By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Masih Tahap Uji Coba, Kereta LRT Jabodebek Tabrakan
HeadlineTrending

Masih Tahap Uji Coba, Kereta LRT Jabodebek Tabrakan

Devi Nila Sari
Last updated: Oktober 26, 2021 3:32 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Masih Tahap Uji Coba, Kereta LRT Jabodebek Tabrakan
Tabrakan LRT Cibubur di ruas Munjul Jakarta Timur, Senin, 25/10/2021. (Iqbal Firdaus/kumparan)
SHARE
Masih Tahap Uji Coba, Kereta LRT Jabodebek Tabrakan
Tabrakan LRT Cibubur di ruas Munjul Jakarta Timur, Senin, 25/10/2021. (Iqbal Firdaus/kumparan)

Akurasi.id – Kereta LRT Jabodebek mengalami tabrakan di kawasan Munjul, Jakarta Timur, Senin (25/10). Sampai saat ini belum diketahui penyebab tabrakan terjadi karena LRT masih tahap uji coba, belum beroperasi untuk umum.

“Betul, betul. Jadi di LRT Munjul, ya. Damkar kita luncurkan satu unit dari rescue dari sektor Cipayung untuk men-set up lokasi,” kata Kasie Ops Damkar Jakarta Timur, Gatot Sulaiman, saat dikonfirmasi, Senin (25/10). Gatot belum bisa memberikan informasi lebih detail karena tim baru saja meluncur ke lokasi.

“Kami dapat informasi 30 menit lalu, tim sudah ke lokasi,” ucap dia. Jubir Kemenhub Adita Irawati mengatakan, kereta di LRT Jabodebek masih tahap uji coba. Karena itu, hal ini masih menjadi tanggung jawab PT INKA sebagai produsen.

“Ini masih dalam uji coba oleh pihak INKA. Masih dalam tanggung jawab pihak INKA. Mohon dapat dimintakan penjelasan ke sana,” kata Adita. Sementara, Corporate Secretary PT Adhi Karya, Farid Budiyanto, mengungkapkan saat ini kejadian tersebut masih didalami untuk mengetahui penyebabnya.

“Kami sedang dalami kejadian di lapangan dengan teman-teman dari INKA,” kata Farid kepada kumparan, Senin (25/10).

“Saat ini kami masih mencari informasi lengkapnya, mengingat uji coba kereta merupakan ranah INKA dan KAI sedangkan Adhi Karya sebagai penyedia prasarana,” imbuhnya.

Kemenhub Minta INKA Lebih Hati-hati saat Uji Coba LRT

[irp]

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta PT Industri Kereta Api (INKA) untuk lebih berhati-hati dalam melakukan uji coba kereta lintas rel terpadu (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek). Imbauan itu menyusul kecelakaan yang terjadi pada Senin (25/10) siang.

“Kami imbau kepada pihak PT INKA agar lebih berhati-hati dalam melaksanakan uji coba dan selalu mengutamakan faktor keselamatan,” ujar Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri dalam keterangan yang dikutip dari Antara.

Zulfikr menyayangkan insiden tersebut terjadi di tengah pelaksanaan uji coba dinamis yang bertujuan untuk menjadi keselamatan.

“Kami menyayangkan terjadinya insiden ini di tengah pelaksanaan uji coba dinamis yang bertujuan untuk menjamin keselamatan LRT,” ujarnya

[irp]

Tahapan pengujian, sambung Zulfikri, merupakan proses penting dalam memastikan faktor keselamatan dan keamanan transportasi LRT Jabodebek. Untuk itu, proses ini seharusnya dilakukan dengan cermat dan penuh kehati-hatian.

Zulfikri memastikan insiden tersebut tidak memakan korban jiwa. Namun, ia ikut prihatin atas seorang masinis yang terluka karena kejadian itu. Selanjutnya, Kemenhub meminta proses investigasi dan evaluasi atas insiden ini segera dilaksanakan dengan baik karena aspek keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama dalam bertransportasi.

Sebagai informasi, LRT Jabodebek saat melakukan uji coba sarana internal oleh PT INKA di antara petak Stasiun Harjamukti-Stasiun Ciracas. Saat ini, PT Adhi KaryaTbk (Persero) dan INKA sedang menginvestigasi penyebab tabrakan tersebut dengan melibatkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

[irp]

Direktur Utama INKA Budi Noviantoro menduga penyebab kecelakaan tersebut adalah kesalahan manusia (human error) karena kecepatan kereta melebihi yang seharusnya pada saat uji coba. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id
Sumber: Kumparan.com dan CNNIndonesia.com

TAGGED:HeadlineHuman ErorrKereta LRT TabrakanTahap Uji Coba
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kecelakaan Maut di Bandung Tewaskan Siswa SMAN 5, Sopir Nissan Berpotensi Jadi Tersangka
PeristiwaTrending

Kecelakaan Maut di Bandung Tewaskan Siswa SMAN 5, Sopir Nissan Berpotensi Jadi Tersangka

By
Wili Wili
Monolog Gibran Rakabuming Lewat YouTube: Menyampaikan Informasi Langsung ke Publik untuk Menghindari Bias
HeadlineKabar Politik

Monolog Gibran Rakabuming Lewat YouTube: Menyampaikan Informasi Langsung ke Publik untuk Menghindari Bias

By
Wili Wili
rsu meloy kutim
Trending

Seorang Dokternya Reaktif Covid-19, RSU Meloy Kutim Pilih Karantina Para Karyawan, Pelayanan Tetap Dibuka

By
akurasi 2019
Korupsi BTS oleh BAKTI Menyeret Menteri Johnny G Plate: Skandal Besar di Kementerian Komunikasi dan Informatika
Headline

Korupsi BTS oleh BAKTI Menyeret Menteri Johnny G Plate: Skandal Besar di Kementerian Komunikasi dan Informatika

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?