By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Pasca Wahyu Meregang Nyawa di Sungai Masabang, Warga Mendesak Pemerintah Membangun Jembatan
Trending

Pasca Wahyu Meregang Nyawa di Sungai Masabang, Warga Mendesak Pemerintah Membangun Jembatan

akurasi 2019
Last updated: Juli 6, 2019 8:25 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Asran Lode. (Ella Ramlah/Akurasi.id)
SHARE
Asran Lode. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Warga Sangatta Utara dan Sangatta Selatan mendesak pemerintah membangun jembatan penghubung antardua desa tersebut. Tuntutan ini mencuat setelah insiden pada Kamis (4/7/2019) lalu yang merenggut nyawa seorang anak berumur enam tahun bernama Wahyu.

Salah satu desakan itu diwakili warga Sangatta Selatan, Dimas (32). Pekerja di tambang ini mengaku saban hari hilir mudik menggunakan ponton. Setiap melintasi sungai menggunakan moda transportasi tradisional itu, dia acap merasa takut.

Baca Juga:Anak yang Tenggelam di Sungai Sangatta Ditemukan Tak Bernyawa

Karena itu Dimas berharap pemerintah dapat memprioritaskan pembangunan jembatan agar tak ada lagi korban yang tenggelam di Sungai Masabang. “Solusi terbaik ialah pembangunan jembatan pendekat untuk jangka pendek,” sarannya.

Baca Juga: Motor Penumpang Ponton Terjun ke Sungai, Bocah Enam Tahun Tenggelam

Sejatinya pembangunan jembatan ini sudah mencuat sejak lama. Namun tak kunjung direalisasikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim). Padahal lokasi jembatan telah ditentukan.

Pun demikian dengan kontraktor yang akan membangun jembatan tersebut. Pemerintah telah menunjuknya. Sayangnya hingga kini progres pengerjaan proyek tahun jamak itu tak kunjung berlanjut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kutim Aswandini Eka Tirta melalui Kasi Perencanaan Teknis, Asran Lode, mengatakan, pembangunan jembatan akan tetap dilanjutkan pemerintah. Hanya saja pemerintah sedang melakukan negosiasi dengan pemilik lahan.

“Pemilik ponton pun minta ganti rugi Rp 1 mililar per ponton,” ungkapnya, Sabtu (6/7/19).

Terdapat tujuh rumah yang akan dilintasi jembatan tersebut. Enam rumah di Sangatta Utara. Sisanya, satu rumah di Sangatta Selatan. Pemkab Kutim menawarkan ganti rugi Rp 100 juta per rumah.

“Tapi mereka belum mau. Itulah masalahnya,” sebut dia. Meski begitu, pihaknya bakal meneruskan proyek tersebut. Tujuh rumah tersebut akan tetap digusur oleh pemerintah.

Dalihnya, pemerintah akan mengevaluasi pembangunan rumah di atas bantaran sungai. “Seharusnya tidak boleh ada orang yang mendirikan rumah atau permukiman di bantaran sungai,” tegas Asran. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:JembatanKecelakaan Ponton
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Rumah di Deli Serdang Dibongkar Penyewa Saat Pemilik Berduka, Pintu hingga Atap Raib
PeristiwaTrending

Rumah di Deli Serdang Dibongkar Penyewa Saat Pemilik Berduka, Pintu hingga Atap Raib

By
Wili Wili
Gunung Lewotobi Meletus, BNPB Angkat Bicara
HeadlineTrending

Gunung Lewotobi Meletus, BNPB Angkat Bicara

By
akurasi 2019
riwayat pasien corona
Trending

Riwayat 3 Pasien Corona Balikpapan, Satu Orang Masuk Transmisi Lokal

By
akurasi 2019
Mutilasi Sadis di Surabaya-Mojokerto: Alvi Maulana Bunuh Pacar Lalu Potong Jasad Jadi Ratusan Bagian
Hukum & KriminalTrending

Mutilasi Sadis di Surabaya-Mojokerto: Alvi Maulana Bunuh Pacar Lalu Potong Jasad Jadi Ratusan Bagian

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?