By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Jembatan Mahkota II Kerap Dilintasi Truk Tambang, Nanda Minta Pihak Berwenang Tak Tutup Mata
BirokrasiKabar Politik

Jembatan Mahkota II Kerap Dilintasi Truk Tambang, Nanda Minta Pihak Berwenang Tak Tutup Mata

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 17, 2021 6:17 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Jembatan Mahkota II Kerap Dilintasi Truk Tambang, Nanda Minta Pihak Berwenang Tak Tutup Mata
Anggota Komisi III DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis mengingatkan pihak berwenang mengawasi aktivitas kendaraan tambang yang melintas di jalan-jalan umum. (Istimewa)
SHARE
Jembatan Mahkota II Kerap Dilintasi Truk Tambang, Nanda Minta Pihak Berwenang Tak Tutup Mata
Anggota Komisi III DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis mengingatkan pihak berwenang mengawasi aktivitas kendaraan tambang yang melintas di jalan-jalan umum. (Istimewa)

Jembatan Mahkota II Kerap Dilintasi Truk Tambang, Nanda Minta Pihak Berwenang Tak Tutup Mata. Selain Jembatan Mahkota II, jalan-jalan umum yang jadi fasilitas publik, juga harus diperhatikan agar tidak cepat rusak lantaran adanya pembiaran karena dilintasi truk-truk tambang.

Akurasi.id, Samarinda – Aktivitas kegiatan pertambangan memang selalu memantik respons publik. Apalagi ketika hal itu bersinggungan dengan kepentingan publik. Misalnya saja, ada kendaraan pertambangan yang kerap melintas di jalan-jalan umum.

Di Samarinda sendiri, keberadaan truk pengangkut batu bara yang melintas di jalan-jalan umum, terutama di kawasan pingir kota, kerap dijumpai. Tak pelak, hal itu pun banyak dikeluhkan masyarakat setempat. Misalnya saja di Jembatan Mahkota II Samarinda.

Ada beberapa alasan masyarakat bergumam atas hal itu. Pertama, sarana jalan yang mereka punya menjadi cepat rusak akibat dilintasi kendaraan berat atau truk-truk tambang bermuatan batu bara. Kedua, keberadaan kendaraan tambang yang melintas di sekitar kawasan pemukiman, dianggap membahayakan warga setempat.

Sadar akan adanya keluhan masyarakat itu, anggota Komisi III DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis pun ikut angkat bicara. Politikus Partai PDI Perjuangan itu, menilai, harusnya kendaraan tambang, apapun alasannya tidak diperbolehkan melintas di jalan-jalan umum. Apalagi jika jalan itu sehari-hari digunakan masyarakat.

Dia pun meminta agar instansi dan stakeholder melaksanakan fungsi pengawasannya. Supaya, tidak ada lagi kendaraan pertambangan yang melintas di jalan-jalan umum. Karena jika dibiarkan tanpa pengawasan, selain akses jalan yang cepat rusak, nyawa masyarakat pun ikut dipertaruhkan dengan persoalan itu.

“Saya kira, seharusnya semua pihak-pihak terkait tidak membiarkan begitu saja ketika ada kendaraan-kendaraan pertambangan yang melintas di jalan umu. Instansi terkait saya kira harus melaksanakan fungsi pengawasannya,” imbuh Nanda kepada awak media, Selasa (9/3/2021).

[irp]

Sebagaimana diketahui, belum lama ini, warga mengeluhkan adanya sejumlah kendaraan berat, terutama truk-truk pengangkut batu bara yang kerap melintas di Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II Samarinda. Keberadaan truk-truk itu dinilai membahayakan pengendara yang melintas di wilayah itu, serta bisa berdampak pada cepat rusaknya jembatan tersebut.

“Yang pastinya, hal-hal seperti itu harusnya jangan sampai terjadi. Ayo, kita saling mengawasi. Pihak-pihak yang harusnya mengawasi, ayo lah, laksanakan tanggung jawabnya. Jangan membiarkan begitu saja,” ketusnya.

Apalagi aktivitas pertambangan batu bara yang ada sekitar wilayah Sambutan, disinyalir kebanyakan aktivitas tambang ilegal. Otomatis, ketika mereka melewati dan menggunakan sarana publik, justru akan semakin menambah kerugian masyarakat.

[irp]

“Nanti kami akan coba cek dan periksa lagi informasi terkait itu. Pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap hal itu, nanti akan coba kami minta keterangan juga. Jangan sampai alam kita dirusak, sarana publik juga dirusak. Semua yang terkait harus bertanggung jawab,” tandasnya. (*)

Penulis: Pewarta
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#DPRD KaltimJembatan Mahkota IIKegiatan Pertambangan IlegalKerap Dilintasi Truk TambangMinta Tak Tutup MataNanda Minta Ada Tindakan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

rakornis dinas perhubungan
Birokrasi

Bontang Didaulat Tuan Rumah Rakornis Dinas Perhubungan se-Kalimantan Timur Tahun 2020

By
akurasi 2019
Jokowi Siap Resmikan Istana Negara di IKN Sebelum Masa Jabatan Berakhir
HeadlineKabar Politik

Jokowi Siap Resmikan Istana Negara di IKN Sebelum Masa Jabatan Berakhir

By
Wili Wili
JUAN JENAU
Kabar PolitikTrending

Bawa Koalisi PDIP-PKB, Juan Jenau Optimis Hadapi Pilkada Mahulu 2020

By
akurasi 2019
Hadiri Pelantikan Himpaudi Bontang, Neni Ajak Bunda PAUD Tingkatkan Kompetensi Mengajar
Birokrasi

Hadiri Pelantikan Himpaudi Bontang, Neni Ajak Bunda PAUD Tingkatkan Kompetensi Mengajar

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?