By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Mengungkap Misteri ‘Laba-laba Raksasa’ di Mars: Fenomena Alam dan Pareidolia
PeristiwaTrending

Mengungkap Misteri ‘Laba-laba Raksasa’ di Mars: Fenomena Alam dan Pareidolia

akurasi 2019
Last updated: Mei 3, 2024 3:36 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Mengungkap Misteri 'Laba-laba Raksasa' di Mars: Fenomena Alam dan Pareidolia
Mengungkap Misteri 'Laba-laba Raksasa' di Mars: Fenomena Alam dan Pareidolia. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id – Badan Antariksa Eropa (ESA) telah menangkap gambar yang luar biasa dari permukaan Mars, menunjukkan pola yang serupa dengan kerumunan laba-laba raksasa. Gambar ini, yang diambil oleh satelit ExoMars Trace Gas Orbiter, menjadi sorotan karena keunikan dan kemisteriusannya.

Setiap tahun, saat musim semi tiba di belahan selatan Mars, fenomena alam yang menakjubkan ini terjadi. Pola yang tampak seperti laba-laba ini terbentuk dari es karbon dioksida yang berubah menjadi gas. Proses ini dimulai ketika sinar Matahari musim semi menyinari lapisan es yang terkumpul selama bulan-bulan musim dingin yang gelap di Mars. Perubahan ini menyebabkan es di bagian bawah lapisan bertransformasi menjadi gas, yang kemudian menumpuk dan memecah lempeng es di atasnya.

Saat gas ini akhirnya meledak, ia mendorong debu dan pasir ke atas, menciptakan semburan yang mirip dengan air mancur. Ketika debu tersebut mengendap kembali ke permukaan Mars, ia membentuk bercak gelap yang meluas dari 45 meter hingga 1 kilometer, memberikan ilusi pola seperti laba-laba.

Selain menjadi pemandangan yang menarik, fenomena ini juga merupakan contoh klasik dari pareidolia, sebuah fenomena psikologis di mana manusia cenderung melihat pola yang dikenal dalam bentuk yang samar atau acak. Sebagai contoh, otak manusia mungkin menginterpretasikan pola acak ini sebagai ‘laba-laba raksasa’ karena kecenderungan alami untuk mengenali dan mencari pola dalam lingkungan.

Pareidolia bukan hanya fenomena yang menarik, tetapi juga memiliki akar evolusi yang mendalam. Dijelaskan oleh Carl Sagan dalam bukunya “The Demon-Haunted World: Science as a Candle in the Dark”, kemampuan untuk mengenali pola adalah vital bagi kelangsungan hidup manusia. Pada zaman prasejarah, mengenali pola seperti singa yang bersembunyi di semak-semak bisa menjadi perbedaan antara hidup dan mati.

Penemuan ESA ini tidak hanya menambah pemahaman kita tentang proses musiman di Mars tetapi juga memberikan wawasan lebih dalam tentang bagaimana otak manusia bekerja. Sementara itu, para ilmuwan terus mempelajari dan menginterpretasikan berbagai fenomena unik di Mars, memberikan kita gambaran yang lebih jelas tentang lingkungan planet ini.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:es karbon dioksidaESAFenomena AlamMarsmusim Marspareidolia
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Fuel Surcharge Naik, Siap-siap Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik

Akurasi.id - Calon penumpang siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejumlah maskapai penerbangan…

Rencana Beli BBM Subsidi Pakai STNK Dibatalkan Pertamina, Ini Alasannya

Akurasi.id - Rencana kewajiban menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK saat…

Naik Lagi! Ini Harga BBM Non Subsidi per September 2026

Akurasi.id - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi kembali mengalami penyesuaian.…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

DKPP Rekomendasikan Pemecatan Seluruh Komisioner KPU atas Pelanggaran Etik
HeadlineTrending

DKPP Rekomendasikan Pemecatan Seluruh Komisioner KPU atas Pelanggaran Etik

By
akurasi 2019
Pengedar Sabu Ditangkap di Timika Saat Transaksi, Polisi Amankan Barang Bukti Lengkap
Hukum & KriminalTrending

Pengedar Sabu Ditangkap di Timika Saat Transaksi, Polisi Amankan Barang Bukti Lengkap

By
Wili Wili
Timnas Indonesia Kalah Telak 0-4 dari Jepang, Shin Tae-yong Menyampaikan Kecewa dan Evaluasi
OlahragaTrending

Timnas Indonesia Kalah Telak 0-4 dari Jepang, Shin Tae-yong Menyampaikan Kecewa dan Evaluasi

By
Wili Wili
Ismu: Quick Count Boleh, Data yang Sah Harus Jadi Acuan
Trending

Ismu: Quick Count Boleh, Data yang Sah Harus Jadi Acuan

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?