By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Jika Tagihan Air Naik, PDAM Kutim Minta Warga Tidak Kaget, Kok Bisa?
Trending

Jika Tagihan Air Naik, PDAM Kutim Minta Warga Tidak Kaget, Kok Bisa?

akurasi 2019
Last updated: Juni 5, 2020 8:17 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
tagihan air
PDAM Kutim mengingatkan agar pelanggan bijak menggunakan air dan tidak kaget jika terjadi kenaikkan tagihan air. (Ella Ramlah/Akurasi.id)
SHARE
tagihan air
PDAM Kutim mengingatkan agar pelanggan bijak menggunakan air dan tidak kaget jika terjadi kenaikkan tagihan air. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Benua Kutai Timur (Kutim) mengingatkan agar warga tidak kaget jika memang nantinya akan ada kenaikan pada tagihan air. Musababnya bukan karena adanya kenaikan tarif air, melainkan kemungkinan besar karena meningkatnya jumlah pemakaian air dari para pelanggan itu sendiri.

baca juga: Demi Awet Muda, Pria di Samarinda Nekat Curi Pakaian Dalam Wanita

Dirut PDAM Tirta Tuah Benua Kutim, Suparjan mengatakan, ketika tagihan air mengalami kenaikkan, itu bisa dikatakan wajar, karena di masa pandemi Covid-19 ini, hampir semua masyarakat menghabiskan sebagian besar waktunya dengan tetap berada di rumah. Karena memang itu menjadi kebijakan pembatasan sosial dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Atas dasar itu, Suparjan pun meminta agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan air. Apalagi selama 2 bulan terakhir, perusahaan plat merah tersebut telah memberikan subsidi atas tagihan air masyarakat.

“Sampai saat ini masih ada subsidi Rp200 ribu, jika tagihan air di bawah Rp200 ribu maka gratis, namun jika tagihan di atas Rp200 ribu maka pelanggan tinggal membayar kelebihannya,” sebutnya, Jumat (5/6/20).

Namun jika subsidi itu telah dicabut atau tidak berlaku lagi, dia pun meminta, agar masyarakat tidak terkejut ketika membayar tagihan pada bulan selanjutnya. Karena kemungkinan besar tagihan air pelanggan pada bulan selanjutnya dapat meningkat.

“Dengan kondisi saat ini, saya prediksi penggunaan air mengalami peningkatan. Ya, karena hampir kebanyakan masyarakat melakukan aktivitas di rumah, dan kita dianjurkan untuk sering-sering mencuci tangan,” tuturnya.

Dia memastikan, PDAM Kutim tidak sedikit pun menaikkan tarif air. Apalagi itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Pada umumnya, ketika ada lonjakan tagihan air, biasanya dikarenakan pemakaian air yang tidak terkontrol dari pelanggan itu sendiri.

“(Kalau memang ada yang mengklaim tagihan airnya naik), maka kita bicaranya harus pakai data, kita akan selesaikan kasus per kasus atas keluhan pelanggan, tanpa data kami sulit memberi jawaban dan solusinya,” sebutnya.

Menurutnya, PDAM sendiri telah berupaya bijak dalam membantu masyarakat. Misalnya saja, pada pembayaran air periode April 2020, mulai dari kategori pelanggan rumah tangga 1, 2 dan 3 yang mencapai23.955 kepala keluarga (KK), telah dibebaskan dari tagihan pembayaran air atau digratiskan.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

“Setelah ada evaluasi dan atas saran dan masukan dari beberapa stakeholder, maka pada pembayaran air bulan Mei 2020 untuk kelompok pelanggan Sosial Khusus 1, 2 dan usaha kecil, (tempat ibadah, yayasan sosial, rumah sakit, warung kecil, dan kios kecil) diberikan gratis, namun untuk pembayaran air pada Juni 2020 diberikan subsidi Rp200 ribu,” paparnya.

Diakui Suparjan memang tidak semua pelanggan PDAM mendapat bantuan keringanan pembayaran air, seperti kelompok pelanggan niaga besar, industri dan instansi pemerintah.

“Memang ada dampak dari pemberian bantuan pembayaran tagihan air gratis itu, yaitu pemakaian air pelanggan cenderung meningkat. Ditambah imbauan dari pemerintah untuk stay at home, work from home, sering cuci tangan, mandi dan cuci pakaian setelah keluar rumah,” jelasnya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:PDAM KUTIMPelanggantagihan air naik
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Update BNPB: Korban Meninggal Gempa NTT Capai 105 Orang

Akurasi.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru terkait dampak…

Sejarah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: dari Tradisi hingga Hari Besar Umat Islam

Akurasi.id - Setiap bulan Rabiul Awal, umat Islam di seluruh dunia memperingati…

Kualitas Udara Memburuk, Malaysia dan Brunei Bawa Kasus Kabut Asap ke ASEAN

Akurasi.id, Jakarta - Kabut asap lintas batas kembali menjadi sorotan utama di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Rayakan Anniversary ke-11 di Amerika, Romantis dan Penuh Makna
SelebritisTrending

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Rayakan Anniversary ke-11 di Amerika, Romantis dan Penuh Makna

By
Wili Wili
l: Kisah Inspiratif Mak Sombret: Berkat Kebaikan, Kini Menjalankan Umrah dan Rumah Direnovasi
PeristiwaTrending

Kisah Inspiratif Mak Sombret: Berkat Kebaikan, Kini Menjalankan Umrah dan Rumah Direnovasi

By
Wili Wili
Imbas Serangan ke Ukraina, Turis Rusia di Bali Tak Bisa Tarik Uang
HeadlineTrending

Imbas Serangan ke Ukraina, Turis Rusia di Bali Tak Bisa Tarik Uang

By
akurasi 2019
PPKM Diterapkan, Lapangan Bessai Berinta Ditutup
CorakRagamTrending

PPKM Diterapkan, Lapangan Bessai Berinta Ditutup

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?