By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Penumpang di Tol Krapyak Semarang
PeristiwaTrending

Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Penumpang di Tol Krapyak Semarang

Wili Wili
Last updated: Desember 22, 2025 3:40 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Penumpang di Tol Krapyak Semarang
Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Penumpang di Tol Krapyak Semarang. Foto: Basarnas Semarang.
SHARE

Akurasi.id – Kecelakaan maut terjadi menjelang musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Sebuah bus pariwisata PO Cahaya Trans mengalami kecelakaan tunggal di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Senin (22/12/2025) dini hari. Insiden tersebut menewaskan 16 penumpang dan menyebabkan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Bus yang mengangkut puluhan penumpang itu dilaporkan berangkat dari wilayah Jabodetabek dengan tujuan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.30–00.45 WIB saat bus melaju di jalur menurun dan tikungan di Simpang Susun Krapyak. Kendaraan diduga melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya kehilangan kendali, menabrak pembatas jalan, dan terguling.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan bahwa bus PO Cahaya Trans tersebut tidak laik jalan dan seharusnya tidak diizinkan beroperasi. Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menyebutkan bahwa berdasarkan pengecekan di aplikasi MitraDarat, kendaraan tersebut tidak terdaftar sebagai angkutan pariwisata maupun angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP).

“Untuk data BLU-e, kendaraan terakhir melakukan uji berkala pada 3 Juli 2025. Sementara hasil ramp check pada 9 Desember 2025 menyatakan kendaraan tidak laik jalan dan dilarang beroperasi,” ujar Aan dalam keterangannya, Senin (22/12/2025).

Dari sisi penegakan hukum, polisi memastikan bahwa pengemudi bus tidak berada di bawah pengaruh narkotika. Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol M Syahduddi, mengatakan hasil tes urine pengemudi dengan enam parameter pemeriksaan menunjukkan hasil negatif narkoba.

“Penyelidikan kini difokuskan pada faktor lain seperti kondisi kendaraan, fisik pengemudi, kontur jalan, serta faktor teknis lainnya,” jelas Syahduddi.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ribut Hari Wibowo, menambahkan bahwa sebagian besar korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan keras saat bus terguling dan menyeret pembatas jalan tol. Satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis.

“Sebanyak 15 orang meninggal di tempat kejadian dan satu korban meninggal saat dirawat di rumah sakit,” kata Ribut dalam keterangannya.

Seluruh korban, baik meninggal dunia maupun luka-luka, telah dievakuasi ke RSUP Dr. Kariadi dan RS Tugu Kota Semarang untuk mendapatkan perawatan intensif serta proses identifikasi. Sementara itu, arus lalu lintas di Tol Dalam Kota Semarang sempat mengalami gangguan dan kembali normal pada Senin pagi.

Korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus PO Cahaya Trans berjumlah 16 orang, berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat, di antaranya Klaten, Boyolali, Sleman, Bogor, Jakarta Timur, hingga Tangerang Selatan.

Hingga kini, Unit Laka Lantas Polrestabes Semarang masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. Peristiwa ini kembali menjadi peringatan penting akan pentingnya pengawasan ketat terhadap kelayakan kendaraan angkutan umum, terutama menjelang lonjakan mobilitas masyarakat saat libur Nataru.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:bus PO Cahaya Transbus tidak laik jalanKecelakaan BusKecelakaan mautkecelakaan Natarukecelakaan semarangkecelakaan Tol Krapyakkemenhublaka lantas Jawa Tengah
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Wapres Gibran Apresiasi Solidaritas Pekerja Seni Serta Pelaku Industri Kreatif Untuk Korban Bencana Sumatra
HeadlinePeristiwa

Wapres Gibran Apresiasi Solidaritas Pekerja Seni Serta Pelaku Industri Kreatif Untuk Korban Bencana Sumatra

By
Wili Wili
Bapanas Tingkatkan Pengawasan Pasar Indonesia Usai Temuan Residual Pestisida pada Anggur Shine Muscat
PeristiwaTrending

Bapanas Tingkatkan Pengawasan Pasar Indonesia Usai Temuan Residual Pestisida pada Anggur Shine Muscat

By
Wili Wili
Hendropriyono Jatuh Sakit, Sudah 2 Hari Dirawat di RSPAD
HeadlineTrending

Hendropriyono Jatuh Sakit, Sudah 2 Hari Dirawat di RSPAD

By
akurasi 2019
Facebook Down, Mark Zuckerberg Rugi Rp99 T
Trending

Facebook Down, Mark Zuckerberg Rugi Rp99 T

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?