By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Pariwara > PKT Ajak Nelayan Stop Destructive Fishing
Pariwara

PKT Ajak Nelayan Stop Destructive Fishing

Devi Nila Sari
Last updated: Juni 7, 2021 1:18 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
PKT Ajak Nelayan Stop Destructive Fishing
Penyerahan bantuan alat tangkap ikan ramah lingkungan, bagi nelayan kelompok eks destructive fishing Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara. (Pupuk Kaltim)
SHARE
PKT Ajak Nelayan Stop Destructive Fishing
Penyerahan bantuan alat tangkap ikan ramah lingkungan, bagi nelayan kelompok eks destructive fishing Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara. (Pupuk Kaltim)

PKT ajak nelayan stop destructive fishing. PKT serahkan bantuan alat tangkap ikan ramah lingkungan, yang disalurkan bagi nelayan kelompok eks destructive fishing.

Akurasi.id, Bontang – Aktivitas destructive fishing menjadi salah satu perhatian PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dalam menjaga ekosistem perairan. Sejumlah upaya dilakukan untuk menghentikan kegiatan perusakan laut, di samping kesinambungan konservasi dan rehabilitasi yang direalisasikan pada berbagai program.

Salah satunya adalah bantuan alat tangkap ikan ramah lingkungan, yang disalurkan bagi nelayan kelompok eks destructive fishing Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara. Melalui bantuan ini, nelayan didorong untuk melaut secara benar dan lebih produktif tanpa merusak ekosistem perairan.

“Program ini bersinergi dengan Pemkot Bontang dan Pemprov Kaltim, agar aktivitas dan dampak destructive fishing bisa ditekan,” kata VP CSR PKT Anggono Wijaya, usai penyerahan bantuan di Kantor Kelurahan Bontang Kuala, Rabu (2/6/2021).

Bantuan alat tangkap ikan ramah lingkungan diharap makin meningkatkan kesadaran nelayan, untuk tidak lagi melakukan aktivitas pengeboman maupun penggunaan bahan beracun dalam menangkap ikan. Apalagi upaya konservasi dan rehabilitasi perairan yang selama ini dilakukan PKT, tidak akan berjalan maksimal jika destructive fishing masih terjadi.

“PKT berkomitmen mendukung pemerintah sekaligus mengajak nelayan menangkap ikan yang ramah lingkungan,” terang Agus.

Melalui sinergi aktif antara PKT, Pemerintah dan masyarakat, Anggono optimistis segala aktivitas maupun potensi perusakan ekosistem dan lingkungan dapat diantisipasi, mengingat kesinambungan upaya dalam menjaga ekosistem perairan, butuh komitmen dan kerja sama yang disikapi tindakan serta kontribusi nyata seluruh pihak.

[irp]

“Itulah pentingnya saling dukung, agar program ini bisa dimaksimalkan melalui beragam upaya secara berkesinambungan,” tambah Agus.

Mewakili Pemkot Bontang, Kepala Seksi Perikanan Tangkap Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Idhamsyah mengungkapkan, destructive fishing menjadi kekhawatiran berkepanjangan karena dampak negatif yang ditimbulkan. Dari evaluasi, hal itu dipengaruhi terbatasnya peralatan yang dimiliki nelayan, sehingga pengeboman maupun penggunaan bahan beracun untuk menangkap ikan dengan cepat menjadi pilihan.

“Kami bersama Pemprov Kaltim menginisiasi pertemuan dengan nelayan dan mereka bersedia tidak melakukan destructive fishing jika difasilitasi peralatan,” ujar Idham.

Dari kesepakatan itu, pihaknya menggandeng PKT untuk membantu penyediaan peralatan tangkap ikan ramah lingkungan bagi nelayan, setelah tahap awal bantuan dialokasikan melalui anggaran Pemprov Kaltim dan Pemkot Bontang.

“PKT merespons sangat baik dan mengalokasikan bantuan bagi nelayan. Ini sangat kami apresiasi, melihat komitmen Perusahaan terhadap ekosistem perairan Bontang juga terbilang tinggi,” lanjut Idham.

[irp]

Dirinya berharap sinergi antara Pemkot Bontang, Pemprov Kaltim dan PKT terus mendorong kesadaran masyarakat untuk tidak lagi melakukan aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan, khususnya di perairan Bontang. Begitu juga nelayan, diimbau melakukan kegiatan melaut dengan ramah lingkungan.

“Sebab destructive fishing hanya berdampak negatif, tak hanya bagi laut tapi juga nelayan. Butuh kesadaran dan kerja sama seluruh pihak untuk mengantisipasinya,” pungkas Idham. (*)

Penulis: Navra

Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Bontang Kualadestructive fishingPKTPupuk Kaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

DPRD Bontang Apresiasi Pupuk Kaltim yang Telah Membuka Kembali Pujasera Koperasi Karyawan PKT
Kabar Politik

DPRD Bontang Apresiasi Pupuk Kaltim yang Telah Membuka Kembali Pujasera Koperasi Karyawan PKT

By
Devi Nila Sari
DPMPD Ingin BUMDes di Kukar Contoh Desa Ponggok Klaten Cara Gali dan Kelola Potensi Desa
Pariwara

DPMPD Ingin BUMDes di Kukar Contoh Desa Ponggok Klaten Cara Gali dan Kelola Potensi Desa

By
akurasi 2019
Ledakan di Pabrik Kaltim 5 Karena Over Firing, Perusahaan Bantah Ada Gas Beracun
HeadlineNewsPeristiwa

Ledakan di Pabrik Kaltim 5 Karena Over Firing, Perusahaan Bantah Ada Gas Beracun

By
Rachman Wahid
Viscamp 2020
Pariwara

Asah Bakat Pramuka Penggalang se-Bontang, Vidatra Scout Camp 2020 Digelar Perdana

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?