By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Neni Ajak Pelaku Usaha Kembangkan Ekonomi Kreatif dengan Kemasan Ramah Lingkungan
Birokrasi

Neni Ajak Pelaku Usaha Kembangkan Ekonomi Kreatif dengan Kemasan Ramah Lingkungan

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 5:38 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Wali Kota Bontang berfoto berama dengan para peserta pelatihan HACCP. (Herman Baakel/Humas Pemkot Bontang)
SHARE

Wali Kota Bontang berfoto berama dengan para peserta pelatihan HACCP. (Herman Baakel/Humas Pemkot Bontang)

Akurasi.id, Bontang – Keamanan dan kesehatan terhadap berbagai produk makanan dan obat-obatan yang dihasilkan pelaku industri kecil dan rumah tangga di Kota Bontang turut mendapatkan perhatian dari Wali Kota Neni Moerniaeni.

Melalui pelatihan Hazard Analisys Critical Control Point (HACCP) yang digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Bontang yang dihelat di Hotel Sintuk, Kamis (12/9/19), Neni mendorong perlindungan kesehatan konsumen.

Acara yang bekerja sama dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda itu diikuti oleh sebanyak 60 pelaku usaha industri kecil dan rumah tangga di Kota Taman –sebutan Bontang. Kepala Disperindagkop dan UMKM Bontang Asdar Ibrahim dan perwakilan BPOM Samarinda Pranandari Kenyowulan turut hadir pada acara itu.

Kepada peserta pelatihan, Neni menyampaikan, Bontang harus menjadi daerah yang maju di berbagai sektor, salah satunya di bidang ekonomi kreatif. Pelatihan HACCP akan sangat membantu pelaku industri kecil dan rumah tangga di Kota Taman memberikan jaminan terhadap prodak yang dimiliki, sehingga membantu mengembangkan usaha ekonomi kreatif yang mereka punya.

“Tujuan penerapan sistem HACCP adalah untuk menunjukkan letak potensi bahaya yang berasal dari makanan, khususnya yang berhubungan dengan jenis bahan pangan yang diolah oleh industri makanan dengan tujuan melindungi kesehatan konsumen,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, orang nomor wahid di Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang itu, juga mendorong agar setiap pelaku usaha di Kota Taman memasarkan hasil usaha yang mereka punya hingga ke daerah lainnya di Kaltim maupun di provinsi lainnya di Indonesia.

Salah satu visi yang mesti dimiliki setiap pelaku usaha di Bontang, sambung dia, yakni mengedepankan kemasan yang ramah lingkungan. Agar selaras dengan upaya pemerintah mengurangi sampah di Bontang, maupun daerah lainnya di Nusantara. “Selamat belajar. Semoga pelatihan ini memberikan motivasi dan ilmu bermanfaat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disperindagkop dan UMKM Bontang Asdar Ibrahim menuturkan, melalui pelatihan itu diharapkan para pelaku usaha industri kecil dan rumah tangga mampu menetapkan batasan atau limit kritis untuk setiap titik kendali prodak yang mereka buat.

Tidak hanya itu, melalui pelatihan itu, setiap peserta diharapkan mampu menetapkan sistem prosedur pemantauan. “Peserta mampu menetapkan tindakan koreksi terhadap penyimpangan. Semoga peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang didapatkan,” tandasnya. (*)

Penulis: Hermawan
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:Kemasan Ramah lingkunganNeni MoerniaeniPelatihanPemkot BontangWalikota Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

149 pengurus
Birokrasi

Optimalkan Pelayanan Kesejahteraan Sosial, 149 Pengurus LK3 Dikukuhkan Wali Kota Bontang

By
akurasi 2019
dpk bontang
Birokrasi

DPK Bontang Gelar Sosialisasi Penyusunan Kearsipan di Lingkungan Instansi Pemerintah dan Swasta

By
akurasi 2019
Kota Taman Terpilih dalam Aksi Cinta Lingkungan di 12 Provinsi
Birokrasi

Kota Taman Terpilih dalam Aksi Cinta Lingkungan di 12 Provinsi

By
akurasi 2019
DPRD Bontang Minta Pemkot Bentuk Asosiasi Sarang Burung Walet
BirokrasiKabar Politik

DPRD Bontang Minta Pemkot Bentuk Asosiasi Sarang Burung Walet

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?