Kepala Diskes Bontang Positif Covid-19

![]()

Kepala Diskes Bontang Positif Covid-19. Selain itu 2 kepala OPD Bontang lain juga terpapar Covid-19. Diantaranya kepala Diskominfo, dan kepala Satpol PP.
Akurasi.id, Bontang – Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang Bahauddin dikabarkan positif Covid-19. Selain itu ada dua kepala dinas lain di kota Bontang yang juga terpapar Covid-19. Para pejabat eselon II tersebut terpapar dari orang yang sebelumnya sudah terkonfirmasi positif virus tersebut.
Hal ini dibenarkan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang, Aji Erlynawati. Dia berkata, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut sering turun dan bersinggungan langsung dengan masyarakat. Jadi besar kemungkinan terpapar virus corona.
“Ada tiga orang, yakni Kadiskes, Kadiskominfo, dan Kepala Satpol PP,” beber perempuan yang biasa disapa Iin ini, Senin (11/1/2021).
Iin juga menyampaikan, rencananya akan dilakukan test rapid antigen dan PCR. Kemudian dari hasil pemeriksaan tersebut, nantinya akan digunakan untuk kebijakan selanjutnya.
“Jika tetap meluas akan diberlakukan Work From Home (WFH) kepada 75 persen pegawai. Dan 25 persen tetap melakukan Work From Office (WFO) atau bekerja di kantor,” jelasnya.
Terpisah, Juru Bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 Bontang Adi Permana menyebut sepanjang 2020 lalu terdapat puluhan pegawai yang terpapar corona. Namun ia tidak menyebutkan angkanya secara pasti.
“Saya lupa angka pastinya. Yang jelas puluhan. Bahkan dua orang meninggal dunia,” pungkasnya.
Diketahui hingga Senin (11/1/2020), jumlah kasus Covid-19 di Bontang terus bertambah. Di mana terdapat penambahan konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 7 kasus. Sehingga jumlah kasus aktif menjadi 335.
Hari ini pun jumlah kasus meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah 1 kasus. Sedangkan pasien sembuh sebanyak 18 kasus dengan persentase angka kesembuhan 82.5 persen.
Update keseluruhan kasus Covid-19 di Bontang hingga saat ini, kasus positif mencapai 2120, sembuh 1748, dan meninggal 37 kasus. Sedangkan kasus aktif, sebanyak 61 orang masih dirawat dan 274 pasien diisolasi. (*)
Penulis: Rezki Jaya
Editor: Suci Surya Dewi









