By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Keluarga Yusuf Ancam Bakal Tuntut PAUD Lantaran Dianggap Lalai
Hukum & KriminalTrending

Keluarga Yusuf Ancam Bakal Tuntut PAUD Lantaran Dianggap Lalai

akurasi 2019
Last updated: Desember 10, 2019 3:47 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
tuntut PAUD
Lukman paman Ahmad Yusuf Ghazali mengaku akan melayangkan tuntutan kelalaian PAUD. (Muhammad Upi/Akurasi.id)
SHARE
keluarga Yusuf
Lukman paman Ahmad Yusuf Ghazali mengaku akan melayangkan tuntutan kelalaian PAUD. (Muhammad Upi/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda– Penemuan jenazah balita tanpa kepala di aliran eks anak Sungai Karang Asam masih menimbulkan teka teki. Meski demikian, pihak keluarga tetap menyatakan jika jasad tersebut merupakan anak mereka bernama Ahmad  Yusuf Ghazali (4). Dengan kondisi tubuh yang mengenaskan, keluarga tak serta merta mempercayai jika tubuh yang disebut anak mereka itu sebagai korban banjir yang menjadi momok Samarinda selama ini.

Baca Juga: Sisik Reptil Ditemukan Ditubuh Jenazah Balita Tanpa Kepala, Kematian Diduga Terhanyut Banjir dan Dimangsa Binatang

Dijumpai, Minggu (8/12/19) malan tadi, sekitar pukul 20.00 Wita, Lukman (40) selaku kakak dari Bambang Sulistyo ayah Ahmad Yusuf Ghazali, jika penyebab kematian dari keponakannya itu adalah korban dari tindak kriminal.

“Jenazah itu tidak ada kepalanya, tidak mungkin karena banjir. Kami yakin pasti anak kami (Yusuf) sudah menjadi korban tindak kriminalitas,” terangnya di ruang jenazah RSUD AW Sjahranie.

Jenazah balita tanpa kepala yang diklaim sebagai Yusuf itu, kata Lukman, tidak mungkin jika terseret di selokan hingga titik di mana ia ditemukan. Berdasarkan perhitungan yang dihimpun media ini, dari saluran drainase di dekat PAUD biasa Yusuf dititipkan, memiliki jarak lebih kurang 3,61 kilometer.

Dengan jauhnya jarak, serta kondisi aliran eks anak sungai yang dangkal, sangat membuat Lukman tidak percaya. Ia begitu meyakini kalau Yusuf telah diculik seseorang, kemudian dibunuh dan jasad mungilnya di buang ke sungai tersebut.

“Kita yakin hal itu (korban kejahatan), karena melihat kondisinya (jenazah) yang tak lagi utuh,” imbuhnya.

Selain kondisi jenazah dan jarak antar PAUD ke lokasi penemuan, Lukman yang begitu mengenal Yusuf paham betul jika, hari di mana keponakannya menghilang tidak mungkin tanpa adanya para pelaku kejahatan.

Menurutnya, Yusuf adalah seorang bocah yang takut dengan air dan pasir. Terlebih jika ia tidak mengenakan alas kaki. Jadi sukar rasanya ia menerima alasan kalau keponakannya itu melarikan diri saat pengawasan dari PAUD melonggar.

“Kami begitu mengenalinya. Tidak mungkin dia bermain sendiri di luar,” imbuhnya.

Di hadapan awak media, sekali lagi Lukman menegaskan jika kemiripan pakaian yang ditemukan pada jenazah balita tanpa kepala itu, nyaris 100 persen dengan apa yang terakhir dikenakan Yusuf sebelum menghilang.

“Meski jenazahnya tidak bisa kita kenali. Tapi pakaian itu 100 persen milik keponakan kami,” tegasnya.

MAHYUNADI

Tak hanya menuturkan dugaan terhadap kematian jenazah yang diduga Yusuf, kepada awak media Lukman pun mengatakan kalau dirinya bersama keluarga yang lain akan melayangkan tuntutan hukum kepada pihak yayasan PAUD.

Hal ini dikatakan Lukman perlu untuk dilakukan. Karena pada laporan awal Yusuf dikabarkan menghilang, sekitar pukul 15.00 Wita belum memasuki jam pulang belajar.

“Dia hilang itu saat masih di jam pengawasan. Maka dari itu kami akan menuntut karena kelalaiannya,” pangkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Upi
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Balita Tanpa KepalaMisteri Kematian YusufTuntut PAUDYusuf
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Polisi Dalami Motif Insiden Penyerangan Rumah Calon Wali Kota Bontang Joni Muslim
Trending

Polisi Dalami Motif Insiden Penyerangan Rumah Calon Wali Kota Bontang Joni Muslim

By
akurasi 2019
Plang IKN Terpasang di Tanah Adat Tanpa Sosialisasi, Warga PPU: Kami Dianggap Tak Ada
HeadlineTrending

Plang IKN Terpasang di Tanah Adat Tanpa Sosialisasi, Warga PPU: Kami Dianggap Tak Ada

By
akurasi 2019
Debat Pilkada Bontang Terhenti Akibat Masalah Teknis, Warga Pserta Nobar Kecewa
Trending

Debat Pilkada Bontang Terhenti Akibat Masalah Teknis, Warga Peserta Nobar Kecewa

By
akurasi 2019
Bakteri Pemakan Daging yang Menghebohkan Jepang: Asal Mula, Penyebaran, Gejala, dan Pencegahannya
KesehatanTrending

Bakteri Pemakan Daging yang Menghebohkan Jepang: Asal Mula, Penyebaran, Gejala, dan Pencegahannya

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?