By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Ismu: Quick Count Boleh, Data yang Sah Harus Jadi Acuan
Trending

Ismu: Quick Count Boleh, Data yang Sah Harus Jadi Acuan

akurasi 2019
Last updated: April 18, 2019 8:14 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Ismu: Quick Count Boleh, Data yang Sah Harus Jadi Acuan
Bupati Kutim Ismunandar bersama istri Encek UR Firgasih usai memberikan hak suaranya pada Pemilu 2019. (Istimewa)
SHARE
Ismu: Quick Count Boleh, Data yang Sah Harus Jadi Acuan
Bupati Kutim Ismunandar bersama istri Encek UR Firgasih usai memberikan hak suaranya pada Pemilu 2019. (Istimewa)

Akurasi.id, Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar mengimbau kepada masyarakat untuk menunggu hasil resmi penghitungan pemungutan suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal ini demi menjaga situasi tetap kondusif pasca pemungutan suara.

Menurut Ismunandar, walau pun hasil penghitungan suara sementara dapat diketahui dari sejumlah lembaga melalui hitung cepat atau quick count, namun dia meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil resmi dari KPU tanggal 22 Mei 2019.

“Mari kita tunggu hasil penghitungan resmi dari pemerintah, kalau quick count masing-masing punya sistem yang berbeda tapi kalau untuk melihat silahkan saja, namun nanti KPU akan mengumumkan hasil penghitungan resmi tanggal 22 Mei 2019,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (18/4/19).

Pria yang akrab disapa Ismu ini mengatakan, masyarakat harus bersabar menunggu hasil yang resmi. Selain itu, dia pun berharap kepada para pendukung masing-masing pasangan calon (paslon) untuk menghormati proses hitungan resmi dan tidak saling klaim sebagai pemenang.

“Apapun hasilnya, itulah hasil pesta demokrasi yang kita laksanakan. Untuk itu kita hormati siapa pun pemenangnya (Presiden dan Wakil Presiden terpilih), siapa pun yang duduk (di kursi legislatif). Karena ini hasil bersama untuk menentukan pilihan masing-masing,” jelasnya.

Selain mengimbau langsung ke masyarakat, Ismu pun menyampaikan imbauannya melalui akun Instagram pribadinya h_ismunandar. Dalam instagramnya, Ismu meminta masyarakat agar tidak menjadikan hasil quick count (hitung cepat) pemilu sebagai acuan hasil perhitungan suara dalam pemilu.

Hal itu dinilai penting untuk mencegah hal negatif dan perpecahan di lingkungan masyarakat, karena terbawa “hawa panas” kontestasi pemilu serentak 2019.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat siang dan salam sejahtera untuk seluruh masyarakat Kutai Timur. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kutai Timur yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan Pemilu serentak Rabu 17 April 2019 kemarin. Sebagai pemilih, petugas TPS, aparat keamanan, penyelenggara pemilu dan seluruh stakeholder lainnya,” tulis Ismu dalam akun Instagram pribadinya.

“Rangkaian pemilu belum usai, masih ada proses penghitungan suara oleh KPU. Walaupun sudah ada quick count, tapi semua harus tetap mengacu pada data yang sah. Jangan sampai hasil tak resmi perhitungan suara pemilu menimbulkan hal-hal yang tak di inginkan,” lanjut Ismu menulis.

Untuk itu, Ismu kembali mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat sabar menanti hasil perhitungan suara dari KPU. Apapun hasil pemilu nantinya, kondusifitas dan keamanan masyarakat harus jadi yang utama.

“Masyarakat mesti menghormati dan mendahulukan progres dari perhitungan yang dilakukan oleh KPU. Siapa pun yang terpilih harus diterima dengan lapang dada. Tetap saling menghormati, menghargai, jaga persatuan dan kesatuan. Karena NKRI harga mati!!!” tambahnya.

Ismu yang memantau langsung pelaksanaan jalannya pemilu, khususnya di Kutim menyebut sejauh ini berjalan lancar dan aman. “Alhamdulillah, terima kasih kepada penyelenggara pemilu di sini, sehingga semua yang ada di wilayah kita bisa menyalurkan haknya,” tutup dia.

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:IsmunandarPemilu 2019Perolehan SuaraQuick Count
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Polisi Dalami Situs Perakit Bom SMAN 72 Jakarta, Koordinasi dengan Komdigi untuk Blokir Akses
PeristiwaTrending

Polisi Dalami Situs Perakit Bom SMAN 72 Jakarta, Koordinasi dengan Komdigi untuk Blokir Akses

By
Wili Wili
Jelang Indonesia vs Bahrain, AFC Peringatkan Bahaya Skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026
OlahragaTrending

Jelang Indonesia vs Bahrain, AFC Peringatkan Bahaya Skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026

By
Wili Wili
Waduh! Pajero Tabrak Warga Loktuan Hingga Tewas Ternyata Tunggak Pajak Sejak 2018
Trending

Waduh! Pajero Tabrak Warga Loktuan Hingga Tewas Ternyata Tunggak Pajak Sejak 2018

By
Devi Nila Sari
BMW Terjun dari Ujung Tol Belum Jadi di Gresik, Gara-Gara Fokus pada Google Maps
PeristiwaTrending

BMW Terjun dari Ujung Tol Belum Jadi di Gresik, Gara-Gara Fokus pada Google Maps

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?