By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > KKP Samarinda Kecolongan, Tiga Penumpang Kapal dengan Suhu di Atas 38 Derajat Lepas dari Pendataan
Trending

KKP Samarinda Kecolongan, Tiga Penumpang Kapal dengan Suhu di Atas 38 Derajat Lepas dari Pendataan

akurasi 2019
Last updated: April 6, 2020 4:35 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Penumpang kapal KM Adhtiya tiba di Pelabuhan Samarinda
Penumpang kapal KM Adhtiya tiba di Pelabuhan Samarinda. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Penumpang kapal KM Adhtiya tiba di Pelabuhan Samarinda
Penumpang kapal KM Adhtiya tiba di Pelabuhan Samarinda. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Pemeriksaan ekstra ketat yang dilakukan tim gambungan penanggulangan wabah virus corona atau Covid-19 terhadap para penumpang kapal KM Adhtiya yang bersandar di Pelabuhan Samarinda, Senin (6/4/20) pukul 12.30 Wita siang, bukan tanpa disertai alasan kuat. Sebabnya, pada saat kedatangan penumpang kapal KM Queen Soya, Minggu (5/4/20) kemarin, ternyata ada 3 penumpang dengan suhu di atas 38 derajat yang lepas dari pendataan mereka.

Hal itu diakui Kepala Seksi Pengendalian Karantina dan Survelilens Epidemiologi, KKP Kelas II Samarinda, Muhammad Gustiansyah ditemui disela dia mengawasi pemeriksaan kesehatan pada penumpang kapal KM Adhtiya asal Pare-Pare, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang bersandar siang tadi.

Kepada awak media yang mewawancarainya di Pelabuhan Samarinda, Gusti sapaan karibnya, menyebutkan, saat kapal KM Queen Soya bersandar pada Minggu (5/4/20), pihaknya sempat mendapatkan adanya 3 penumpang yang mempunyai suhu tubuh di atas 38 derajat.

Namun pendataan lebih lanjut atas ketiga penumpang itu, gagal dilakukan petugas KKP Kelas II Samarinda. Sebabnya, ketiga penumpang itu mendadak hilang dari kerumunan penumpan yang lain.

Diakui Gusti, lepasnya ketiga penumpang itu dikarenakan, saat pemeriksaan berlangsung, jumlah petugas yang dia miliki cukup terbatas. Sedangkan jumlah penumpang kapal yang harus diperiksa jumlahnya mencapai puluhan hingga ratusan orang.

“Kami sempat kecolongan saat memeriksa penumpang kapal KM Queen Soya, dikarenakan personil kami tidak memadahi. Tapi kami tidak bisa menyimpulkan bahwa mereka itu keadaannya seperti apa (karena belum menjalani tes seutuhnya),” imbuhnya.

Atas pengalaman itu, pada kedatangan kapal KM Adhtiya, Senin (6/4/20) siang tadi, Gusti benar-benar meningkatkan pemeriksaan. Bahkan, dari 104 penumpang asal Pare-Pare itu, langsung dimasukkan dalam daftar orang dalam pemantauan (ODP) corona.

Selain itu, para penumpang yang telah bersandar di Pelabuhan Samarinda itu, juga diberikan kartu kuning untuk memeriksakan kesehatannya selama berstatus ODP corona.

“Pada awal mereka turun dari kapal, kami juga melakukan penyemprotan antiseptik, mencuci tangan, dan dilakukan pengecekan suhu tubuh, sebagai antisipasi atas wabah corona,” kata Gusti.

Sebagai penangganan lebih lanjut, Gusti menyebutkan, sepulangnya dari pelabuhan, para penumpang kapal akan kembali dipantau kesehatannya oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda maupun Dinkes Kaltim melalui petugas puskesmas di mana para penumpang itu tinggal.

“Kartu kuning yang sudah kami berikan itu, digunakan untuk mendata para penumpang, sehingga setibanya di rumah mereka masing-masing, akan ada Dinkes yang selalu mengontrol kesehatan mereka,” tuturnya.

Selain itu, kartu kuning yang telah diberikan tersebut juga dapat digunakan para penumpang kapal untuk memeriksakan kesehatannya, jika nantinya tiba-tiba sakit atau mempunyai gejala Covid-19.

“Jika di antara mereka ada yang menimbulkan gejala demam, kartu kuning bisa digunuakan di puskesmas atau rumah sakit sebagai bukti bahwa mereka merupakan ODP,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:media online bontangmedia online kaltimPelabuhan Samarinda
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Siswa SMP di Deli Serdang Meninggal Usai Dihukum Squat Jump 100 Kali oleh Guru
Hukum & KriminalTrending

Siswa SMP di Deli Serdang Meninggal Usai Dihukum Squat Jump 100 Kali oleh Guru

By
Wili Wili
Celine Evangelista Mantap Berhijrah: Jadi Mualaf, Berhijab, dan Rintis Bisnis Travel Umrah
SelebritisTrending

Celine Evangelista Mantap Berhijrah: Jadi Mualaf, Berhijab, dan Rintis Bisnis Travel Umrah

By
Wili Wili
Miris, Pembunuhan Santri di Banyuwangi Guncang Komunitas Pendidikan Pesantren
HeadlineTrending

Miris, Pembunuhan Santri di Banyuwangi Guncang Komunitas Pendidikan Pesantren

By
akurasi 2019
Dianggap Melawan dan Tolak Anjuran Pemkot Bontang, PT Semator Bakal Dilaporkan ke Pemerintah Kaltim
Trending

Dianggap Melawan dan Tolak Anjuran Pemkot Bontang, PT Samator Bakal Dilaporkan ke Pemerintah Kaltim

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?