By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Corak > Harga Tahu Tempe Stabil di Pasaran, Meski Produsen Menaikkan Harga
CorakRagam

Harga Tahu Tempe Stabil di Pasaran, Meski Produsen Menaikkan Harga

Devi Nila Sari
Last updated: Januari 6, 2021 5:48 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Harga Tahu Tempe Stabil di Pasaran, Meski Produsen Menaikkan Harga
Meski dari produsen telah menaikkan harga, namun di pasaran harga tahu dan tempe masih stabil. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Harga Tahu Tempe Stabil di Pasaran, Meski Produsen Menaikkan Harga
Meski dari produsen telah menaikkan harga, namun di pasaran harga tahu dan tempe masih stabil. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Meski dari produsen telah menaikkan harga, namun di pasaran harga tahu dan tempe stabil. Pedagang baru menaikkan harga jika harga produsen sudah terlalu tinggi.

Akurasi.id, Bontang – Naiknya harga kedelai di Kota Bontang, membuat harga  penjualan tahu dan tempe di produsen meningkat. Tetapi rupanya hal ini tidak berpengaruh pada penjual eceran. Harga yang mereka jual hingga saat ini masih menggunakan harga lama, tidak ada kenaikan.

Hal ini dijelaskan Kasma, salah satu penjual eceran tahu dan tempe di Pasar Taman Rawa Indah Bontang. Dia mengetahui jika ada kenaikan harga di produsen, tetapi menurutnya kenaikan tersebut tidak terlalu tinggi.

[irp]

“Saya masih jual dengan harga yang sama, tempe Rp 3000, sementara tahu Rp 4000 per bungkus. Sekalipun nanti ada kenaikan tinggi sekali, saya biasanya hanya menambah Rp 1000 per bungkusnya,” jelas Kasma saat diwawancarai Akurasi.id. Rabu (6/1/2021).

Senada dengan Kasma, hal ini juga dilakukan oleh Pipit, warga Tanjung Laut Indah yang juga menjual ecer tahu dan tempe. Dia merasa kasihan dengan pembeli terutama pelanggannya jika harga dinaikkan.

“Kasian pembeli kalau dinaikkan, tidak apa-apa kalau cuma naik sedikit, saya masih bisa jual dengan harga yang stabil. Kenaikan harga tahu dan tempe sangat tinggi biasa terjadi mendekati Idulfitri dan Iduladha,” kata dia.

Di lain sisi, Ahmad Yani yang merupakan konsumen sekaligus pemilik warung gorengan di Kelurahan Berbas Pantai, juga merasakan kenaikan harga. Pihaknya merasa modal penjualan dikeluarkan cukup tinggi, tetapi tidak merubah harga bahkan ukuran dari gorengan tahu dan tempe yang dia jual.

[irp]

“Saya rasakan kenaikan harga, modal yang saya keluarkan lebih banyak dari biasanya. Tetapi untuk pelanggan, saya tidak menaikkan harga atau mengecilkan ukuran,” jelasnya.

Lain dengan Hirma Wati, Warga Tanjung Laut Indah ini merasa tidak masalah jika ada kenaikan harga, dia merasa jika memang sudah ditetapkan harga pasar, maka harus mengikuti.

“Saya membeli tempe dan tahu tidak ada kenaikan, sekalipun naik mungkin hanya Rp 1000. Untuk itu saya pribadi tidak masalah, karena ini memang keadaannya,” pungkasnya. (*).

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Berbas PantaiHarga Tahu Tempe StabilPasar Taman Rawa IndahTahu TempeTanjung Laut
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Batal Diskon Listrik 50%, Pemerintah Ganti dengan BSU Rp600 Ribu untuk Pekerja Bergaji Rendah
HeadlineKabar Politik

Batal Diskon Listrik 50%, Pemerintah Ganti dengan BSU Rp600 Ribu untuk Pekerja Bergaji Rendah

By
Wili Wili
Presiden Prabowo Lantik Dubes, Watapri, dan Kepala Badan Baru di Istana Negara
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Lantik Dubes, Watapri, dan Kepala Badan Baru di Istana Negara

By
Wili Wili
Olla Ramlan Lepas Hijab Usai 6 Tahun, Ungkap Isi Hati di Media Sosial
SelebritisTrending

Olla Ramlan Lepas Hijab Usai 6 Tahun, Ungkap Isi Hati di Media Sosial

By
Wili Wili
Wakil Rakyat Terpilih Jangan Hanya Datang, Duduk, dan Diam
Kabar Politik

Wakil Rakyat Terpilih Jangan Hanya Datang, Duduk, dan Diam

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?