By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, Ustaz Khalid Basalamah Diperiksa KPK dan Bersikap Kooperatif
PeristiwaTrending

Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, Ustaz Khalid Basalamah Diperiksa KPK dan Bersikap Kooperatif

Wili Wili
Last updated: Juni 25, 2025 5:14 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, Ustaz Khalid Basalamah Diperiksa KPK dan Bersikap Kooperatif
Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, Ustaz Khalid Basalamah Diperiksa KPK dan Bersikap Kooperatif. Foto: Antara.
SHARE

Akurasi.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait kuota tambahan ibadah haji di Kementerian Agama (Kemenag). Salah satu pihak yang telah dimintai keterangannya oleh KPK adalah pendakwah kondang Ustaz Khalid Basalamah.

Pemeriksaan terhadap Khalid dilakukan pada Senin, 23 Juni 2025, dan disebut berlangsung dengan lancar. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut Khalid sangat kooperatif dalam memberikan informasi yang dibutuhkan penyelidik.

“Yang bersangkutan bersikap kooperatif, menyampaikan informasi dan keterangan yang dibutuhkan oleh tim, sehingga sangat membantu proses penanganan perkara terkait kuota haji ini,” ujar Budi saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (24/6) malam.

Budi menegaskan bahwa KPK membuka peluang untuk kembali memanggil Khalid Basalamah apabila diperlukan dalam proses lanjutan penyelidikan. Selain itu, KPK juga mempertimbangkan untuk meminta keterangan dari tokoh-tokoh lain, termasuk mantan Menteri Agama periode 2020–2024, Yaqut Cholil Qoumas.

“KPK tidak menutup kemungkinan untuk memanggil siapa pun yang memang dibutuhkan keterangannya guna membuat terang perkara ini,” ujar Budi.

Di sisi lain, mantan penyidik KPK Yudi Purnomo menyambut positif langkah cepat KPK dalam menyelidiki dugaan korupsi haji ini. Menurutnya, pemeriksaan saksi-saksi merupakan langkah awal yang krusial untuk mengungkap modus kejahatan yang mungkin terjadi.

“Langkah KPK sudah tepat dan ini merupakan gerak cepat untuk bisa mendapatkan keterangan bagaimana modus korupsi yang terjadi dalam masalah peralihan kuota tambahan tersebut. Apakah ada gratifikasi, suap atau pemerasan,” kata Yudi, Rabu (25/6).

Yudi juga menyoroti pentingnya keberadaan Panitia Khusus (Pansus) Haji 2024 yang telah dibentuk DPR, sebagai salah satu celah untuk memperkuat pembuktian. Ia meyakini kasus ini akan segera naik ke tahap penyidikan dengan ditetapkannya tersangka dari unsur penyelenggara negara.

“Kita tahu di Kementerian Agama ada jabatan seperti menteri, wakil menteri atau pejabat eselon I seperti sekjen dan Dirjen. Itu adalah pihak-pihak yang sesuai dengan kewenangan KPK,” tambahnya.

Lebih lanjut, KPK juga telah memanggil sejumlah pihak dari internal Kementerian Agama, meski identitasnya masih dirahasiakan. Budi menjelaskan, hal ini dikarenakan kasus masih berada pada tahap penyelidikan, sehingga informasi yang lebih spesifik belum dapat diungkap ke publik.

KPK menekankan pentingnya kerja sama dari semua pihak yang dimintai keterangan. Hal ini dinilai krusial agar penanganan perkara korupsi yang menyangkut kepentingan umat, seperti dana dan kuota haji, dapat dilakukan secara cepat dan transparan.

“KPK meminta kepada pihak-pihak terkait yang dipanggil untuk kooperatif, baik hadir maupun memberikan keterangan sebenar-benarnya,” tutup Budi.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:dugaan korupsi hajikasus korupsi terbaruKementerian AgamaKhalid Basalamahkorupsi kuota hajiKPKpansus haji DPRpemeriksaan saksi KPKpenyidikan KPKYaqut Cholil Qoumas
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Gempa M 6,5 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Jabar dan Sumatera

Akurasi.id, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu,…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Video Polwan Tegur Warga di Warung Viral, Kompolnas Minta Polri Klarifikasi
PeristiwaTrending

Video Polwan Tegur Warga di Warung Viral, Kompolnas Minta Polri Klarifikasi

By
Wili Wili
110 WNI Korban Online Scam di Kamboja Segera Dipulangkan, P2MI Koordinasi dengan KBRI dan Otoritas Setempat
HeadlinePeristiwa

110 WNI Korban Online Scam di Kamboja Segera Dipulangkan, P2MI Koordinasi dengan KBRI dan Otoritas Setempat

By
Wili Wili
Fenomena Air Bangai di Sungai Mahakam, Ribuan Ikan dan Udang Mabuk Diburu Warga di Tepi Sungai
Trending

Fenomena Air Bangai di Sungai Mahakam, Ribuan Ikan dan Udang Mabuk Diburu Warga di Tepi Sungai

By
Devi Nila Sari
Banjir Jakarta 2025: Pejaten Timur Terendam Hingga 4 Meter, 57 Warga Mengungsi
PeristiwaTrending

Banjir Jakarta 2025: Pejaten Timur Terendam Hingga 4 Meter, 57 Warga Mengungsi

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?