By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Antrean Panjang di SPBU Shell Usai Isu Pertamax Oplosan Mencuat
PeristiwaTrending

Antrean Panjang di SPBU Shell Usai Isu Pertamax Oplosan Mencuat

Wili Wili
Last updated: Februari 28, 2025 3:08 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Antrean Panjang di SPBU Shell Usai Isu Pertamax Oplosan Mencuat
Antrean Panjang di SPBU Shell Usai Isu Pertamax Oplosan Mencuat. Foto: Kompas.
SHARE

Akurasi.id – Antrean kendaraan tampak mengular di sejumlah SPBU Shell di berbagai wilayah, termasuk di Pinang, Tangerang dan Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten. Fenomena ini terjadi setelah mencuatnya kasus dugaan korupsi di Pertamina yang melibatkan Pertamax oplosan. Banyak pengendara, baik mobil maupun motor, berbondong-bondong beralih ke SPBU swasta seperti Shell untuk mendapatkan bahan bakar berkualitas.

Contents
  • Dampak Isu Pertamax Oplosan
  • SPBU Swasta Jadi Pilihan Masyarakat

Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean panjang terlihat hingga merambat ke luar area SPBU, bahkan menyebabkan kemacetan di sejumlah titik. Banyak pengendara yang memilih mengisi bahan bakar Shell Super dan Shell V-Power, yang diklaim telah memenuhi standar EURO 4 sesuai ketetapan pemerintah Indonesia.

Dampak Isu Pertamax Oplosan

Kasus korupsi di tubuh Pertamina yang melibatkan Pertamax oplosan telah mengguncang kepercayaan masyarakat terhadap bahan bakar produksi BUMN tersebut. Insiden ini mendorong banyak orang untuk mencari alternatif yang dianggap lebih aman dan terpercaya.

Video antrean panjang di SPBU Shell bahkan sempat viral di media sosial. Salah satunya diunggah oleh akun Instagram @mood.jakarta, yang memperlihatkan deretan kendaraan yang menunggu giliran mengisi bahan bakar hingga ke badan jalan.

Pemerhati transportasi dan hukum, Budiyanto, menegaskan bahwa kasus ini harus diusut hingga tuntas. “Harus diusut tuntas dan dikembangkan, tidak hanya tersangka yang sudah tertangkap, tapi saya yakin masih ada oknum pelaku lain,” ujarnya.

Budiyanto juga menyoroti bahwa integritas pejabat yang terlibat dalam kasus ini telah dipertaruhkan demi kepentingan pribadi dan kelompok tertentu. Oleh karena itu, ia mendesak pihak berwenang untuk menuntaskan penyelidikan hingga ke akar-akarnya.

SPBU Swasta Jadi Pilihan Masyarakat

Sejak munculnya isu Pertamax oplosan, SPBU swasta seperti Shell semakin diminati masyarakat. Bahan bakar yang mereka tawarkan dianggap lebih berkualitas, dengan standar internasional yang lebih ketat. Hal ini terbukti dari lonjakan jumlah kendaraan yang mengantre di berbagai SPBU Shell di Jabodetabek.

Fenomena ini menunjukkan betapa besar dampak dari kasus korupsi terhadap kepercayaan publik. Jika pemerintah dan Pertamina tidak segera mengambil langkah konkret untuk memulihkan citra dan kualitas produknya, bukan tidak mungkin peralihan konsumen ke SPBU swasta akan semakin masif.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Antrean BBMBahan Bakar EURO 4BBM Oplosankorupsi PertaminaPertamax OplosanPertaminaShell SuperShell V-PowerSPBU ShellSPBU Swasta
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

BLT Rp900 Ribu Cair untuk 35 Juta Keluarga, Seskab: Anggaran Rp30 Triliun Hasil Efisiensi Pemerintah
HeadlinePeristiwa

BLT Rp900 Ribu Cair untuk 35 Juta Keluarga, Seskab: Anggaran Rp30 Triliun Hasil Efisiensi Pemerintah

By
Wili Wili
6 Cara Memutihkan Kulit Badan Secara Alami
KecantikanTrending

6 Cara Memutihkan Kulit Badan Secara Alami

By
Wili Wili
PPKM Darurat Diingatkan Tak Tebang Pilih, Pengamat Ekonomi: Perhatikan Kebutuhan Rakyat
Trending

PPKM Darurat Diingatkan Tak Tebang Pilih, Pengamat Ekonomi: Perhatikan Kebutuhan Rakyat

By
Redaksi Akurasi.id
Prabowo Subianto Tegaskan Komitmen Bersama Jokowi dan Sikap Tegas terhadap Koruptor
HeadlinePeristiwa

Prabowo Subianto Tegaskan Komitmen Bersama Jokowi dan Sikap Tegas terhadap Koruptor

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?