By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Korban Tewas Gempa Turki dan Suriah Tembus 15.383 Jiwa
HeadlineNewsPeristiwaTrending

Korban Tewas Gempa Turki dan Suriah Tembus 15.383 Jiwa

Devi Nila Sari
Last updated: Februari 9, 2023 12:13 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Korban Tewas Gempa Turki-Suriah Tembus 15.383
Proses evakuasi korban gempa Turki-Suriah. (AP/Mahmut Bozarslan)
SHARE

Jumlah korban tewas gempa Turki dan Suriah bertambah menjadi lebih dari 15 ribu jiwa. Korban tewas pun diperkirakan akan terus bertambah hingga 20 ribu jiwa.

Akurasi.id, Jakarta – Jumlah korban tewas akibat gempa bumi Turki dan Suriah terus bertambah. Pada Kamis (9/2/2023) ini, jumlah korban tewas bertambah menjadi lebih dari 15 ribu jiwa.

Pihak berwenang dan medis Turki melaporkan sejauh ini mencatat sejauh ini ada 12.391 orang meninggal dunia akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,7, Senin (6/2) lalu.

Sementara itu, dikutip AFP, korban tewas akibat gempa di Suriah telah mencapai 2.992 orang. Dengan begitu, total jumlah korban tewas akibat gempa di kedua negara mencapai 15.38

Sebanyak lebih dari 50 ribu orang lainnya ikut terluka di Turki dan Suriah akibat gempa paling dahsyat selama 100 tahun terakhir ini.

Jumlah korban tewas ini melampaui prediksi Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) yang memperkirakan ada 10 ribu orang meninggal dunia akibat bencana ini. Bahkan, korban tewas dalam bencana tersebut diperkirakan mencapai 20 ribu orang.

Warga Keluhkan Pihak Berwenang Tak Cekatan

Banyak warga terutama keluarga korban gempa frustrasi hingga marah. Akibat menilai pihak berwenang tak gesit melakukan proses evakuasi dan penyelamatan sehingga korban jiwa terus bertambah.

Tim dilaporkan tak hadir di lokasi dalam 12 jam pertama usai bencana. Mereka baru tiba pada Senin malam.  Menurut para penduduk, sesampainya di lokasi pun, tim hanya bekerja beberapa jam sebelum istirahat malam.

“Orang-orang memberontak (pada Selasa) pagi. Polisi harus turun tangan,” kata salah satu warga Turki, Celal Deniez, seperti dikutip AFP sebagaimana melansir CNN, Rabu (8/2/2023).

Deniez serta warga Turki lain berusaha mencari saudara dan kerabatnya yang terjebak di antara puing-puing.

Sementara itu, pihak berwenang memang mengaku kesulitan melakukan proses penyelamatan dan evakuasi ke lokasi gempa lantaran banyak akses terputus dan luasnya daerah yang terdampak. Di sisi lain, jumlah personel tim penyelamat masih terus di tambah.

Selain itu, cuaca dingin ekstrem hingga badai salju turut mempersulit proses penyelamatan. Dalam beberapa pekan terakhir, badai salju melanda beberapa wilayah di Turki, termasuk di area terdampak gempa. (*)

Editor: Devi Nila Sari

TAGGED:Gempa BumiGempa SuriahGempa TurkiKorban Gempa Turki
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Sambut Baik Keberadaan SMSI Bontang, Basri Rase: Jangan Ada Media Abal-Abal
Trending

Sambut Baik Keberadaan SMSI Bontang, Basri Rase: Jangan Ada Media Abal-Abal

By
akurasi 2019
Tom Lembong Divonis 4,5 Tahun Penjara: Tidak Nikmati Uang Korupsi tapi Dinilai Lalai
Hukum & KriminalTrending

Tom Lembong Divonis 4,5 Tahun Penjara: Tidak Nikmati Uang Korupsi tapi Dinilai Lalai

By
Wili Wili
Vadel Badjideh Yakin Lolos dari Kasus Hukum, Sebut Tuduhan Nikita Mirzani Sebagai Fitnah
SelebritisTrending

Vadel Badjideh Yakin Lolos dari Kasus Hukum, Sebut Tuduhan Nikita Mirzani Sebagai Fitnah

By
Wili Wili
IPM Bontang Lampaui Kaltim dan Nasional, Pjs Wali Kota: Ini Hasil Kerja Keras dan Kolektif
Trending

IPM Bontang Lampaui Kaltim dan Nasional, Pjs Wali Kota: Ini Hasil Kerja Keras dan Kolektif

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?