, pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk memastikan proses repatriasi berjalan sebaik mungkin. Pemulangan jenazah prajurit yang gugur merupakan bentuk penghormatan terakhir sekaligus tanggung jawab negara kepada keluarga yang ditinggalkan.

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian

Tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon adalah Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Satu Muhammad Nur, dan Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon.

Praka Farizal Rhomadhon dilaporkan meninggal pada 29 Maret 2026 setelah proyektil meledak di dekat posisi pasukan penjaga perdamaian di sekitar Desa Adchit al-Qusayr di Lebanon selatan.

Sehari kemudian, pada 30 Maret 2026, Perserikatan Bangsa-Bangsa mengonfirmasi dua prajurit TNI lainnya meninggal dunia setelah sebuah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat wilayah Bani Hayyan. Insiden tersebut juga menyebabkan dua personel lainnya mengalami luka-luka.

Kepergian ketiga prajurit tersebut meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia.

Pengabdian mereka menjadi bagian dari komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia sebagaimana amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Ucapan duka cita dan dukungan dari berbagai negara juga mengalir sebagai bentuk penghormatan atas jasa para prajurit Indonesia dalam misi perdamaian internasional.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:berita tni terbaruLebanonmisi perdamaian PBBpasukan perdamaian Indonesiaprajurit Indonesia di Lebanonprajurit TNI gugurrepatriasi prajurit TNIserangan Israel LebanonTNIUNIFIL
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Luna Maya Ungkap Alasan Lakukan Egg Freezing: Langkah Cerdas Jaga Kesuburan Sejak Dini
PeristiwaTrending

Luna Maya Ungkap Alasan Lakukan Egg Freezing: Langkah Cerdas Jaga Kesuburan Sejak Dini

By
Wili Wili
Dahsyatnya Ledakan Petasan di Blitar, Bayi 4 Bulan Alami Gegar Otak
HeadlineNewsPeristiwa

Dahsyatnya Ledakan Petasan di Blitar, Bayi 4 Bulan Alami Gegar Otak

By
Devi Nila Sari
Monolog Gibran Rakabuming Lewat YouTube: Menyampaikan Informasi Langsung ke Publik untuk Menghindari Bias
HeadlineKabar Politik

Monolog Gibran Rakabuming Lewat YouTube: Menyampaikan Informasi Langsung ke Publik untuk Menghindari Bias

By
Wili Wili
Netanyahu Semakin Mangkir, Perang Israel Menjadi Membabi Buta: Eskalasi Konflik di Gaza
HeadlineTrending

Netanyahu Semakin Mangkir, Perang Israel Menjadi Membabi Buta: Eskalasi Konflik di Gaza

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?