By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Pasien Covid-19 Meninggal di Samarinda Dibawa ke Kalsel, Jaang: Sudah Saya Tahu, Itu Warga Luar
Trending

Pasien Covid-19 Meninggal di Samarinda Dibawa ke Kalsel, Jaang: Sudah Saya Tahu, Itu Warga Luar

akurasi 2019
Last updated: Juli 13, 2020 9:31 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Pasien Covid-19 Meninggal di Samarinda Dibawa ke Kalsel, Jaang: Sudah Saya Tahu, Itu Warga Luar
Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang saat diwawancarai awak media, Senin (13/7/20). (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Pasien Covid-19 Meninggal di Samarinda Dibawa ke Kalsel, Jaang: Sudah Saya Tahu, Itu Warga Luar
Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang saat diwawancarai awak media, Senin (13/7/20). (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Terkait adanya informasi tentang pasien Covid-19 meninggal dunia di Samarinda yang dibawa ke Kalimantan Selatan (Kalsel), hal tersebut menjadi pertanyaan banyak masyarakat lantaran bertolak belakang dengan protokol kesehatan yang selama ini diwacanakan Tim Gugus Tugas. Sebab pasien Covid-19 yang telah meninggal dalam protokolnya paling lambat 4 jam sudah harus dimakamkan.

Baca juga :Ancam Kawasan Pertanian, Warga Kampung Geleo Asa dan Geleo Baru Tolak Hadirnya Tambang

Mengenai hal itu Wali Kota Samarinda Syahrie Jaang, yang juga sebagai ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Samarinda, menyebutkan bahwa dirinya bukannya mengizinkan tetapi pria nomor satu di Samarinda itu hanya sebatas mengetahui hal tersebut.

“Gugus tugas bukannya mengizinkan tetapi mengatahui, karena kami sudah memberikan arahan bahwa Covid-19 demikian, dan tim gugus sudah siap,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Senin (13/7/20).

Jaang menyampaikan, bahwa pihaknya tidak bisa menghalang-halangi keinginan keluarga korban ketika mereka membawa pasien ke kampung halamannya, selagi pihak keluarga bertanggung jawab atas keputusan yang mereka ambil.

“Tapi kan kami tidak bisa juga menghalangi keluarga yang bersangkutan untuk membawa, dan mereka bertanggungjawab. Kami bukan mengizinkan tetapi kita mengetahui, dan itu sudah saya ketahui,” ujarnya. “Kalau warga Kota Samarinda tentu kami tidak bolehkan, ini kan warga luar,” sambungnya.

Saat disinggung apakah nantinya pada saat pasien sampai di lokasi tujuan, protokol Covid-19 akan tetap dijalankan dikediaman ataupun dipemakaman, Jaang menjawab “Ya pasti karena inikan sudah sesuai protokol di Gugus Tugas,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya seorang pasien positif Covid-19 meninggal dunia di Rumah Sakit Haji Darjad (RSHD) Samarinda, Kalimantan Timur dan pihak keluarga meminta pasien dibawa ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan untuk dimakamkan. Pasien tersebut dibawa Tim Gugus Tugas berpakaian lengkap pada Jumat (10/7/20) sekitar pukul 16.30 Wita. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:corona kaltimCovid-19Pasien positif Covid-19 meninggalProtokol KesehatanProtokol pemakaman
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Kabut Asap Selimuti Singapura, Kualitas Udara Masuk Level Tidak Sehat

Akurasi.id - Kualitas udara di Singapura memburuk sejak Kamis, 4 September 2026.…

Fuel Surcharge Naik, Siap-siap Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik

Akurasi.id - Calon penumpang siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejumlah maskapai penerbangan…

Rencana Beli BBM Subsidi Pakai STNK Dibatalkan Pertamina, Ini Alasannya

Akurasi.id - Rencana kewajiban menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK saat…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Usai Dibubarkan Alumni FPI Kaltim Deklarasikan Pembentukan Front Persatuan Kaltim
CorakRagamTrending

Usai Dibubarkan Alumni FPI Kaltim Deklarasikan Pembentukan Front Persatuan Kaltim

By
Devi Nila Sari
diskriminasi
CorakTrending

Jadi Penderita HIV/AIDS, Umar Berjuang Melawan Perilaku Diskriminasi

By
akurasi 2019
Fenomena Astronomi Memukau di Mei 2024: Dari Hujan Meteor Eta Aquarids hingga Flower Moon
PeristiwaTrending

Fenomena Astronomi Memukau di Mei 2024: Dari Hujan Meteor Eta Aquarids hingga Flower Moon

By
akurasi 2019
Diduga Konsleting Listrik, Pemadam Kebakaran Sempat Kesulitan Padamkan Api Setinggi 7 Meter
Trending

Diduga Konsleting Listrik, Pemadam Kebakaran Sempat Kesulitan Padamkan Api Setinggi 7 Meter

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?