By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > 110 WNI Korban Online Scam di Kamboja Segera Dipulangkan, P2MI Koordinasi dengan KBRI dan Otoritas Setempat
HeadlinePeristiwa

110 WNI Korban Online Scam di Kamboja Segera Dipulangkan, P2MI Koordinasi dengan KBRI dan Otoritas Setempat

Wili Wili
Last updated: Oktober 24, 2025 1:15 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
110 WNI Korban Online Scam di Kamboja Segera Dipulangkan, P2MI Koordinasi dengan KBRI dan Otoritas Setempat
110 WNI Korban Online Scam di Kamboja Segera Dipulangkan, P2MI Koordinasi dengan KBRI dan Otoritas Setempat. Foto: ANTARA.
SHARE

Akurasi.id – Sebanyak 110 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban online scam di Kamboja akan segera dipulangkan ke Tanah Air. Para korban kabur dari perusahaan online scam di Kota Chrey Thum, Provinsi Kandal, Kamboja, setelah terlibat kericuhan di lokasi tersebut.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menyampaikan bahwa proses pemulangan tengah berlangsung. “Jadi semuanya dalam proses dan kita akan pulangkan ke Indonesia. Negara hadir di situ untuk melindungi mereka,” ujar Mukhtarudin dalam jumpa pers di Kementerian P2MI, Jakarta Selatan, Kamis (23/10/2025).

Mukhtarudin menjelaskan, awalnya sebanyak 97 WNI berhasil melarikan diri dari perusahaan scam tersebut, sementara 13 WNI lainnya berhasil dievakuasi dari lokasi di Kabupaten Chrey Thum. Seluruh WNI kini berada di rumah detensi imigrasi Phnom Penh untuk pendataan dan pemeriksaan oleh otoritas setempat.

Direktur Siber P2MI Guntur Saputro bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh dan pihak berwenang setempat untuk menangani kasus ini. Pemerintah juga masih menelusuri agensi penyalur WNI ke perusahaan online scam tersebut, dan akan menindaklanjuti bila ditemukan pelanggaran.

Sebelumnya, KBRI Phnom Penh mencatat 110 WNI diamankan, di mana 67 orang akan dipulangkan terlebih dahulu. Koordinasi dilakukan sejak 17 Oktober 2025 dengan Kepolisian Kamboja terkait laporan kericuhan yang melibatkan WNI.

Wakil Menteri P2MI Christina Aryani menambahkan, ada tren peningkatan kasus WNI yang bekerja dalam penipuan daring dan judi online di Kamboja. Kementerian P2MI telah mengirim tim untuk memantau situasi secara langsung. Beberapa temuan sementara menunjukkan tingginya jumlah penerbangan dari Indonesia ke Kamboja, adanya visa self-employed, dan beberapa WNI yang berulang kali datang ke negara tersebut.

“Kami akan terus bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan Pemerintah Daerah untuk mencegah potensi tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan memastikan perlindungan WNI di luar negeri,” tambah Christina.

Pemerintah menegaskan bahwa prioritas saat ini adalah memastikan seluruh WNI korban online scam dapat kembali dengan aman ke Indonesia sebelum menindaklanjuti pelanggaran yang terjadi.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:berita migranChristina AryaniGuntur SaputroKambojaKBRI Phnom PenhKedutaan Besar RIMukhtarudinonline scamP2MIpemulangan WNIperlindungan pekerja migranTPPOWNI
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jokowi Temui Puan Maharani di Peluncuran Danantara: Singkat dan Hanya Saling Sapa
HeadlinePeristiwa

Jokowi Temui Puan Maharani di Peluncuran Danantara: Singkat dan Hanya Saling Sapa

By
Wili Wili
Gubernur Jakarta Pramono Anung Dampingi Puan Maharani ke Rumah Duka Affan Kurniawan
HeadlinePeristiwa

Gubernur Jakarta Pramono Anung Dampingi Puan Maharani ke Rumah Duka Affan Kurniawan

By
Wili Wili
Ratusan Siswa Terancam Gagal Ikut SNBP 2025, Aksi Protes Melanda Sekolah-sekolah di Indonesia
PeristiwaTrending

Ratusan Siswa Terancam Gagal Ikut SNBP 2025, Aksi Protes Melanda Sekolah-sekolah di Indonesia

By
Wili Wili
Kesal Digugat Cerai, Pria di Samarinda Sebar Video Bercinta Bersama Mantan Istri di Dunia Maya
HeadlineHukum & KriminalNews

Kesal Digugat Cerai, Pria di Samarinda Sebar Video Bercinta Bersama Mantan Istri di Dunia Maya

By
Redaksi Akurasi.id
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?