By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Dukung Karantina Wilayah, IDI Kaltim Ingatkan Pemerintah Siapkan RS Darurat hingga Laboratorium
Trending

Dukung Karantina Wilayah, IDI Kaltim Ingatkan Pemerintah Siapkan RS Darurat hingga Laboratorium

akurasi 2019
Last updated: Maret 31, 2020 1:18 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
IDI Kaltim
(Kanan) Ketua IDI Kaltim Nathaniel Tandirogang saat memeriksa kesehatan salah seorang anggota kepolisian. (Istimewa)
SHARE
IDI Kaltim
(Kanan) Ketua IDI Kaltim Nathaniel Tandirogang saat memeriksa kesehatan salah seorang anggota kepolisian. (Istimewa)

Akurasi.id, Samarinda – Langkah yang diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk melakukan karantina wilayah sebagai upaya meluasnya wabah virus corona mendapatkan dukungan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim. Kebijakan itu dinilai penting untuk mencegah semakin meningkatnya jumlah pasien corona yang dirawat di berbagai rumah sakit.

baca juga: Tiga Tersangka Pembunuhan di THM Loa Hui Diringkus, Semua Berawal dari Cekcok Mulut

Ketua IDI Kaltim Dokter Nathaniel Tandirogang mengatakan, kebijakan untuk melakukan karantina wilayah saat ini merupakan langkah yang sangat baik dan strategis dalam memutus rantai penyebaran virus corona atau covid-19 di Kaltim.

“Dari dulu kami sudah berteriak kepada pemerintah daerah, kalau tidak bisa lockdown, karantina wilayah sangat tepat saat ini, agar mobilisasi penduduk dapat di batasi,” imbuh dia saat dihubungi lewat telepon selulernya oleh wartawan Akurasi.id, Selasa (31/3/20).

Karantina wilayah menurut dia, sebaiknya tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, tetapi juga mesti dilakukan semua kabupaten/kota di Kaltim, utamanya yang sudah menjadi daerah terpapar corona. Contoh daerah yang harus mengambil besar dalam karantina wilayah adalah Balikpapan.

“Penyebaran wabah corona di Balikpapan sudah cukup mengkhawatirkan. Bahkan penyebaran corona sekarang di Balikpapan sudah secara lokal transmisi,” jelasnya.

Nathaniel menyebutkan, jumlah dokter yang dimiliki Kaltim saat ini berjumlah sekitar 2.000 orang. Jika tidak ada lonjakan drastis seperti yang terjadi di Jakarta, maka dengan jumlah dokter itu, pelayanan dan penanganan pasien corona masih tertanggulangi, baik pemeriksaan bagi orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pemantauan (PDP).

“Untuk saat ini jumlah tenaga medis kita masih mencukupi, asalkan tidak eksponensial atau meledak seperti di Jakarta, saya rasa masih bisa diatasi,” ujarnya.

Kendati demikian, Nathaniel mengakui, penanganan pasien corona di Kaltim terkendala minimnya stok alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis, utamanya bagi para dokter dan perawat yang bersentuhan langsung dengan para pasien corona.

Walau begitu, dia menyebutkan, untuk bantuan APD yang diberikan pemerintah pusat beberapa hari lalu, jumlahnya masih cukup untuk beberapa minggu ke depan. Namun dia berharap, tidak ada lonjakan atas pasien corona.

“Bila dilihat untuk jangka panjang pasti sangat kurang, namun untuk sekarang masih cukup untuk beberapa minggu ke depan, selama itu bukan eksponensial, karena sulit menentukan cukup atau tidak, lantaran kami tidak tahu pergerakan pasien, tapi memang harus dipersiapkan dari awal,” tuturnya.

Dirinya berpesan kepada pemerintah untuk mempersiapkan rumah sakit darurat sebagai upaya mengantisipasi meledaknya pasien. Lantaran, potensi penambahan pasien corona dalam beberapa hari ke depan masih cukup terbuka.

“Untuk saat ini kami ketahui Wisma Haji Balikpapan merupakan salah satu tempat darurat, tapi untuk Samarinda kami belum dapat informasi dari wali kota untuk tempat darurat nantinya di mana,” cakapnya

Lewat media, IDI Kaltim mendesak pemerintah daerah agar dapat membuat laboratorium sendiri di Kaltim. Dengan demikian, pemerintah lebih cepat mengetahui hasil tes pasien, ketimbang menunggu hasil dari pusat yang harus menunggu berhari-hari.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Selain itu, Nathaniel juga berpesan kepada masyarakat agar bisa mematuhi imbauan pemerintah daerah untuk melakukan social distancing. Menghindari tempat-tempat keramaian.

“Masyarakat adalah garda terdepan dalam memutus rantai virus corona, sebab dokter tidak punya kemampuan memutus penyebaran virus. Dengan selalu menjaga diri, melakukan pisical distancing, dan tidak melakukan kegiatan yang tidak penting di luar rumah adalah kunci utamanya,” imbuhnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin


TAGGED:CoronaCovid-19IDI Kaltimkarantina wilayahLawan coronaRS Darurat
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Komite Keselamatan Jurnalis Laporkan Teror Kepala Babi ke Bareskrim Polri
PeristiwaTrending

Komite Keselamatan Jurnalis Laporkan Teror Kepala Babi ke Bareskrim Polri

By
Wili Wili
Gunung Lewotobi Meletus, BNPB Angkat Bicara
HeadlineTrending

Gunung Lewotobi Meletus, BNPB Angkat Bicara

By
akurasi 2019
Aksi Demonstrasi Pengemudi Ojol di Depan Kantor Kemnaker: Tuntut Pemberian THR dan Kesejahteraan Pekerja
PeristiwaTrending

Aksi Demonstrasi Pengemudi Ojol di Depan Kantor Kemnaker: Tuntut Pemberian THR dan Kesejahteraan Pekerja

By
Wili Wili
2 corona kaltim
Trending

Dapat Perawatan Medis yang Memadai, 2 Pasien Positif Corona Kaltim Sembuh

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?