By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Cegah Penyebaran Covid, 4122 Orang dengan Gangguan Jiwa Bakal Divaksin
Trending

Cegah Penyebaran Covid, 4122 Orang dengan Gangguan Jiwa Bakal Divaksin

Devi Nila Sari
Last updated: Juni 16, 2021 6:54 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Cegah Penyebaran Covid, 4122 Orang dengan Gangguan Jiwa Bakal Divaksin
Saat salah satu ODGJ di RSJD Atma Husada melakukan suntikan vaksinasi (foto/Devi Nila Sari)
SHARE
Cegah Penyebaran Covid, 4122 Orang dengan Gangguan Jiwa Bakal Divaksin
Saat salah satu ODGJ di RSJD Atma Husada melakukan suntikan vaksinasi (foto/Devi Nila Sari)

Cegah penyebaran Covid, 4122 orang dengan gangguan jiwa bakal divaksin. Program ini pun nantinya akan diteruskan ke kabupaten dan kota lainnya.

Akurasi.id, Samarinda – Sebanyak 45 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan penyandang disabilitas mengikuti kegiatan vaksinasi di RSJD Rumah Sakit Atma Husada Mahakam, pada Rabu (16/6/2021). Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus covid-19 khususnya di Kaltim.

Staff Ahli Pemerintah Provinsi (Pemprov) bidang SDA Noor Albarakati mengatakan, melakukan vaksinasi bagi ODGJ dan penyandang disabilitas untuk pertama kalinya di Samarinda. Program ini pun nantinya akan diteruskan ke kabupaten dan kota lainnya.

“Targetnya 4122 ODGJ dan penyandang disabilitas. Sekarang baru 40-an orang yang divaksin,” ungkap dia kepada awak media.

Dia mengungkapkan, proses vaksinasi ini tidak bisa dikatakan mudah. Karena ada standar operasional dan prosedur yang harus diikuti mengenai batasan umur, tekanan darah dan sebagainya.

“Maka dari itu penting program ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, karena pada dasarnya pemprov hanya memfasilitasi,” kata dia.

Di saat bersamaan, Direktur Utama RSJD Atma Husada Mahakam Jaya Mulaimin mengatakan, pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan bertahap sesuai dengan target dari kementerian kesehatan yang mengutamakan lansia dan pra lansia. Selain itu, tiap pasien ODGJ dan Penyandang disabilitas yang akan melaksanakan vaksinasi wajib didampingi oleh petugas rumah sakit.

[irp]

“Syarat umumnya ODGJ harus memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Kemudian, harus berusia di atas 18 tahun. Sekarang Lansia juga diperbolehkan karena memang vaksin ini aman. Kita akan cek apakah ada penyakit bawaan. Kalau penyakit terkait kejiwaannya tidak termasuk nomorbilitas jadi bukan pengecualian. Karena tidak berhubungan dengan ketentuan syarat untuk di vaksin,” jelas Jaya.

Dalam pelaksanaannya, Jaya mengungkapkan, salah satu kendala yang dihadapi pihaknya yakni karena dibutuhkan NIK di mana tak semua ODGJ memiliki NIK tersebut.

“Nah, untuk persoalan NIK ini kami baru memulai koordinasi dengan Disdukcapil. Karena salah satu syaratnya harus punya kartu identitas. jadi untuk satu minggu ke depan akan dilakukan vaksin bagi yang memiliki NIK dulu,” bebernya.

Untuk kegiatan ini, akan disediakan sebanyak 130 dosis tiap harinya untuk ODGJ dan Penyandang disabilitas, dari total keseluruhan 988 pasien. (*)

Penulis: Devi Nila Sari

Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Covid-19DisabilitasODGJorang dengan gangguan jiwa
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Asnawi Mangkualam dan Muhammad Ferarri Perkuat ASEAN All-Stars Hadapi Manchester United di Malaysia
OlahragaTrending

Asnawi Mangkualam dan Muhammad Ferarri Perkuat ASEAN All-Stars Hadapi Manchester United di Malaysia

By
Wili Wili
Waspada Munculnya Klaster Covid-19 Plt Bupati Kasmidi, Dinkes Kutim Putuskan Uji Swab 34 Orang
Trending

Waspada Munculnya Klaster Covid-19 Plt Bupati Kasmidi, Dinkes Kutim Putuskan Uji Swab 34 Orang

By
akurasi 2019
Dilarang Konvoi Saat Malam Takbiran, Jalan di Samarinda Sepi
Trending

Dilarang Konvoi Saat Malam Takbiran, Jalan di Samarinda Sepi

By
Devi Nila Sari
Selain Keluhkan Sakit Dada, Awang Faroek Dirawat di Jakarta Menyusul Semua Keluarganya Positif Covid-19
Trending

Selain Keluhkan Sakit Dada, Awang Faroek Dirawat di Jakarta Menyusul Semua Keluarganya Positif Covid-19

By
Redaksi Akurasi.id
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?