By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Corak > Kedelai Mahal, Harga Tahu Tempe Naik
CorakRagam

Kedelai Mahal, Harga Tahu Tempe Naik

Devi Nila Sari
Last updated: Januari 5, 2021 8:02 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Kedelai Mahal, Harga Tahu Tempe Naik
Ibu Dawam, pemilik pabrik tahu tempe di Bontang akan menaikkan harga dagangannya pada Rabu (6/1/2021). (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Kedelai Mahal, Harga Tahu Tempe Naik
Ibu Dawam, pemilik pabrik tahu tempe di Bontang akan menaikkan harga dagangannya pada Rabu (6/1/2021). (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Harga tahu tempe naik akibat mahalnya harga bahan baku, kedelai. Rencananya perajin tahu dan tempe di Kota Bontang akan menaikkan harga pada Rabu (6/1/2021).

Akurasi.id, Bontang – Harga kacang kedelai yang mahal membuat perajin tahu dan tempe di Kota Bontang harus menaikkan harga jual produk mereka. Kedelai merupakan bahan baku pembuatan tahu dan tempe. Saat ini, harga kedelai berkisar di Rp 490 per 50 kilogram dari sebelum berada di kisaran Rp 365 ribu per 50 kilogram.

“Makin lama harga kacang (kedelai, Red.) makin tinggi. Mau tidak mau, harga tahu tempe naik,” ujar ibu Dawam, seorang perajin tempe di rumah produksinya di Jalan Ahmad Yani, Gang Rawa Indah, Bontang Utara, Selasa (5/1/2021).

[irp]

Perempuan berumur 45 tahun itu mengaku, kenaikan bahan baku sudah dirasakannya sebelum memasuki masa pandemi Covid-19. Harga untuk 1 karung dengan berat 50 kilogram seharga Rp 365 ribu dan terus merangkak naik setiap bulannya, hingga saat ini mencapai harga Rp 490 ribu.

“Mulai besok (6/1/2021) saya naikkan harga, karena kalau tidak dinaikkan jadi susah, karena kenaikan harga kedelai sangat meningkat. Dan disini juga ada karyawan yang digaji,” keluh ibu Dawam.

Dia juga menjelaskan, untuk harga sebelumnya sebelum pandemi pihaknnya masih bisa mengimbangkan pengeluaran dan pemasukan, tetapi untuk saat ini, dia lebih memilih untuk menaikkan harga ketimbang mengecilkan ukuran produknya.

[irp]

“Dari pelanggan kami pun memberikan saran untuk lebih baik menaikkan harga ketimbang mengecilkan ukuran,” jelasnya.

Pabrik yang sudah ada sejak tahun 1991 ini memiliki pelanggan dari berbagai kalangan, baik dari ibu rumah tangga, penjual sayur, hingga penjual gorengan. Untuk kenaikan harga tempe yang sebelumnya Rp 2.500 per bungkus, mulai Rabu (6/1/2020) menjadi Rp 3.000 per bungkus. Sementara untuk harga tahu yang sebelumnya Rp 10.000 per tiga bungkus, menjadi 12.000 per 3 bungkus. “Harapannya ya mudah-mudahan harga kacang kedelai bisa turun dan normal kembali. Biar sesuai harganya. Pembeli jadi tidak merasa mahal,” harapnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

 

TAGGED:Harga Kedelai NaikHarga Tahu Tempe Naik
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

wali kota bontang
Birokrasi

Wali Kota Bontang: Jangan Beri Stigma Negatif Pasien Covid-19

By
akurasi 2019
Peduli Pendidikan Bontang: Badak LNG Resmikan Pembangunan Asrama Pondok Pesantren Nurul Ichsan
Pariwara

Peduli Pendidikan Bontang: Badak LNG Resmikan Pembangunan Asrama Pondok Pesantren Nurul Ichsan

By
Redaksi Akurasi.id
odp covid-19
Birokrasi

Status ODP Covid-19 Bontang Bertambah Jadi 7 Orang

By
akurasi 2019
Masyarakat Keluhkan Jalur Rantau Pulung-Sangatta, Pemkab Kutim Janji Segera Perbaiki
BirokrasiHeadline

Masyarakat Keluhkan Jalur Rantau Pulung-Sangatta, Pemkab Kutim Janji Segera Perbaiki

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?