By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Imbas Serangan ke Ukraina, Turis Rusia di Bali Tak Bisa Tarik Uang
HeadlineTrending

Imbas Serangan ke Ukraina, Turis Rusia di Bali Tak Bisa Tarik Uang

akurasi 2019
Last updated: Maret 12, 2022 6:03 am
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Imbas Serangan ke Ukraina, Turis Rusia di Bali Tak Bisa Tarik Uang
Turis Rusia di Bali gagal menarik uang tunai karena kartu mereka diblokir oleh jaringan pembayaran akibat invasi militer terhadap Ukraina. Ilustrasi. (Kontan.co.id).
SHARE

Akibat invasi negaranya ke Ukraina, para turis Rusia di Bali tak bisa tarik uang tunai. Para turis Rusia di Bali ini pun banyak yang gagal bertransaksi.

Akurasi.id, Jakarta – Turis Rusia di Bali tidak bisa bertransaksi menarik uang tunai dari rekeningnya. Hal itu karena jaringan pembayaran memblokir transaksi kartu milik warga Rusia sebagai akibat dari invasi militer terhadap Ukraina.

Konstantin Ivanov, warga Rusia yang sedang berpelesir di Bali, gagal saat mencoba menarik uang dari rekening bank.

“Ini akan jadi masalah besar bagi kami. Kami benar-benar kehilangan keuangan kami, sepertinya telah benar-benar beku dan kami tidak dapat menggunakannya sama sekali di sini,” imbuh Ivanov, dilansir Reuters, Kamis (10/3).

Dia menambahkan besar kemungkinan dia akan mencari pekerjaan di Indonesia.

Berdasarkan data BPS, tercatat sekitar 1.150 orang asal Rusia masuk ke Indonesia pada Januari 2022.

Rifki Saldi Yanto, Manajer sebuah kafe lokal menuturkan dalam beberapa terakhir, pelanggan Rusia di tempatnya lebih banyak membayar dengan uang tunai dibandingkan kartu kredit. Ia juga melihat kecenderungan penurunan pelanggan Rusia dalam beberapa hari terakhir.

Adapun, Kedutaan Rusia di Jakarta mengatakan pihaknya akan memberikan informasi dan bantuan kepada setiap warga negara yang menghadapi masalah.

[irp]

Kedutaan Rusia Bantu Warganya

Juru Bicara Kedutaan Rusia Denis Tetiushin mengatakan Bank Pochta Rusia sekarang menawarkan kartu virtual menggunakan sistem UnionPay China. Bukan Visa atau Mastercard.

“Ini gratis dan orang dapat membukanya di mana pun mereka berada,” katanya dalam pesan teks.

Sementara itu, lebih dari 7.000 orang Rusia terdampar di Thailand karena pembatalan penerbangan, mata uang rubel jatuh bebas, dan masalah pembayaran.

Sebagai informasi, ekonomi Rusia menghadapi krisis paling parah sejak jatuhnya Uni Soviet pada 1991, setelah negara-negara barat bergerak dalam beberapa hari terakhir untuk mengisolasinya dari sistem keuangan global.

Sistem pembayaran internasional SWIFT telah memutuskan beberapa bank Rusia dari jaringannya, sedangkan Visa dan Mastercard mengatakan mereka memblokir penggunaan luar negeri dari kartu mereka yang dikeluarkan oleh bank Rusia mulai 9 Maret. (*)

Sumber: CNNIndonesia.com
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:BaliHardnewsTarik UangTuris Rusia
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Taliban Siapkan Pemerintahan Baru Afghanistan dalam 1-2 Pekan
Trending

Taliban Siapkan Pemerintahan Baru Afghanistan dalam 1-2 Pekan

By
Devi Nila Sari
Pemerintah Cabut HET Minyak Goreng, Harga Siap Melesat Jadi Rp25 Ribu per Liter
HeadlineTrending

Pemerintah Cabut HET Minyak Goreng, Harga Siap Melesat Jadi Rp25 Ribu per Liter

By
akurasi 2019
PDIP Gagas Pancasila Summit di UAE, Fokus pada Perdamaian Dunia dan Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Perang
HeadlineKabar Politik

PDIP Gagas Pancasila Summit di UAE, Fokus pada Perdamaian Dunia dan Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Perang

By
Wili Wili
Isu Surat Suara Tujuh Kontainer Berbuntut Panjang
PariwaraTrending

Isu Surat Suara Tujuh Kontainer Berbuntut Panjang

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?