Corak

Gelar Webinar Milenial Berkreasi di Era Pandemi, Cara DPK Bontang Peringati Hari Ibu dan Bangun Budaya Literasi

Loading

Gelar Webinar Milenial Berkreasi di Era Pandemi, Cara DPK Bontang Peringati Hari Ibu dan Bangun Budaya Literasi
Kepala DPK Bontang, Retno Febriaryanti saat mengikuti kegiatan webinar bekerja sama dengan PT PKT. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Gelar webinar milenial berkreasi di era pandemi, cara DPK Bontang peringati Hari Ibu dan bangun budaya literasi. DPK Bontang ingin, budaya literasi harus tetap jalan dan para pemustaka tetap mendapatkan wadahnya di masa pandemi ini.

Akurasi.id, Bontang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang bekerja sama dengan PT Pupuk Kalimantan Timur menyelenggarakan web seminar (webinar) penutup diakhir tahun 2020. Kegiatan itu sekaligus dalam rangka memperingati Hari Ibu dengan tema “Milenial Berkreasi di Era Pandemi”.  Webinar ini diselenggarakan via Zoom Meeting, Selasa (22/12/2020).

Baca juga: Mengenal Kepala DPK Bontang Retno Febriaryanti, Perempuan Pekerja Keras yang Kaya Pengalaman

Dalam kesempatan itu, narasumber dari webinar yakni Warih Witjitra Wening yang merupakan ketua MGMP Seni Budaya Bontang, komunitas seniman tari Bontang, komunitas sineas Bontang, komunitas kuli Panggung dan dewan kesenian Bontang departemen film.

Jasa SMK3 dan ISO

Kepala DPK Bontang, Retno Febriaryanti menjelaskan, tujuannya dari diadakan webinar ini untuk mengisi waktu di masa pandemi. Kata dia, meskipun pandemi, literasi harus tetap jalan, pihaknya ingin pemustaka khususnya di Kota Bontang tetap memiliki semangat berliterasi.

“Jadi maksud dari webinar ini agar kami dapat mendekatkan diri dengan para pemustaka, kemudian kami ingin membangun semangat literasi teman-teman pemustaka ini agar tidak kendor, meskipun di masa pandemi literasinya secara daring atau online,” ucap Retno saat ditemui Akurasi.id di kantor DPK Bontang.

Retno melanjutkan, sasaran untuk webinar ini masyarakat secara umum, sekaligus dalam rangka Hari Ibu, oleh karena itu narasumber yang DPK pilih adalah perempuan. Tetapi tujuan utamanya untuk perempuan secara umum, baik dari pihak ibu-ibu maupun para siswi.

“Para siswi bagi kami meskipun bukan ibu, tetapi mereka adalah calon ibu, jadi itu harus dipersiapkan dari sekarang supaya mereka kelak bisa mencetak generasi yang literet. Kalau mereka menjadi anak yang literet, anak yang suka membaca, Inysaallah anak-anaknya kelak akan melahirkan generasi yang literet juga,” harapnya.

Harapan DPK untuk para peserta, mereka akan dirangkul untuk membantu pihaknya mengenalkan literasi ke milineal. Sehingga budaya literasi di Kota Taman -sebutan Bontang- akan semakin tumbuh.

“Jadi tidak hanya sampai di sini, tujuanya kami membentuk komunitas-komunitas yang suka berliterasi agar bisa menyalurkan semangat literasi ke masyarakat luas,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Dirhanuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button