Trending

Hasil Swab Anak PDP di Bontang Negatif, Bahauddin: Jangan Ada Stigma Negatif Lagi

Loading

swab anak
Proses pemakaman AMSM belum lama ini. (ist)

Akurasi.id, Bontang – Hasil swab test anak 8 tahun yang telah meninggal pada 24 April lalu dinyatakan negatif. Melalui Press Release Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bontang nomor 37, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang Bahauddin mengatakan hasil swab test anak Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal Jumat (24/4/20) silam dinyatakan negatif. Informasi tersebut diumumkan pada Sabtu (2/4/20) lalu.

baca juga: Pasien Positif Covid-19 Samarinda yang Sempat Mengamuk, Kembali Berulah Memukul Tenaga Medis

“Tanggal 2 Mei 2020 point 1 menyampaikan bahwa 2 PDP Bontang hasil swab terkonfirmasi negatif. Perlu disampaikan bahwa salah satu PDP yang dimaksud adalah PDP11, laki-laki, usia 8 tahun, meninggal dunia pada 24 April 2020,” ujarnya melalui press release terbaru, Minggu (3/5/20).

Bahauddin menuturkan merujuk pada press release Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Bontang nomor 37, hal ini sekaligus menjadi klarifikasi kepada semua pihak yang membutuhkan informasi terkait status PDP11, bahwa hasil swab terkonfirmasi negatif Covid-19.

Jasa SMK3 dan ISO

“Diharapkan tidak ada lagi stigma negatif terhadap keluarga almarhum yang telah ditinggalkan,” harap Bahauddin.

Sebelumnya diwartakan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun Akurasi.id, anak berinisial AMSM tersebut dirawat di Rumah Sakit Islam Bontang (RSIB) sejak 6 April 2020 lalu.

Diketahui AMSM sempat menjalani perawatan medis di RSIB sejak 6 Maret hingga 23 April. Disebut AMSM merupakan pasien rutin di RSIB. Namun, kata Bahauddin, kondisi pasien terus mengalami perburukan sehingga dirujuk ke RSUD Taman Husada Bontang dengan komorbit (penyakit penyerta, Red.).

“Diagnosa saat di RSUD Taman Husada Bontang pasien mengidap CKD stage failure, edema paru, ARDS, sepsis, anemia, trombositopenia, hiperkalemia, uremia, CMV cogenital, epilepsi, dan global developmental delay,” ucapnya belum lama ini.

Rencananya pasien AMSM saat itu akan dirujuk ke RS AWS Samarinda untuk penanganan selanjutnya. Namun, kata Bahauddin, kondisi anak laki-laki tersebut terus menurun hingga akhirnya meninggal pada Jumat (24/4/20) pukul 02.05 Wita. AMSM kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Nyerakat Kampung RT 2, Kelurahan Bontang Lestari.

“Jenazah PDP11 ini dimakamkan sesuai dengan tata laksana pemulasaran jenazah,” bebernya.

Selain itu, orangtua AMSM juga sudah menjalani tes cepat (rapid test). Hasilnya, kedua orangnya tuanya yang berinisial AL dan ER dinyatakan negatif.

“Di RSUD Taman Husada Bontang sang anak, PDP11 ini dilakukan rapid test dengan hasil positif, adapun terhadap orang tua (ayah dan ibu) hasil rapid tes negatif,” ucapnya, Sabtu (25/4/20) lalu. (*)

 Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button