By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Jika Temukan Orang Pingsan di Jalan, Jaang: Jangan Langsung Didekati
News

Jika Temukan Orang Pingsan di Jalan, Jaang: Jangan Langsung Didekati

akurasi 2019
Last updated: Mei 1, 2020 4:22 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Jika Temukan Orang Pingsan di Jalan, Jaang: Jangan Langsung Didekati
Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang saat ditemui di rumah jabatannya. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Jika Temukan Orang Pingsan di Jalan, Jaang: Jangan Langsung Didekati
Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang saat ditemui di rumah jabatannya. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Di tengah Pandemi covid-19 ini banyak ditemukan orang yang pingsan bahkan sampai meninggal dunia, hal itu membuat masyarakat ataupun relawan takut untuk mendekati dan memberikan pertolongan pertama lantaran takut orang tersebut menderita virus corona atau Covid-19.

baca juga: Kronologis Meninggalnya PDP Covid-19 Kutim, Sempat Tidak Sadarkan Diri, Punya Riwayat Hipertensi

Atas banyaknya fenomena tersebut, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan menunggu para tenaga medis datang.

“Saya bisa melihat itu secara bijak, karena di tengah pandemi Covid-19 ini kita harus berhati-hati. Harus ada protap-nya, karena kita tidak tahu korban atau yang bersangkutan ini berpotensi menyebarkan virus atau tidak, itu kita tidak tahu,” kata Jaang, Jumat (1/5/2020) pagi.

Jaang juga mengatakan, tim evakuasi dalam penanganan seperti kejadian orang pingsan dijalan hingga meninggal dunia secara mendadak di tengah pandemi, mengedepankan protap Covid-19.

“Harus menggunakan alat pelindung diri atau APD lengkap walaupun kita belum mengetahui pasti yang bersangkutan ini terpapar atau tidak Covid-19,” ucapnya.

Dalam penanganannya, pihak petugas kesehatan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda, untuk melakukan pemeriksaan serta mengevakuasi korban.

“Karena mereka juga menjaga tim kita, tim evakuasi, tim tenaga medis kita. Kalau kita tidak hati-hati, ‘jauhkan bala’ jangan sampai terpapar. Nanti siapa yang melayani kesehatan? Karena kita mengantisipasi seperti kejadian di daerah lain, yang di mana ada salah satu puskesmas yang ditutup,” terangnya.

Pasalnya sudah ada 64 orang tenaga medis di Samarinda yang harus diistirahatkan, akibat menangani salah satu pasien dalam pengawasan (PDP) yang tidak jujur mengenai riwayat perjalanannya ataupun keadaannya.

Sehingga butuh waktu lama agar tim medis sampai ke lokasi korban yang pingsan atau meninggal dunia. “Saat pandemi ini, kita harus berkomunikasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dulu baru bisa menjemput,” sebutnya.

Jaang juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menggunakan masker pada saat di luar rumah dan di tempat kerumunan banyak orang, serta disiplin dalam physical distancing.

“Tetap disiplin physical distancing, gunakan masker jika berada di luar rumah, serta selalu cuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir,” tutupnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:corona kaltimCovid-19
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pendi
Hukum & KriminalNews

Terbuai Alkohol, Preman Loa Hui Lakukan Aksi Penikaman, Sempat Buron 23 Hari

By
akurasi 2019
ott kpk di kaltim
Covered StoryHukum & Kriminal

Dari Hasil OTT KPK di Kaltim, Begini Rangkaian Pola Penyuapan Proyek yang Dilakukan Para Tersangka

By
akurasi 2019
Dijaga Ketat Aparat, Logistik Pemilu Dikirim ke Kecamatan
News

Dijaga Ketat Aparat, Logistik Pemilu Dikirim ke Kecamatan

By
akurasi 2019
Tutup Pintu Bagi Afrika, Upaya Negara-negara Cegah Covid-19 Varian Botswana
HeadlineTrending

Tutup Pintu Bagi Afrika, Upaya Negara-negara Cegah Covid-19 Varian Botswana

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?