By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Pelaksanaan PPDB Sekarang Dinilai Lebih Baik, Komisi IV DPRD Kaltim: Tak Lagi Kaku Seperti Dulu
Kabar Politik

Pelaksanaan PPDB Sekarang Dinilai Lebih Baik, Komisi IV DPRD Kaltim: Tak Lagi Kaku Seperti Dulu

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 26, 2021 10:01 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Pelaksanaan PPDB Sekarang Dinilai Lebih Baik, Komisi IV DPRD Kaltim: Tak Lagi Kaku Seperti Dulu
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Puji Setyowati menuturkan jika pelaksanaan PPDB tahun ini tak lagi kaku seperti sebelumnya. (Istimewa)
SHARE
Pelaksanaan PPDB Sekarang Dinilai Lebih Baik, Komisi IV DPRD Kaltim: Tak Lagi Kaku Seperti Dulu
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Puji Setyowati menuturkan jika pelaksanaan PPDB tahun ini tak lagi kaku seperti sebelumnya. (Istimewa)

Pelaksanaan PPDB Sekarang Dinilai Lebih Baik, Komisi IV DPRD Kaltim: Tak Lagi Kaku Seperti Dulu. Selain itu, sekarang sudah ada jalur prestasi yang jumlahnya 30 persen. Dulu hanya 15 persen. Namun 2 tahun belakangan, sudah dinaikkan.

Akurasi.id, Samarinda – Saat ini dunia pendidikan telah memasuki triwulannya di 2021, yang mana artinya tak lama lagi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan segera berlangsung. Beberapa waktu lalu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengeluarkan Permendikbud nomor 1/2021.

Isinya mengenai tahapan PPDB yang akan berlangsung di seluruh tingkat satuan pendidikan. Mulai TK, SD, SMP, SMA, dan SMK. Menyikapi PPDB yang segera berlangsung, anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Puji Setyowati menyampaikan bahwa seluruh tahapan akan digelar secara daring.

“Tempo hari kami sudah rapat dengan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tentang persiapan PPDB. Kalau untuk zonasi, tetap seperti semula,” ungkap Puji, Kamis (26/3/2021).

Disampaikannya, masing-masing jalur PPDB mempunyai kuota yang berbeda. Untuk zonasi sebanyak 50 persen, afirmasi 15 persen, prestasi 30 persen, dan pindahan 5 persen. Berkaca pada PPDB sebelumnya, sejumlah orang tua siswa sempat melayangkan protes akibat keberatan dengan sistem zonasi. Jalur tersebut dinilai membatasi keinginan siswa yang ingin bersekolah di sekolah terbaik, walaupun jaraknya cukup jauh dengan kediaman mereka.

“Sekarang sudah ada jalur prestasi, jumlahnya 30 persen. Dulu kan hanya 15 persen. 2 tahun belakangan, sudah dinaikkan. Jadi kalau siswa itu pintar dan berprestasi di bidang akademik atau ekstrakurikuler lalu mendaftar di suatu sekolah dengan sertifikatnya, sudah pasti diprioritaskan,” jelas Puji.

Menurut politisi Partai Demokrat ini, aturan PPDB sudah tidaklah begitu kaku. Bahwa yang berprestasi harus memilih sekolah yang dekat dengan rumah. Sehingga jauh lebih mudah. Sejak pandemi berlangsung, PPDB dengan sistem drive thru juga turut terlaksana dengan cukup baik.

[irp]

Puji mencontohkan beberapa daerah yang jangkauannya jauh. Semisal di Kabupaten Paser bahkan daerah pinggiran Samarinda, yakni di Kecamatan Barambai dan Bantuas.

“Di sana kan blank spot ya. Oleh sebab itu, ada inovasi-inovasi yang dilakukan oleh kepala sekolah. Sehingga PPDB-nya dengan cara drive thru. Active case finding, jadi guru yang mendekati siswa,” tambahnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, bahwa PPDB drive thru lebih diperuntukkan bagi sekolah-sekolah yang berada di lokasi jauh, sulit dijangkau, dan berada di daerah yang disebut blank spot. “Kalau untuk sekolah di daerah kota yang bisa diakses kapan saja dilaksanakan secara daring, karena rata-rata sudah memanfaatkan teknologi,” pungkasnya. (*)

Penulis: Zulkifli
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#DPRD KaltimKemendikbud PPDBKomisi IV DPRD KaltimPelaksanaan PPDBPPD Tak Lagi KakuSekarang Dinilai Lebih BaikSekolah Sistem Zonasi
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Banyak Desa Belum Tersetrum Listrik, Reza Fachlevi Dorong Bumdes di Kukar Bangun Kerja Sama dengan PLN
Kabar Politik

Banyak Desa Belum Tersetrum Listrik, Reza Fachlevi Dorong Bumdes di Kukar Bangun Kerja Sama dengan PLN

By
Devi Nila Sari
Usulan Parpol Tunda Pemilu Diduga Ada Kekuatan Besar Mengendalikan
Kabar Politik

Usulan Parpol Tunda Pemilu Diduga Ada Kekuatan Besar Mengendalikan

By
akurasi 2019
Tambang Ilegal Seruduk Pemakaman Covid-19, Dewan Geram Minta Pemkot Samarinda Sanksi Para Pelaku
BirokrasiTrending

Tambang Ilegal Seruduk Pemakaman Covid-19, Dewan Geram Minta Pemkot Samarinda Sanksi Para Pelaku

By
Devi Nila Sari
Prabowo Subianto Perkuat Hubungan Bilateral Indonesia-Malaysia, Dapatkan Penghargaan Kehormatan di Johor
HeadlineKabar Politik

Prabowo Subianto Perkuat Hubungan Bilateral Indonesia-Malaysia, Dapatkan Penghargaan Kehormatan di Johor

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?