By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Teguran Keras Kemenag terhadap Garuda Indonesia Setelah Insiden Mesin Pesawat Jemaah Haji
HeadlinePeristiwa

Teguran Keras Kemenag terhadap Garuda Indonesia Setelah Insiden Mesin Pesawat Jemaah Haji

akurasi 2019
Last updated: Mei 16, 2024 12:37 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Teguran Keras Kemenag terhadap Garuda Indonesia Setelah Insiden Mesin Pesawat Jemaah Haji
Teguran Keras Kemenag terhadap Garuda Indonesia Setelah Insiden Mesin Pesawat Jemaah Haji. Foto: IDN.
SHARE

Akurasi.id. Makassar, 16 Mei 2024 – Kementerian Agama (Kemenag) memberikan teguran keras kepada Garuda Indonesia setelah insiden kerusakan mesin pesawat yang mengangkut calon jemaah haji dari Makassar. Insiden ini menyebabkan pesawat harus kembali ke landasan (return to base) setelah terlihat percikan api pada salah satu mesinnya.

Insiden ini terjadi pada Rabu, 15 Mei 2024, ketika pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut 450 calon jemaah haji kloter lima embarkasi Makassar mengalami kerusakan mesin saat lepas landas dari Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Pilot memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat sebagai langkah cepat untuk memitigasi risiko keselamatan.

“Kami menyayangkan adanya peristiwa kerusakan mesin pesawat dalam penerbangan haji. Garuda Indonesia harus profesional karena ini berkaitan dengan keselamatan penerbangan jemaah. Kami meminta kejadian seperti ini tidak terulang,” kata Juru Bicara Kementerian Agama, Anna Hasbie, dalam keterangan tertulis pada Kamis, 16 Mei 2024.

Kemenag segera menggelar rapat koordinasi untuk merespons insiden ini. Dalam rapat tersebut, diputuskan untuk memberikan teguran keras kepada Garuda Indonesia, maskapai milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini. “Kami telah memberikan teguran keras kepada Garuda Indonesia,” tambah Anna.

Seluruh calon jemaah haji yang gagal terbang pada Rabu tersebut dievakuasi ke Asrama Haji Embarkasi Sudiang Makassar untuk beristirahat dan menunggu jadwal penerbangan selanjutnya. Malam itu, Tenaga Ahli Menteri Agama Hasanuddin Ali dan seorang pejabat Ditjen PHU terbang ke Makassar untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Irfan Setiaputra, Direktur Utama Garuda Indonesia, mengatakan bahwa keputusan return to base yang diambil oleh pilot merupakan langkah cepat untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang. “Garuda Indonesia memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami calon jemaah haji asal Makassar,” ujar Irfan.

Sebagai tindak lanjut, Garuda Indonesia berjanji untuk memberangkatkan kembali jemaah haji yang tertunda pada pukul 21.00 WITA menuju Madinah. Pesawat ini awalnya disiapkan untuk memberangkatkan kloter enam embarkasi Makassar yang baru akan terbang keesokan harinya. Selanjutnya, Garuda Indonesia akan menyiapkan pesawat lain untuk menerbangkan kloter enam pada hari berikutnya.

“Kami meminta Garuda Indonesia berkomitmen terhadap keamanan dan keselamatan dengan mempersiapkan pesawat sebaik mungkin dari jauh-jauh hari, sehingga tidak mengacaukan rencana perjalanan jemaah yang sudah disusun,” lanjut Anna. “Perubahan jadwal atau penggantian pesawat yang mendadak akan berdampak sistemik, termasuk berkenaan dengan penempatan hotel, transportasi, dan konsumsi jemaah di Madinah,” tambahnya.

Insiden ini menjadi perhatian serius Kemenag, yang meminta Garuda Indonesia untuk menyiapkan mitigasi dan langkah antisipasi secara menyeluruh. “Kami meminta jadwal penerbangan harus tetap sama, tidak berubah karena ini bisa menyebabkan efek domino,” tutup Anna.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:Bandara Sultan HasanuddinEmbarkasi MakassarGaruda IndonesiaInsiden PesawatJemaah Haji MakassarKementerian AgamaKeselamatan PenerbanganMesin Pesawat RusakPercikan Api PesawatTeguran Kemenag
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Mengenal Beras Fortifikasi, Benarkah Lebih Sehat dari Beras Biasa?

Akurasi.id - Beras menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, di pasaran…

“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Presiden Prabowo Hadiri KTT ke-18 BRICS di India
Headline

Presiden Prabowo Hadiri KTT ke-18 BRICS di India

By
Devi Nila Sari
Lowongan Kerja CPNS Segera Dibuka: Pemerintah Siapkan Rekrutmen Aparatur Sipil Negara untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Headline

Lowongan Kerja CPNS Segera Dibuka: Pemerintah Siapkan Rekrutmen Aparatur Sipil Negara untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

By
akurasi 2019
Heboh Snack Bergambar Ilustrasi Kaesang di Garuda Indonesia
HeadlineTrending

Heboh Snack Bergambar Ilustrasi Kaesang di Garuda Indonesia

By
akurasi 2019
Pengantar IKN: Proyek Konstruksi Terbesar Dunia
Headline

Pengantar IKN: Proyek Konstruksi Terbesar Dunia

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?