By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Janda Anak Tiga Berprofesi SPG di Samarinda Kedapatan Curi Kosmetik Bernilai Ratusan Juta
Hukum & KriminalNews

Janda Anak Tiga Berprofesi SPG di Samarinda Kedapatan Curi Kosmetik Bernilai Ratusan Juta

akurasi 2019
Last updated: Juni 30, 2020 6:35 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
janda anak tiga
Pelaku pencurian kosmetik berinial NY saat diintrogasi anggota kepolisian di Polsek Samarinda, Selasa (30/6/20). (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
janda anak tiga
Pelaku pencurian kosmetik berinial NY saat diintrogasi anggota kepolisian di Polsek Samarinda, Selasa (30/6/20). (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Entah apa yang terbersit di benak perempuan berinisial NY (31) warga Jalan Gerilya, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, sampai nekat mencuri barang-barang kosmetik dari toko UD Sehati yang terletak di Jalan Niaga Baru, Kelurahan Pasar Pagi, Samarinda Kota. Padahal, janda anak tiga itu mencari nafkah dengan menjadi sales promotion girl (SPG) di tempat tersebut.

baca juga: Gara-Gara Mengantuk, Sopir Mobil Pick Up Seruduk Gerobak Bakso dan 3 Unit Motor

Selain itu, wanita berkerudung tersebut, diketahui telah bekerja sebagai SPG di tokoh kosmetik UD Sehati sejak 2 tahun terakhir. Terungkapnya aksi pencurian yang dilakukan NY setelah pemilik tokoh melihat perbuatan pelaku melalui rekaman Closed Circuit Television (CCTV) awal Juni lalu.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku yang dilaporkan pemilik toko kepada pihak Polsek Samarinda kemudian langsung diciduk di rumah kontrakannya di Jalan Gerilya, Kecamatan Sungai Pinang, Senin (29/6/20) kemarin.

Kanit Reskrim Polsek Samarinda, Iptu Suyatno yang ditemui awak media di kantornya, mengakui, aksi pelaku terekam CCTV saat melakukan pencurian pada 13 Juni 2020. Modus yang dilakukan pelaku yakni dengan cara memasukan barang kosmetik ke dalam plastik yang berada di lantai.

Setelah barang-barang kosmetik itu masuk ke dalam plastik, kemudian agar perbuatan pelaku tidak diketahui oleh pemilik toko, NY mendorong dengan menggunakan kaki plastik yang isinya kosmetik tersebut ke ujung pintu masuk toko.

“Setelah sepulang kerja, pelaku membawa barang-barang hasil pencurian tersebut kerumahnya, dan menjual kembali secara online bersama rekannya,” jelas Iptu Suyatno saat melakukan rilis di Polsek Samarinda, Selasa (30/6/2020) pukul 14.00 Wita.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku NY, lanjut Iptu Suyatno, pelaku mengaku kalau perbuatanya tersebut telah dia lakoni sejak akhir Januari 2020 lalu hingga akhinya terungkap dan diketahui pemilik toko pada Sabtu 13 Juni 2020.

Adapun seluruh barang-barang kosmetik yang dicuri pelaku dari toko tempat dia bekerja disimpan di rumah kontrakannya. “Selama 6 bulan pelaku melakukan pencurian, pemilik toko mengaku merugi hingga Rp 164 juta,” ungkapnya.

Kepada awak media, pelaku NY mengaku, kalau seluruh hasil curiannya digunakan untuk biaya kehiduan sehari-hari. Selain itu, NY pun mengaku, baru sebagian kecil dari kosmetik yang dia curi yang berhasil terjual dan uang terkumpul dari penjualan barang itu hanya sekitar Rp4 juta.

“Hasil dari mencuri itu saya jual online bersama teman, kemudian uangnya saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari, dan sebagian saya kirimkan ke anak yang berada di kampung,” jelas NY.

Kendati mengaku bersalah dan telah meminta maaf, namun perbuatan pelaku tetap diproses pihak kepolisian. Dan atas perbuatannya itu, pelaku terancam dijerat Pasal 363 Ayat 3 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:KosmetikKriminalPencurianSPG
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Mensesneg Prasetyo Hadi Tanggapi Demo 'Indonesia Gelap', Tegaskan Efisiensi Tak Berdampak pada Pendidikan
PeristiwaTrending

Mensesneg Prasetyo Hadi Tanggapi Demo ‘Indonesia Gelap’, Tegaskan Efisiensi Tak Berdampak pada Pendidikan

By
Wili Wili
Mahasiswi Bontang Pelaku Aborsi Ditetapkan Tersangka dan Terancam 10 Tahun Penjara
News

Mahasiswi Bontang Pelaku Aborsi Ditetapkan Tersangka dan Terancam 10 Tahun Penjara

By
Redaksi Akurasi.id
Nekat Jadi Penyedia Surat Rapid Antigen Palsu, Tiga Pria Ini Harus Berakhir di Tangan Kepolisian
Hukum & KriminalNews

Nekat Jadi Penyedia Surat Rapid Antigen Palsu, Tiga Pria Ini Harus Berakhir di Tangan Kepolisian

By
Devi Nila Sari
Pramono Anung Targetkan Pembangunan Lokasi Sementara Pasar Induk Kramat Jati Rampung 5 Hari Pascakebakaran
HeadlinePeristiwa

Pramono Anung Targetkan Pembangunan Lokasi Sementara Pasar Induk Kramat Jati Rampung 5 Hari Pascakebakaran

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?