By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Pariwara > Hijaukan Malahing, Pupuk Kaltim Transfer Ilmu Bercocok Tanam di Atas Air
Pariwara

Hijaukan Malahing, Pupuk Kaltim Transfer Ilmu Bercocok Tanam di Atas Air

akurasi 2019
Last updated: Februari 26, 2019 2:38 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Hijaukan Melahing, Pupuk Kaltim Transfer Ilmu Bercocok Tanam di Atas Air
Narasumber memperagakan bagaimana cara bercocok tanam menggunakan polybag yang baik. (Humas PKT for Akurasi.id)
SHARE
Hijaukan Melahing, Pupuk Kaltim Transfer Ilmu Bercocok Tanam di Atas Air
Narasumber memperagakan bagaimana cara bercocok tanam menggunakan polybag yang baik. (Humas Pupuk Kaltim for Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Program Better Living ini Malahing PT Pupuk Kalimantan Timur masih terus berlanjut. Kali ini Pupuk Kaltim menyentuh bidang lingkungan, dengan mengadakan sosialisasi pembibitan tanaman penghijauan pada warga Malahing, Selasa (26/2) kemarin, di Balai Pertemuan Umum (BPU) Malahing.

Irma Safni, PIC Better Living in Malahing menjelaskan, sosialisasi ini diadakan untuk mentransfer ilmu mengenai cara pembibitan tanaman pada warga Malahing. Beragam tanaman diajarkan cara menanamnya. Mulai dari jenis sayuran seperti bayam, kangkung, sawi, hingga pembibitan tanaman menjalar seperti melati belanda dan markisa.

“Tujuannya cuma satu, kami harap agar Malahing yang dulunya tandus dapat menjadi kampung yang asri nan hijau,” tegasnya.

Dikatakannya, selain sosialisasi warga juga diberdayakan melalui proses tata cara pembibitan yang benar hingga pemeliharaannya. Juga melibatkan warga dalam sistem pembagian jadwal, bagaimana perawatannya secara benar sehingga program penghijauan di Malahing berjalan baik.

Ditambahkannya, kegiatan penghijauan lingkungan ini sebenarnya sudah diadakan sejak 2017 lalu. Tidak hanya penanaman saja, tetapi juga diajarkan bagaimana pembuatan pupuk kompos. Pupuk Kaltim memberdayakan warga agar sampah-sampah organik dapat dikelola jadi pupuk.

“Jangan lagi cari pupuk jauh-jauh beli di darat. Tetapi bisa memanfaatkan dari hasil buatan sendiri,” imbuhnya.

Hijaukan Melahing, Pupuk Kaltim Transfer Ilmu Bercocok Tanam di Atas Air
Narasumber mengecek kondisi hidroponik warga. Serta memberi masukan dari kendala yang dihadapi. (Humas Pupuk Kaltim for Akurasi.id)

Sementara itu, salahsatu narasumber sosialisasi, Haryo Pambudi menambahkan, bahwa materi yang disampaikan sifatnya umum. Bagaimana cara melakukan pembibitan tanaman sayur yang baik.

Dijelaskannya, struktur Kampung Malahing di atas laut, sehingga untuk menggunakan media tanah dan air dalam pembibitan dan penanaman agak susah. Caranya harus menggunakan materi tanah tetapi sedikit saja, yaitu ditaruh dalam wadah kecil polybag. Tanaman juga dipilihkan yang memiliki masa panen cepat. Sekira 21 hari. Seperti kangkung, bayam, dan sawi.

“Kangkung dalam 1 polybag bisa 40 hingga 30 tanaman. Bisa hemat tanah,” jelasnya.

Selain itu, pria yang bekerja di Bagian Lab Kultur Jaringan Departemen Reset Terapan PT Pupuk Kalimantan Timur ini juga mengajarkan bercocok tanam dengan cara hidroponik. Dengan cara hidroponik juga tidak memerlukan air dalam jumlah banyak. Cukup dengan mengandalkan air hujan. Karena airnya dapat tertampung lama di pipa hidroponik tersebut. Hanya tinggal menambahkan sedikit-sedikit kalau berkurang.

“Ke depannya diharapkan bisa beralih ke hidroponik. Cukup dengan media air tak perlu tanah lagi. Paling pake air hujan saja. Semoga bisa bermanfaat untuk warga. Biar kalau warga ingin masak sayur bisa langsung ambil dari hasil tanam, tak perlu lagi ke darat,” pungkasnya. (adv)

Penulis: Yusva Alam
Editor: Yusva Alam

TAGGED:MalahingPenghijauanPupuk Kaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Fuel Surcharge Naik, Siap-siap Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik

Akurasi.id - Calon penumpang siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejumlah maskapai penerbangan…

Rencana Beli BBM Subsidi Pakai STNK Dibatalkan Pertamina, Ini Alasannya

Akurasi.id - Rencana kewajiban menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK saat…

Naik Lagi! Ini Harga BBM Non Subsidi per September 2026

Akurasi.id - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi kembali mengalami penyesuaian.…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pemerintah Kota Bontang melakukan langkah strategis meningkatkan kualitas pengelolaan arsip, dengan berikan pembekalan SDM pengelola arsip. (ist)
PariwaraRagam

Beri Pembekalan Pengelolaan Kearsipan, Kota Bontang Berpeluang Raih ANRI Award

By
Rachman Wahid
Majelis Taklim Binaan Pupuk Kaltim Gelar Safari Ramadan
Pariwara

Majelis Taklim Binaan Pupuk Kaltim Gelar Safari Ramadan

By
akurasi 2019
Komitmen Terapkan GRC, Pupuk Kaltim Raih 3 Penghargaan Pada Ajang Top GRC Award 2020
Pariwara

Komitmen Terapkan GRC, Pupuk Kaltim Raih 3 Penghargaan Pada Ajang Top GRC Award 2020

By
akurasi 2019
Galakkan Semangat Muda Berkarya, Mabigus dan Pengurus Gudep Yayasan Vidatra Resmi Dilantik
Pariwara

Galakkan Semangat Muda Berkarya, Mabigus dan Pengurus Gudep Yayasan Vidatra Resmi Dilantik

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?