By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Cerita Hilangnya Bocah di Samarinda yang Ditemukan Tewas Terseret Banjir Setelah Hilang 4 Hari
News

Cerita Hilangnya Bocah di Samarinda yang Ditemukan Tewas Terseret Banjir Setelah Hilang 4 Hari

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Oktober 25, 2021 12:26 am
By
Redaksi Akurasi.id
Share
4 Min Read
Cerita Hilangnya Bocah di Samarinda yang Ditemukan Tewas Terseret Banjir Setelah Hilang 4 Hari
Seorang bocah usia 8 tahun di Samarinda dilaporkan menghilang dan ditemukan meninggal usai terseret banjir. (Akurasi.id/Istimewa)
SHARE
Cerita Hilangnya Bocah di Samarinda yang Ditemukan Tewas Terseret Banjir Setelah Hilang 4 Hari
Seorang bocah usia 8 tahun di Samarinda dilaporkan menghilang dan ditemukan meninggal usai terseret banjir. (Akurasi.id/Istimewa)

Cerita hilangnya bocah di Samarinda yang ditemukan tewas terseret banjir setelah hilang 4 hari. Hilangnya bocah di Samarinda dalam arus banjir hingga ditemukan tak bernyawa dalam drainase, benar-benar menyisakan pilu bagi keluarga.

Akurasi.id, Samarinda – Banjir menahun yang selalu melanda Kota Tepian kembali pada jelang akhir 2021 saat ini kembali menimbulkan duka. Kali ini duka mendalam dirasakan keluarga bocah bernama Abdul Purnama, warga Jalan Kemakmuran, Gang KNPI, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda.

Bocah 8 tahun ini pasalnya ditemukan tewas terseret arus banjir di dalam drainase Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Sungai Pinang, pada Kamis (24/10/2021) lalu. Diketahui Abdul pertama kali dikabarkan menghilang pada empat hari lalu.

Upaya pencarian korban yang diketahui masih duduk di bangku Kelas II Sekolah Dasar (SD) itu, akhirnya berhasil dilakukan Tim SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Balikpapan, bersama seluruh rekanan relawan.

Informasi dihimpun, tim SAR menemukan tubuh bocah malang tersebut sejauh 80 meter dari titik awal ia dikabarkan menghilang. Hal ini diungkapkan Koordinator Unit Siaga SAR Samarinda, Dwi Adi Wibowo.

“Korban ditemukan, setelah kami akan menghentikan pencarian sore tadi. Pihak keluarga dan warga setempat mencium aroma tak sedap dari dalam drainase,” ungkapnya, Minggu (24/10/2021).

Rapatnya jembatan drainase yang terbuat dari beton, sempat menghambat petugas untuk melakukan evakuasi jenazah bocah malang tersebut. “Kami turunkan dua petugas untuk melakukan penyelaman ke dalam drainase. Ternyata benar telah ditemukan jasad korban,” imbuhnya.

[irp]

Lebih rinci, kata Adi, upaya penyelaman ke dalam gorong-gorong selebar kurang lebih 2 meter dan kedalaman 1,5 setengah itu dilakukan selama 8 menit. Kondisi air keruh bercampur lumpur serta drainase yang sempit, sempat menyulitkan penyelaman. Kendati demikian pihaknya berhasil meraih korban.

Selain itu, Adi juga menjelaskan, dalam drainase banyak ditemukan obstacle atau rintangan benda yang membuat jenazah korban tersangkut dan tidak larut jauh. “Setelah berhasil diangkat, orang tua korban diminta untuk memastikan dan cirinya benar itu adalah korban. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Dan kemudian diserahkan ke pihak keluarga korban dan dilakukan pemakaman,” jelasnya.

[irp]

Adi kemudian juga menyampaikan kronologi singkat mengenai Abdul yang sempat hilang sejak Kamis (21/10/2021) lalu. Kala itu, Abdul bersama rekan sebayanya diketahui tengah asyik bermain banjir di Jalan Ahmad Yani.

Saat rekan-rekannya mengajaknya untuk pulang, Abdul yang masih asyik bermain air dan memilih untuk tinggal. Hilangnya Abdul baru diketahui tatkala hari mulai gelap. Abdul yang pamit bermain banjir tak kunjung pulang.

Orangtuanya yang sudah berkeliling mencari, tak kunjung menemukan keberadaannya. Begitu pula dengan rekan-rekan Abdul, yang mengaku terakhir kali bersama anak 8 tahun tersebut, saat sama-sama bermain di genangan banjir.

[irp]

Pihak keluarga dibantu warga lantas mencari Abdul di sekitar drainase yang meluap akibat banjir. Pencarian terus dilakukan sembari mengharapkan anak yang masih duduk di bangku Kelas II SD itu bisa pulang dalam keadaan selamat.

Namun nyatanya nasib berkata lain, kepulangan Abdul pada Minggu sore justru diiringi isak tangis keluarga. Sebab bocah malang itu ditemukan tewas setelah empat hari dikabarkan menghilang. (*)

Penulis: Zulkifli
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:Banjir SamarindaBocah Samarinda HilangDitemukan TewasHilangnya BocahKasus Orang MenghilangTerseret Banjir
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Siswa SMP di Deli Serdang Meninggal Usai Dihukum Squat Jump 100 Kali oleh Guru
Hukum & KriminalTrending

Siswa SMP di Deli Serdang Meninggal Usai Dihukum Squat Jump 100 Kali oleh Guru

By
Wili Wili
Ahmad Dhani Ditegur MKD DPR: Kasus Marga "Pono" Berujung Sanksi, Rayen Pono Tak Terima
PeristiwaTrending

Ahmad Dhani Ditegur MKD DPR: Kasus Marga “Pono” Berujung Sanksi, Rayen Pono Tak Terima

By
Wili Wili
Tiga Perampok Satroni Rumah Mewah, Perhiasan Hingga Uang Dolar Raib, Pelaku Rusak CCTV Guna Hilangkan Jejak
News

Tiga Perampok Satroni Rumah Mewah, Perhiasan Hingga Uang Dolar Raib, Pelaku Rusak CCTV Guna Hilangkan Jejak

By
Devi Nila Sari
Kontroversi Perhitungan Kerugian Lingkungan oleh Guru Besar IPB Bambang Hero Saharjo
PeristiwaTrending

Kontroversi Perhitungan Kerugian Lingkungan oleh Guru Besar IPB Bambang Hero Saharjo

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?