By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Korban Tewas di Kerangkeng Manusia Lebih dari Satu Pasca Investigasi
HeadlineHukum & Kriminal

Korban Tewas di Kerangkeng Manusia Lebih dari Satu Pasca Investigasi

akurasi 2019
Last updated: Maret 6, 2022 8:11 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Pasca Investigasi, Korban Tewas di Kerangkeng Manusia Lebih dari Satu
Suasana kerangkeng manusia yang berada di kediaman pribadi Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (26/1/2022). (ANTARA FOTO/Dadong Abhiseka)
SHARE

Kasus temuan Kerangkeng di rumah Bupati Langkat nonaktif terus memunculkan fakta baru. Terbaru, korban tewas di Kerangkeng tersebut lebih dari satu orang. Saat ini, kasus korban tewas tersebut tengah dalam proses investigasi lebih lanjut.

Akurasi.id, Medan – Penghuni kerangkeng di rumah Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin disebut kerap mengalami tindak kekerasan. Dari hasil investigasi yang dilakukan Komnas HAM, kekerasan yang terjadi menyebabkan sejumlah orang tewas. Bahkan diduga lebih dari satu.

“Dalam konteks hilangnya nyawa ini kami menemukan informasi, kami sudah telusuri dan sangat sahih dan ternyata pada saat saya sampaikan, teman-teman Polda Sumut juga menelusuri hilangnya nyawa itu,” kata Komisioner Komnas HAM, M Choirul Anam, Sabtu (29/1/2022).

[irp]

Choirul Anam menyebutkan proses rehabilitasi yang terjadi di dalam memang penuh dengan catatan kekerasan fisik sehingga menyebabkan hilangnya nyawa.

“Semua orang yang pergi ke sana niatnya adalah rehabilitasi. Tempatnya adalah rehabilitasi tapi tidak berizin. Polanya kami dapat, waktunya kami dapat, infrastruktur melakukan kekerasan kami dapat, informasi soal alat kami dapat, keterangan konteks kenapa terjadinya kekerasan itu juga kami dapat, orangnya juga kami dapat,” jelasnya.

Kerangkeng Bupati Langkat Tidak Mempunyai Izin

Menurut Choirul Anam kerangkeng yang diklaim sebagai tempat rehabilitasi itu sebenarnya tidak memiliki izin. Korban tewas di kerangkeng itu diduga lebih dari satu. Sebab Komnas HAM menemukan kuburan para penghuni kerangkeng di sejumlah tempat.

“Korban dikebumikan ada di beberapa tempat. Artinya korban lebih dari satu. Untuk saat ini, kami masih mencoba mendalami berbagai informasi yang sudah kami dapatkan. Hasilnya nanti akan kami sampaikan lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak menambahkan hasil penyelidikan sementara ternyata ada korban tewas akibat dianiaya di kerangkeng.

[irp]

“Kita masih mendalami informasi terkait hilangnya nyawa orang ini. Temuannya sama seperti itu. Kita sudah temukan tempat pemakamannya. Yang kita temukan lebih dari satu,” ucap Panca. (*)

Sumber: CNNIndonesia.com
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:Bupati LangkatHardnewsKerangkeng ManusiaKorban Rumah Kerangkeng
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pelaku Pemerkosaan Belasan Santri, Herry Wirawan Divonis Seumur Hidup
HeadlineHukum & Kriminal

Pelaku Pemerkosaan Belasan Santri, Herry Wirawan Divonis Seumur Hidup

By
akurasi 2019
Penurunan harga minyak goreng di Februari 2022 lalu sempat menyebabkan kelangkaan sebab adanya pembatasan distribusi dari distributor pusat. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)
EkonomiHeadline

Deflasi Kaltim di Februari 2022 Dipicu Kelangkaan Minyak Goreng

By
Devi Nila Sari
Pasutri Kompak Jual Sabu Berujung di Jeruji Besi
Hukum & Kriminal

Pasutri Kompak Jual Sabu Berujung di Jeruji Besi

By
akurasi 2019
Aksi Dedi Mulyadi Bonceng Motor Tanpa Helm, Kena Tilang ETLE dan Minta Diproses Hukum
HeadlinePeristiwa

Aksi Dedi Mulyadi Bonceng Motor Tanpa Helm, Kena Tilang ETLE dan Minta Diproses Hukum

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?