By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Jasad Balita Tanpa Kepala Bikin Geger, Betulkah Yusuf Bocah yang Sudah Hilang Dua Pekan Lalu?
Hukum & KriminalTrending

Jasad Balita Tanpa Kepala Bikin Geger, Betulkah Yusuf Bocah yang Sudah Hilang Dua Pekan Lalu?

akurasi 2019
Last updated: Desember 8, 2019 6:20 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Balita
Miris, kondisi jenazah balita yang ditemukan dalam keadaan tak lagi utuh saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh kepolisian. (Muhammad Upi/Akurasi.id)
SHARE
Balita
Miris, kondisi jenazah balita yang ditemukan dalam keadaan tak lagi utuh saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh kepolisian. (Muhammad Upi/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Masih ingat, dengan seorang bocah bernama Ahmad Yusuf Ghazali yang hilang di sebuah tempat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Jalan AW Sjahranie pada Jumat (22/11/19) lalu. Sudah lebih dari dua pekan lamanya bocah berusia 4 tahun ini menghilang secara misterius. Bahkan segala upaya telah dilakukan baik dari pihak kepolisian, para guru PAUD dan keluarga serta kerabat.

Baca Juga: Parah! 3 Pengedar Sabu di Bontang Diringkus dalam Sepekan

Banyak spekulasi bermunculan. Mulai dari dugaan Yusuf menghilang karena terseret arus banjir, hingga dugaan adanya tindak pidana penculikan. Namun semua belum bisa disimpulkan, karena tidak ada bukti kuat yang mendukung semua dugaan tersebut.

Minggu (8/12/2019) pagi tadi, warga di kawasan Jalan Pangeran Antasari II, Gang 3, RT 30, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Samarinda Ulu digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah balita yang diperkirakan berusia 4 tahun. Namun, kondisinya sangat mengenaskan. Ia ditemukan tergeletak di aliran eks Anak Sungai Karang Asam.

Balita naas itu ditemukan dengan kondisi tanpa kepala, setengah lengan kanannya tak ada. Kedua telapak kakinya pun demikian. Bahkan sebagian tulang di bagian dadanya tampak keluar. Sekujur tubuhnya pun pucat. Jenazah bocah malang itu diketahui mengenakan pakaian lengkap. Memakai baju kaos hitam lengan pendek dan celana pendek bercorak.

Dari dugaan sementara, diketahui jika jenazah bocah malang yang belum teridentifikasi itu diperkirakan telah meninggal lebih dari 10 hari lalu. Usianya sepantaran dengan Yusuf yang masih belum diketahui rimbanya hingga saat ini.

Meski demikian, polisi masih harus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkapkan apakah dugaan tersebut benar atau tidak.

“Sekarang kami masih belum bisa memastikannya. Kami akan memanggil orang tua Yusuf untuk membantu melakukan identifikasi,” kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Ipda M Ridwan.

Lebih lanjut, Ridwan menuturkan, jenazah bocah malang yang saat ini telah berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AW Sjahranie akan diambil baju dan celananya untuk kepentingan penyelidikan.

“Kami akan bersihkan pakaiannya untuk diperlihatkan kepada orangtua Yusuf, apakah memiliki kecocokan atau tidak (dari pakaian terakhir yang dikenakan anaknya),” sambungnya.

MAHYUNADI

Sementara itu, informasi yang di dapat dari lokasi kejadian, jika penemuan jenazah bocah malang itu pertama kali dilaporkan warga sekitar bernama Ika (30), pagi itu dirinya saat hendak membuka jendela rumah, yang menghadap ke eks anak Sungai Karam Asam itu, dikejutkan dengan jenazah bocah malang tersebut.

“Setiap pagi saya buka jendela, saya lihat ada seperti bayi di sungai tapi kurang yakin,” jelasnya.

Merasa ragu, lantas Ika memanggil suaminya untuk memastikan jenazah balita naas tersebut. Ketika di cek, ternyata kecurigaan Ika itu benar. “Saya kira sampah, pas di cek suami ternyata benar kalau bayi, tubuhnya sudah enggak utuh,” terangnya.

Setelah mengetahui kebenaran itu, Ika dan sejumlah warga langsung melaporkan ke ketua RT. “Langsung lapor RT dan lapor polisi,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Upi
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:Mayat BalitaPenemuan Mayat
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Dua Pendaki Meninggal di Puncak Carstensz Akibat Hipotermia, Jenazah Dipulangkan ke Bandung
PeristiwaTrending

Dua Pendaki Meninggal di Puncak Carstensz Akibat Hipotermia, Jenazah Dipulangkan ke Bandung

By
Wili Wili
Kumpulan Ucapan Berbuka Puasa Anti Ribet untuk Pacar, Kawan, Pimpinan
Trending

Kumpulan Ucapan Berbuka Puasa Anti Ribet untuk Pacar, Kawan, Pimpinan

By
akurasi 2019
Kontroversi Eliano Reijnders Dicoret dari Daftar Pemain Timnas Indonesia, Shin Tae-yong: "Kualitasnya Belum Cukup"
OlahragaTrending

Kontroversi Eliano Reijnders Dicoret dari Daftar Pemain Timnas Indonesia, Shin Tae-yong: “Kualitasnya Belum Cukup”

By
Wili Wili
Ibu di Bogor Nyaris Tewas Dibacok Suami Akibat Tegur Rumah Dijadikan Tempat Open BO
Hukum & KriminalTrending

Ibu di Bogor Nyaris Tewas Dibacok Suami Akibat Tegur Rumah Dijadikan Tempat Open BO

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?