By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Imlek di Masa Pandemi, Manfaatkan Teknologi, Warga Tionghoa Bontang di Rumah Saja
Trending

Imlek di Masa Pandemi, Manfaatkan Teknologi, Warga Tionghoa Bontang di Rumah Saja

Devi Nila Sari
Last updated: Februari 12, 2021 7:29 pm
By
Devi Nila Sari
Share
2 Min Read
Imlek di Masa Pandemi, Manfaatkan Teknologi, Warga Tionghoa Bontang di Rumah Saja
(Ilustrasi)
SHARE
Imlek di Masa Pandemi, Manfaatkan Teknologi, Warga Tionghoa Bontang di Rumah Saja
(Ilustrasi)

Meski rindu dengan keluarga, namun warga etnis Tionghoa tetap patuh anjuran pemerintah. Buntut Imlek di Masa Pandemi.

Akurasi.id, Bontang – Perayaan Imlek dan Capgome tahun ini harus dirayakan dengan cara berbeda oleh warga Tionghoa. Karena Imlek di masa pandemi, perayaannya dilaksanakan dengan terbatas. Begitu pun di Kota Bontang.

Ketua Penasihat Paguyuban Keluarga Etnis Tionghoa (Paket) Sonny Lesmana juga merasakan hal demikian. Dia merayakan Imlek kali ini dengan mengikuti anjuran pemerintah, yakni di rumah saja.

“Ya kami di masyarakat etnis Tionghoa yang biasanya merayakan Imlek mau tidak mau mengikuti anjuran pemerintah,” kata Sonny saat dihubungi media ini, Jumat (12/2/2021) siang.

Jika tak ada pandemi, dia menjelaskan perayaan Imlek tentu menjadi momen yang sangat dinanti.  Lantaran, selain menjadi hari raya seluruh etnis Tionghoa di seluruh dunia, momen itu juga menjadi ajang kumpul keluarga, juga untuk saling mendoakan satu sama lain.

“Satu tahun sekali berkumpul bersama. Kami selalu berganti-ganti tempat berkumpul tiap tahun,” sebutnya.

Sonny mengaku, perayaan Imlek hanya dilakukan secara virtual, bersama keluarga jauh dan para kerabat. Ia juga menjelaskan, esensi dari perayaan tersebut, tidak akan hilang, tentu dengan memaksimalkan kemajuan teknologi masa kini.

[irp]

“Sudah cukup gembira karena kami tetap bisa tatap muka. Silaturahmi masih bisa terjaga dengan media sosial yang sekarang,” jelas Sonny.

Sonny juga menjelaskan makna dari Tahun Kerbau yakni mempunyai sifat yang positif ya dibandingkan tahun tikus.

“Jadi kerbau identik dengan kerja keras ya dengan harapan yang lebih. Kita semua juga harus kerja keras. Kondisi saat ini memang butuh perjuangan yang cukup keras,” paparnya.

Meski dalam keadaan saat ini, secara pribadi dirinya tak pernah merasa keadaan ini harus menyurutkan harapan.

“Walaupun pandemi, ini tidak menyurutkan harapan kita,” pungkasnya. (*)

Penulis :Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:ImlekImlek di Masa PandemiTahun Baru Cina
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Sejarah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: dari Tradisi hingga Hari Besar Umat Islam

Akurasi.id - Setiap bulan Rabiul Awal, umat Islam di seluruh dunia memperingati…

Kualitas Udara Memburuk, Malaysia dan Brunei Bawa Kasus Kabut Asap ke ASEAN

Akurasi.id, Jakarta - Kabut asap lintas batas kembali menjadi sorotan utama di…

Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan untuk Cek Penanganan Karhutla

Akurasi.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan pada Sabtu (22/08/2026)…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Bicara Peralihan Batu Bara ke Energi Terbarukan, Isran Noor: Tenang, Belanda Sudah Lari!!!
Trending

Bicara Peralihan Batu Bara ke Energi Terbarukan, Isran Noor: Tenang, Belanda Sudah Lari!!!

By
Devi Nila Sari
olisi Tangkap 11 Tersangka Judi Online, Termasuk Pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital
Hukum & KriminalTrending

Polisi Tangkap 11 Tersangka Judi Online, Termasuk Pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital

By
Wili Wili
Sejarah Stadion Gelora Bung Karno: Dari Perubahan Nama di Era Soeharto hingga Kembalinya Nama Sang Proklamator
RiwayatTrending

Sejarah Stadion Gelora Bung Karno Dari Perubahan Nama di Era Soeharto hingga Kembalinya Nama Sang Proklamator

By
Wili Wili
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dimulai 18 Januari
CorakRagamTrending

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dimulai 18 Januari

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?